1

Pemerintah menerapkan Peraturan Pengganti Undang-undang (Perpu) yang mengatur mengenai organisasi masyarakat (ormas). Perpu Perppu Nomor 2 tahun 2017 ini akan membuat pemerintah lebih leluasa mengatur ormas yang ideologinya tidak sejalan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Divisi Humas Polri @DivHumas_Polri
Perpu Pembubaran Ormas Anti Pancasila Di Terbitkan pic.twitter.com/ZNqwhWs2Kn
Expand pic

Menanggapi hal tersebut, akun twitter DPR RI @DPR_RI. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menggelar polling mengenai Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Dalam polling tersebut, DPR memberikan pilihan kepada masyarakat untuk menyampaikan pendapatnya terkait Perpu tentang Ormas, yaitu: setuju, tidak setuju, belum tepat, dan tidak peduli.

MEDIA MUSLIM @IDMediaMuslim
Catat! Polling DPR: Mayoritas Rakyat Tak Setuju Perppu Ormas dlvr.it/PVC0Bm Please Like, comment and share ...... ! pic.twitter.com/WTLu4Hikh6
Expand pic
InÉzZ™ @b3811nez
What are u playing at @DPR_RI ?! Bikin polling ky gini sok mau denger "aspirasi rakyat"? Ngerti kata RADIKAL gak sih kleyan ini? #pricks pic.twitter.com/T0C573w7vS
Expand pic
Tovik sulaiman @toviksulaiman
@yusuf_dumdum @DPR_RI DPR harus nya langsung buat pernyataan mendukung. Bukan buat tweet Polling. Yg di atur adlh ormas radikal n anarkis bkn krn ada label islam
#FNI ✊🇮🇩 @emastok
@b3811nez @DPR_RI @Sarah_Pndj @imnainggolan @ariamahendra74 @7evenClothes @BNPTRI @LintongQuotes @natalsetio @ninjutx @budisi @sugi_0706 Siapa admin akun DPR RI ? Dengan membuat polling spt itu, berarti mengabaikan desakan 14 Ormas Islam ( termasuk NU) pic.twitter.com/AL9oyy1Qdn
Expand pic

Namun polling tersebut telah dihapus dari akun DPR RI @DPR_RI

Bayu Prioko @bayprio
Sedang ramai Polling Perppu Ormas di akun @DPR_RI. Di ikuti puluhan ribu netizen. Tapi sayangnya di hapus. Sementara 61% Tidak Setuju. pic.twitter.com/Yh1EfnCo6i
Expand pic
Expand pic
Pak PUCUK #NemoMovement @sugi_0706
Tiba2 Polling ttg Perppu No.2/2017 di Twitter, jika pendapat Tweeps Admin akun @DPR_RI adalah dari PARTAI pro Radicalis , Please Retweet ♻️ pic.twitter.com/QrjTytTKWd
Expand pic
WCC JAWA BARAT @wahhabicc_jabar
Tuit POLLING @DPR_RI DIHAPUS? Setelah bikin Rusuh dgn POLLING Perppu , hapuuuuus... Gak di Senayan & Gak di TL, Rusuh! pic.twitter.com/vxeZQY0pD3
Expand pic
Expand pic
Afivwae @Afivwae_wes
polling yang dilakukan @DPR_RI trntang perpu ormas Akhirnya dihapus, cemen...!!! Senyum dikit pak @Fahrihamzah @fadlizon 😄😄
InÉzZ™ @b3811nez
Akhirnya polling @DPR_RI ini dihapus with 3 days 20 hours left to vote. HAHAHAHAHAHAHAHAAAAAA!!!! twitter.com/b3811nez/statu…
dosgreb @dosgreb
@Sarah_Pndj @b3811nez @DPR_RI Nah itu. Ga ada gunanya berlomba kasi vote kesitu. Udah jelas itu lucu kok 🤓
Sarah Pandjaitan 🇲🇨 @Sarah_Pndj
@budisi @b3811nez @DPR_RI Masa polling di sosmed akan dijadikan dasar/alasan utk menolak Perppu.. *dagelan.. 😂😂🤣🤣 Colek: @AEF8386 @emastok @merwinreynold @fariz1234
♂𝒲𝒾𝒿𝒶𝓎𝒶 ♂ @shiwie6
@Sarah_Pndj @b3811nez @DPR_RI Lah kok di delete min @DPR_RI ? Kan byk yg dukung kalian di situ.☺️ Mknya kl gk mau pemerintah keluarin perppu, buruan kelarin tuch uu!!
#2019GantiPresiden @minatrie
Kok polling tadi dihapus @DPR_RI ya.. Bikin curiga aja..

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.