Add to Favorite
0
Login and hide ads.
  • Seorang siswa tidak bisa masuk ke SMPN3 Genteng karena terganjal aturan wajib berjilbab, padahal siswa yang bersangkutan beragama nonmuslim...

  • Just Inezz™🇮🇩 @b3811nez 17/07/2017 06:49:02 WIB
    Terapkan Aturan Pakai Jilbab,Siswa Non Muslim Ini 'Ditolak' Msk Sekolah Pak @muhadjir_ef bgmn ini?|@Kemdikbud_RI m.timesindonesia.co.id/read/152019/20…
  • Dugaan diskriminasi agama terjadi di SMPN 3 Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur. Kondisi tersebut menimpa NWA, putri dari Timotius Purno Ribowo, warga Dusun Maron, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.

    Tak pelak, si siswa beserta keluarga merasa syok dan kecewa atas kebijakan sekolah yang tidak menjunjung tinggi ke Bhinekaan dalam berbangsa dan bernegara tersebut.

    Disebutkan, dugaan diskriminasi agama ini terjadi pada proses Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di SMPN 3 Genteng, tahun ini.

    NWA yang awalnya senang dan bangga bisa diterima menjadi siswa SMP idamannya, ternyata harus menelan kenyataan pahit lantaran dia tidak beragama Islam. Tepatnya saat dia hendak melakukan pendaftaran ulang.

    “Waktu itu saat mau membayar uang seragam, panitia PPDB bilang bahwa SMPN 3 Genteng, tidak menerima siswa non Muslim, dan saya bilang ke petugas bahwa SMP Negeri itu seharusnya bisa menerima siswa dari semua golongan, bukan pilih pilih,” ucap Timotius, orang tua NWA saat ditemui TIMES Indonesia, Sabtu (15/7/2017).

    Merasa diperlakukan beda, dia langsung mengadu ke Dinas Pendidikan (Dispendik) Banyuwangi. Karena tindakan pihak sekolah dinilai salah, Dinas meminta pihak SPMN 3 Genteng untuk kembali menerima NWA sebagai siswa.

    Intruksi tersebut dijalankan oleh panitia PPDB SMPN 3 Genteng, namun ada syaratnya. Yakni meski NWA non Muslim, selama menjadi siswa di SMPN 3 Genteng wajib mengenakan jilbab dan harus mengikuti kegitan yang ada, termasuk kegiatan keagaman.

    “Saya pun kembali ke Dinas Pendidikan, akhirnya oleh Dinas anak saya direkomendasi untuk masuk SMP Negeri lain. Saya hanya berharap kejadian seperti ini tidak terjadi lagi, karena negara kita ini adalah negara Pancasila, jadi tidak sepatutnya sekolah negeri mempunyai aturan seperti itu,” pungkasnya.

    Dikonfirmasi terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah SMPN 3 Genteng, Teguh Lumekso menjelaskan, bahwa seragam berjilbab memang sudah menjadi aturan sekolah. Untuk siswa dari kalangan non Muslim, pihak sekolah belum menentukan aturan.

    “Kita ini adalah sekolah negeri, umum dan bisa menerima siswa dari semua golongan, namun dalam regulasinya, sekolah kita menggunakan seragam berjilbab, dan belum ada aturan untuk siswa non muslim,” katanya.

    Untung dalam kejadian ini, Dispendik Banyuwangi, memiliki kebijakan khusus. Walau harus menelan kekecewaan, kini NWA masih bisa melanjutkan sekolah. Namun ke sekolah lain, yaitu SMPN 1 Genteng.

    Fenomena ini sangat disayangkan. Seharusnya, sekolah negeri yang berada di negara berideologi Pancasila yang menjunjung tinggi ke Bhinekaan, justru menerapkan kebijakan yang cenderung diskriminatif.

    Warga berharap Dispendik bisa segera melakukan peninjauan ulang terhadap aturan yang dibuat oleh pihak SPMN 3 Genteng.Terlebih SMPN 3 Genteng adalah sekolah umum. (*)

  • Bupati Banyuwangi turun tangan menyelesaikan masalah tersebut...

  • VIVAcoid @VIVAcoid 17/07/2017 11:16:20 WIB
    Pecel 'Maaf' Bupati Banyuwangi Soal Aturan Wajib Jilbab dlvr.it/PW620j
  • URL m.viva.co.id 445 Pecel 'Maaf' Bupati Banyuwangi Soal Aturan Wajib Jilbab - VIVA.co.id Aturan wajib jilbab di SMPN 3 Genteng Banyuwangi dibatalkan
  • Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengajak YSA – (sebelumnya ditulis NWA), inisial seorang siswi yang batal masuk SMPN 3 Genteng karena aturan wajib jilbab – menikmati sarapan nasi pecel dan rawon di ruang kerjanya, Senin 17 Juli 2017.
    Pecel dan rawon yang ditawarkan Anas itu sebagai tanda maaf Anas kepada YSA dan masyarakat Banyuwangi. "Saya sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas nama pemerintah daerah, karena bagaimana pun SMPN adalah lembaga di bawah Pemda," kata Anas.

  • VIVAcoid @VIVAcoid 17/07/2017 06:10:13 WIB
    Bupati Banyuwangi Batalkan Wajib Jilbab di SMPN 3 Genteng dlvr.it/PW3yNN
  • Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, meradang kala mendengar ada siswi batal masuk ke SMPN 3 Genteng gara-gara aturan wajib berjilbab. Ia langsung mengeluarkan aturan untuk menghapus kebijakan yang diterapkan di sekolah tersebut.
    Ramai aturan wajib jilbab di SMPN 3 Genteng itu bermula dari batalnya pelajar putri berinisial NWA masuk ke sekolah itu, kendati lulus tes secara online. Dia lalu beralih ke SMPN 1 Genteng dengan mengikuti tes jalur minat, bakat dan prestasi, dan diterima. Kasus itu jadi perbincangan ramai di media sosial.
    "Kalau berjilbab untuk pelajar muslim kan tidak masalah, tapi ini diterapkan secara menggeneralisasi tanpa melihat latar belakang agama pelajarnya. Saya sudah minta batalkan aturan itu. Batalkan detik ini juga," kata Anas dalam keterangan tertulis yang diterima VIVA.co.id pada Minggu malam, 16 Juli 2017.
    Anas berpandangan, aturan wajib berjilbab itu diterapkan oleh sekolah tersebut secara serampangan, tanpa melihat latar belakang agama siswa. Aturan tersebut dia nilai membuka peluang pada perlakuan diskriminatif terhadap pelajar non-Muslim. "Ternyata itu aturan inisiatif pimpinan sekolahnya," ujarnya.
    Dia mengaku sudah meminta Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono, untuk turun langsung menangani itu. Sulihtiyono mengatakan, SMPN 3 Genteng sudah mencabut peraturan wajib berjilban bagi siswi itu. "Sesuai perintah Bupati Anas, kita instruksikan kepala sekolah untuk menghapus aturan itu saat ini juga," tandasnya.
    Sulihtiyono menjelaskan, ada tiga jalur pendaftaran siswa baru. Yakni sistem zona dan siswa keluarga tak mampu; pendaftaran berbasis online; dan jalur minat, bakat dan prestasi. Nah, NWA mendaftar melalui online dengan dua pilihan sekolah, yakni SMPN 1 dan SMPN 3 Genteng.
    NWA diterima di sekolah pilihan kedua, tapi urung masuk karena aturan wajib jilbab. Dia beralih ke SMPN 1 Genteng. "Pelajar yang bersangkutan sudah diberi penjelasan tetap bisa diterima di SMPN 3 Genteng karena aturan (wajib jilbab) sudah dihapus. Tapi tetap memilih SMPN 1 Genteng," jelas Sulihtiyono.

  • Elfian.SKM.SE @ElfianSKM 17/07/2017 06:13:44 WIB
    @VIVAcoid Semoga Allah memberimu hidayah wahai sang bupati
  • J_14SteVanz @JerrySteVanz 17/07/2017 06:20:17 WIB
    @ElfianSKM @VIVAcoid baca dulu artikel x.... masa orang kristen di wajibkan pakai jilbab juga . bukan kah ini diskriminasi terhadap kaum kristen .?
  • BAGUSPATI @tardiwin 17/07/2017 06:23:22 WIB
    @VIVAcoid Tetap semangat jaga kebinekaan Pak👍👍
  • ryheen @ryheen 17/07/2017 06:36:15 WIB
    @VIVAcoid Untung Bupatinya berani bertindak Tegas . SMP Negri woiii ... #KOPLAK
  • amalnurngazis @AmalNur 17/07/2017 06:39:00 WIB
    @VIVAcoid Ini contoh tegas pemimpin. Paham masalah dan tepat bersikap.
  • foxtrot-Lenka @foxtrot_bordon 17/07/2017 06:43:59 WIB
    @VIVAcoid Kepala sekolahnya suruh belajar agama,biar tau cara menghormati agama lain
  • KA(ngen) FIR(za) @dawidiot 17/07/2017 07:12:49 WIB
    @VIVAcoid Coba kalo gak diprotes? Paling diam aja. Jangan kerasukan agama lae. Jadi pemimpin waras gak keracunan agama sudah lebih dr cukup!
  • Aku Suka @lan_jalan 17/07/2017 07:27:08 WIB
    @VIVAcoid Sekolah negri berati untuk semua kalangan semua agama ,suku dinegri ini, kalo wajib hijab ya di muhamadiyah, aturane wes genah kok
  • Billy Dwi Putra @billydwiputra 17/07/2017 07:33:10 WIB
    @VIVAcoid Masih ada aja yang memaksa untuk mengikuti itu ya.
  • T I S @tiswo_solihin 17/07/2017 10:31:25 WIB
    @VIVAcoid Wajib jilbab untuk siswi muslimah klo non muslim silahkan memakai ato tidak. Tapi wajib jilbab untuk siswi muslim jngan d cabut.
  • Mr. I @mr_iwn 17/07/2017 12:01:35 WIB
    @tiswo_solihin @VIVAcoid makanya dibaca dulu, sekolah tsb mewajibkan semua (muslim dan non muslim) untuk pakai jilbab
  • emka @dkarhita 17/07/2017 11:33:09 WIB
    @VIVAcoid @enny_endah nah gitu dong, klu yg muslimah pake jilbab itu wajib tp bukan mewajibkan di sekolah negeri berjilbab... namanya juga sekolah negeri!
  • I Made Dopiada @IM_Dopiada 17/07/2017 11:51:35 WIB
    @VIVAcoid Lo pikir semua orang dsn islam coy, mikir dong! Mau jadi islami cukup dari diri sendiri saja. Ingat, kita ini NKRI!
  • Kusye @Kusye6 17/07/2017 11:53:56 WIB
    @VIVAcoid Bagus .Buat apa pki jilbab klo tdk berkepribadian baik .

Comment

All Categories

Category related to Famous People

Login and hide ads.