0
Partai Gerindra @Gerindra
1. Sejak negara ini berdiri, kebijakan utang Pemerintah selalu berhasil memanaskan sekam-sekam perdebatan.
Partai Gerindra @Gerindra
2. Utang pemerintah sebagai “utang kita”, karena nantinya tidak lain kitalah yang akan menanggung kewajiban pelunasan serta beban bunganya.
Partai Gerindra @Gerindra
3. Tidak ada jaminan pemasukan yang bersumber dari utang akan berdampak positif terhadap kualitas pembangunan di Indonesia.
Partai Gerindra @Gerindra
4. Pertaruhan besar sudah dilakukan rezim @jokowi yang dalam dua tahun masa pemerintahan sangat “ramah” dengan penerimaan utang.
Partai Gerindra @Gerindra
5. Berdasarkan data BI (2017) serta DJPPR (2017) posisi utang luar negeri Indonesia hingga November 2016 terakumulasi sebesar USD316 miliar.
Partai Gerindra @Gerindra
6. Sebesar USD150,96 miliar atau 47,77% di antaranya merupakan utang luar negeri Pemerintah.
Partai Gerindra @Gerindra
7. Jika diakumulasikan lagi dengan sumber-sumber utang lainnya (termasuk utang dalam negeri), ..
Partai Gerindra @Gerindra
7a. total utang yang diterima Pemerintah saat ini dalam mata uang rupiah sudah mencapai Rp3.485,36 triliun.
Partai Gerindra @Gerindra
8. Padahal dua tahun sebelumnya ketika @jokowi baru menjabat, total utang kita baru mencapai Rp2.608,78 triliun.
Partai Gerindra @Gerindra
9. Dengan demikian, hanya dalam jangka waktu dua tahun, Sang Presiden “sukses” meningkatkan total utang kita hingga mencapai 33,60%.
Partai Gerindra @Gerindra
10. Beebagai alasan digunakan rezim ini untuk merasionalisasikan kebijakan utang di mata masyarakat.
Partai Gerindra @Gerindra
11. Apakah rakyat saat ini berpikir tentang intervensi terselubung (rente) para pemberi utang terhadap kebijakan politik di dalam negeri!?
Partai Gerindra @Gerindra
12. Dampak buruknya bisa membuat susunan kebijakan politik Pemerintah berlawanan arah dengan target kemandirian ekonomi domestik.
Partai Gerindra @Gerindra
13. Hasilnya bisa kita saksikan bersama berdasarkan kondisi perekonomian Indonesia saat ini yang tergolong sangat rapuh.
Partai Gerindra @Gerindra
14. Khususnya ketika menghadapi tantangan global (eksternal) yang berimbas pada kondisi perekonomian dalam negeri.
Partai Gerindra @Gerindra
15. Kemudian terkait dengan dalih penguatan nilai tukar rupiah seiring masuknya aliran modal dari luar negeri hanya berjalan sementara, ..
Partai Gerindra @Gerindra
15a. karena pada periode berikutnya kita wajib melakukan pembayaran utang beserta bunganya, model penguatan ini dapat dianggap trade-off.
Partai Gerindra @Gerindra
16. Jika paradoks terkait kebijakan utang masih terus berlanjut, kondisi perekonomian kita akan berjalan stagnan bahkan terpuruk.
Partai Gerindra @Gerindra
17. Penerimaan yang berasal dari utang-utang dapat dikatakan “gagal” mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
Partai Gerindra @Gerindra
18. Niat meningkatkan produktivitas pembangunan dengan utang, namun utang tersebut biasanya justru digunakan untuk membayar utang sebelumnya
Partai Gerindra @Gerindra
19. Jadi kita selalu terjebak dengan pola “gali lubang tutup lubang”.
Partai Gerindra @Gerindra
20. Namun, kondisi yang ada bukan berarti tidak dapat diperbaiki lagi.
Load Remaining (1)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.