1

Beredar status di Facebook yang ditulis Rudy Razi berjudul "KENAPA UANG RUPIAH CETAKAN BARU TIDAK BERLAKU DILUAR NEGERI, ILEGALKAH..?" yang diposting ulang oleh Nelly Juliana. Posting asli dari akun Rudy Razi sudah dihapus.


Hi I'm Adisti @awdisti
Ada yg share ini di FB. maksudnya gmn ya? Sarkas, becanda apa gw yg ga nangkep? Jelas la rupiah galaku di Jepang. kan pake Yen 😅cc: @drlrst pic.twitter.com/EB93fgPFtu
Expand pic
Expand pic
Expand pic

Beberapa komentar netizen di Facebook.


Hanna Huang Uang lama ada collaateral emas saat pencetakan. Uang baru collateralnya pakai surat utang negara. Ya jelas negara lain deg2an terima uang baru. Kalau indonesia gagal bayar utang maka koleps lantas tuh uang ga ada nilainya. Denger2 udah terbit pecajan 200rb ya bu Nelly Juliana?

Doni Anwar Ada yg bilang, logika di atas aneh, terlalu di paksakan... Nama nya uang yg sudah masuk ke mesin atm dan bisa di tarik konsumen, artinya BI sudah mengesahkan, uang itu sudah sah.. 😐😞

Rina Pupus Baru sadar nih.....kok ga dibahas waktu peluncuran uang baru ya

Sebenarnya perihal tanda tangan pemerintah dan Bank Indonesia sudah diatur dalam Undang-Undang Mata Uang tahun 2011.


Kucing @catuaries
Ni orang orang yg bilang uang NKRI baru ga ada nilainya gara-gara ada tanda tangan Menkeu pada ga baca UU Mata Uang apa ya pic.twitter.com/VOOIwhUuMm
Expand pic
Kucing @catuaries
Yg share udah 40ribuan orang loh. Dan kemungkinan mereka percaya kata status FB itu kalau uang baru ini dicetak utk kepentingan pemilu
Kucing @catuaries
Padahal UU nya udah dari kapan tau. Uang NKRI baru keluar bbrp tahun belakang
Kucing @catuaries
And they believe uang baru ini semacam uang palsu yg dilegalkan karena "ga dikeluarkan" oleh BI dan ga dicetak oleh Peruri. Gila
Kucing @catuaries
Utk poin yg pertama, karena kata2 "Dengan Rahmat Tuhan YME, NKRI mengeluarkan blabla". Tadinya "...Bank Indonesia mengeluarkan..."
Kucing @catuaries
Padahal jelas jelas di UU Mata Uang harus ada teks gt (liat foto di tweet awal)
Kucing @catuaries
Bergantinya dari "Bank Indonesia" ke "NKRI" dianggap ga legal makanya uang itu ga laku di luar negeri. Ndas mana ndas...
Kucing @catuaries
Gara-gara satu pemuka agama ngomong sembarangan ttg uang, balabalanya jd bikin segala macam cocoklogi
Kucing @catuaries
BI jadi sibuk ngeladenin status FB murahan gitu kan m.tribunnews.com/bisnis/2017/07…
Kucing @catuaries
Pak Bu Mas Mba, smartphone mu itu bisa banget dipakai buat google undang-undang. Perlu diajarin?
Kucing @catuaries
"Uang komunis!!" "Uang NKRI bukan terbitan BI" Bro... pic.twitter.com/mcGW40keE9
Expand pic

Apa kata BI tentang isu ini?


URL kumparan 22 Hoaxbuster: Tak Benar Uang Rupiah Baru Tak Berlaku di Luar Negeri Bank Indonesia menyebut isu yang viral di WA Group dan medsos bahwa uang rupiah tak berlaku di luar negeri menyesatkan.

Kumparan (19 Juli 2017) — Hoaxbuster: Tak Benar Uang Rupiah Baru Tak Berlaku di Luar Negeri

Terkait sulitnya menukar uang rupiah tahun emisi 2016 di luar negeri, [Deputi Gubernur Senior BI] Mirza mengatakan hal itu lebih karena ketersediaan pasokan di tempat penukaran uang (money changer) di luar negeri tersebut.

Jika ada kejadian warga negara Indonesia di luar negeri sulit menukar rupiah di money changer luar negeri, hal itu, diduga Mirza, karena money changer di luar negeri tersebut memang tidak membutuhkan rupiah. "Sama saja dengan misalkan uang Argentina, uang Peru, uang Kanada, bisa tidak ditukar ke money changer di Jakarta ? Ya tidak bisa…kenapa? Soalnya ya money changer tidak membutuhkan itu," kata Mirza.

Sebelumnya, BI pernah mengklarifikasi tentang hal serupa pada 4 Juli lalu.


Kireina @Umnia77
Kenapa uang lama bisa ditukar, tpi uang baru tidak? #hey2 Legalitas Rupiah Baru Diragukan di LN, ini penjelasan BI republika.co.id/berita/ekonomi…

Republika.co.id (4 Juli 2017) — Legalitas Rupiah Baru Diragukan di Luar Negeri, Ini Penjelasan BI

Keluhan kurangnya pengakuan uang pecahan rupiah baru di beberapa negara seperti Hong Kong, Singapura dan Arab Saudi mulai bermunculan. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Tirta Segara memberikan klarifikasi dari keluhan tersebut.

Dia mengatakan, uang rupiah adalah alat pembayaran sah di Indonesia, dan telah tertera dalam hukum. "Sehingga pembayaran transaksi dengan rupiah di wilayah NKRI tidak boleh ditolak kecuali telah diperjanjikan lain," kata Tirta saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (4/7) sore.

Sedangkan setiap negara, kata dia, memiliki otoritas sendiri untuk menentukan menerima atau tidak mata uang dari negara lain sebagai alat pembayaran. NKRI, kata dia juga berhak menentukan untuk menerima atau menolak mata uang negara lain selain rupiah. "Kecuali monetary union seperti di wilayah Euro," kata dia menambahkan.

Penjelasan lebih lanjut dari BI yang dicuitkan melalui akun @bank_indonesia pada Selasa (18 Juli).


Bank Indonesia @bank_indonesia
Uang NKRI dan Tanda Tangan Pemerintah adalah Amanat Undang-Undang yaitu Undang-undang No 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang. #BIEdukasi
Bank Indonesia @bank_indonesia
Dlm UU tsb, terdpt syarat & ciri Rupiah. Ciri yg diatur adlh pencantuman tanda tangan Gubernur BI & Menteri Keuangan RI. #BIEdukasi
Load Remaining (4)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.