1
Login and hide ads.

Seorang siswa harus mendapat pukulan dari polisi karena mengejek temannya di depan gurunya sendiri. Kejadian ini terjadi di SD Negeri Kumai Hilir 1, Kecamatan Kumai Kabupaten, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, sepulang sekolah, Jumat (14/7/2017).

Effendi @eae18 17/07/2017 01:38:07 WIB
Mas @Umar_Hasibuan saya dapat ini. Coba dilacak Mas. Jika benar, ini sungguh biadab. cc @DivHumasPolri pic.twitter.com/pstVzKsaSw
 Expand pic

Kronologi yang disampaikan guru yang melihat aksi memukul siswa SD oleh oknum polisi tersebut...

URL Banjarmasin Post 59 Tega, Tak Terima Anaknya Dipukul, Oknum Polisi Pukul Siswa SD di Depan Guru - Banjarmasin Post Seorang oknum polisi memukul wajah seorang bocah kelas VI SD di depan guru dan siswa lainnya setelah anaknya mengadu dipukul oleh temannya itu.

*Seorang oknum polisi memukul wajah seorang bocah kelas VI SD di depan guru dan siswa lainnya setelah anaknya mengadu dipukul oleh temannya itu.
Akibat tamparan itu, siswa tersebut mengalami lebam dan gigi goyang.
Insiden itu dialami oleh bocah berinisial MA, siswa kelas 6 SD Negeri Kumai Hilir 1, Kecamatan Kumai Kabupaten, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, sepulang sekolah, Jumat (14/7/2017).
Pelakunya adalah seorang brigadir polisi berinisial ASS, anggota Sabhara Polres Kotawaringin Barat.
Menurut S, staf penjaga SD Negeri 1 Kumai Hilir, yang menjadi salah satu saksi, insiden itu terjadi setelah siswi berinisial DA dipukul MA.
MA memukul bagian antara bahu dan dada temannya itu karena tak terima setelah DA mengejeknya karena baju yang dipakainya robek.
DA lalu menangis dan mengadu kepada ayahnya, ASS, yang sudah berada di luar gerbang sekolah. ASS yang berseragam dinas langsung masuk ke lingkungan sekolah dan memukul wajah MA di hadapan guru kelasnya, Parminah, yang sedang menyelesaikan cekcok kedua muridnya itu.
"Akhirnya yang bisa menghentikan ASS, DA juga." ungkap S, Sabtu (15/7/2017).
"Habis itu (ASS) marah-marah sama Ibu Parminah, sambil nunjuk-nunjuk," tutur S sambil menangis.
Saat ditemui, Sabtu (15/7/2017) pagi, guru kelas, kepala sekolah, dan penjaga sekolah yang melihat insiden itu masih trauma. Mereka bahkan menangis saat menjelaskan peristiwa itu. Parminah pun tak bisa langsung lancar menjelaskan peristiwa ini.
"Enggak kuat saya. Saya terkejut melihat itu. Saya di depannya, baru habis menasihati anak (MA) itu," ujar guru yang sudah mengajar di SD itu dari tahun 1990 itu.
Jariah, Kepala SD Negeri Kumai Hilir 1, juga terlihat bingung sambil menahan tangis ketika ditanyai.
Dia mengaku trauma dengan kemarahan oknum polisi itu. Hingga saat ini, pihaknya baru melaporkan kasus ini ke kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat, di Kumai.
Hingga berita ini diturunkan, memar merah di mata MA, yang hari ini tak masuk sekolah, masih terlihat.
Marlina (36), ibu MA, menyesali tindakan pelaku hanya karena anak bertengkar.
"Cobalah ditanyakan dulu, masalahnya apa. Jangan langsung ditampar. Kan masih di lingkungan sekolah, coba lapor dulu ke guru," kata Marlina.
Dia pun mengaku, pelaku memang sudah datang ke rumahnya untuk meminta maaf. Marlina menjelaskan, keluarga besarnya memang memediasi pelaku dan pihaknya.
Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Pria Premos juga membenarkan bahwa permasalahan ini sudah diselesaikan dengan musyawarah.
"Kami sudah melakukan perdamaian. Pihak keluarga sudah memaafkan. Karena mereka juga ternyata masih keluarga. Tapi oknum anggota tetap kami lakukan tindakan disipilin. Itu tidak pantas, sekalipun sebagai orangtua dia emosi melihat anaknya (dipukul)," ungkap Premos.
Dia menyebutkan, ASS bisa terancam hukuman seperti penudaan kenaikan pangkat, penempatan khusus, disel, atau tunda gaji berkala.
"Karena ini hukuman internal," tuturnya.*

Komuter Mlg-Sby @anamgoldlover 17/07/2017 01:55:21 WIB
@eae18 @Umar_Hasibuan @DivHumasPolri Sadis, salah apa si anak SD tersebut..? Bukan tandingan polisi juga..
Cinta zahra @CintaZahr 17/07/2017 02:01:31 WIB
@eae18 @Umar_Hasibuan @DivHumasPolri Sifat kelakuan seorang BAR-BAR,yang main hakim sendiri sedangkan dia seorang penegak hukum.
achmad kadarsah @achmadka 17/07/2017 02:11:18 WIB
@eae18 @Umar_Hasibuan @DivHumasPolri kalau anak sy diperlakukan demikian , pasti sy kejar kemanapun
Usman Said @Usman020861 17/07/2017 02:57:46 WIB
@eae18 @Umar_Hasibuan @DivHumasPolri Mohonkan keluarkan anak polisi itu dari sekolahnya dan skor serta turunkan pangkat bapaknya atau Pecat sekalian.
munir | rosin @rosinmunir 17/07/2017 06:17:08 WIB
@eae18 @Umar_Hasibuan @DivHumasPolri Mentiko sekali nih pulisi2 sekarang, penegak hukum kelakuannya spt binatang...!!!
Forza Adek @adesanto78 17/07/2017 07:02:06 WIB
@eae18 @Umar_Hasibuan @DivHumasPolri Beritanya benar, terjadi di P. Bun, kalau koran2 setempat sudah memberitakan sejak beberapa hari yg lalu.
jayus @JayusRr87 17/07/2017 07:58:15 WIB
@eae18 @Umar_Hasibuan @DivHumasPolri Oknum Polisi braninya sama anak SD @DivHumasPolri biadab sekali didikan polisi jaman skarang

Kasus lain pemukulan siswa yang dilakukan teman-temannya sendiri...

Story Viral Now 2883 view 4 6 Pasca Mahasiswa Autis Dibully, Viral Video Bocah SD Dibully Rame2 Siswa SMP & SD Lainnya.. Tindakan bully merusak mental dan moral generasi muda...

All Categories

Category related to Law & Crime

Login and hide ads.