Dapat Ancaman Dan Dipasang Bendera ISIS, Ini Isi Pesan Dalam Botol Di Mapolsek Kebayoran Lama

Bendera ISIS dipasang orang tidak dikenal di pagar depan Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2017) pagi.
0

Orang tak dikenal memasang bendera ISIS di pagar depan Mapolsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2017) pagi.

URL news.okezone.com Polda Metro Buru Pemasang Bendera ISIS di Mapolsek Kebayoran Lama : Okezone News Petugas Polda Metro Jaya memburu pelaku yang memasang atribut berupa bendera ISIS dan sehelai kertas bertuliskan ancaman 37
URL KOMPAS.com Mapolsek Kebayoran Lama Dipasang Bendera ISIS oleh Orang Tidak Dikenal - Kompas.com Selain itu didapati pula satu botol air minum satu liter yang di dalamnya ada kertas karton warna kuning bernada provokatif. 480
Mags Berita 05 @andri000me_15

09 okezonenews Polda Metro Buru Pemasang Bendera ISIS di Mapolsek Kebayoran Lama okz.me/CYg26 pic.twitter.com/RbAykjPIb2

04/07/2017 13:44:40 WIB
Expand pic
☝Muslim Cyber Army ☪️ @MCAOps

Mapolsek Kebayoran Lama Dipasang Bendera #ISIS oleh orang tak dikenal! #ISISBukanIslam #MCA pic.twitter.com/lKY9Qx2Y6o

04/07/2017 12:47:03 WIB
Expand pic

Selain menemukan bendera warna hitam bertuliskan La ilaha illallah berukuran kurang lebih 100 cmx50 cm, polisi juga menemukan satu botol Aqua berukuran satu liter, yang di dalamnya ada kertas karton warna kuning.

Dalam tulisan di dalam karton, pelaku mengancam pihak kepolisian yang mereka sebut kaum Thogut.

Berikut ini isi lengkap surat tersebut:

"Wahai para Anshor Thogut, Polri, TNI, Banser, Densus, dan para antek-antek laknatullah. Bertaubatlah kalian dari jalan yang menyesatkan itu.

Berhentilah kalian menyembah dan melindungi berhala yang kalian banggakan, yang kalian sebut dengan nama Pancasila najis itu, yang telah menggantikan hukum Allah dengan hukum jahiliyah yang telah kalian buat.

Sadarlah kalian sesungguhnya kalian berperang di barisan Thogut, dan kami berperang di barisan iman (QS An Nisa:76).

Berhentilah kalian menyebut dan memfitnah kami sebagai teroris, bahwa pada dasarnya kalianlah teroris sebenarnya, karena kalian telah membunuh dan menangkap umat muslim serta ulama-ulama kami (Para Muwahidin) yang mempelajari dan mengamalkan tauhid yang dibawa dan diajarkan oleh Rasul kami Muhammad Salallahu Alaihi Wasallam.

Dan ketahuilah, kami akan terus meneror kalian sebagai mana kalian meneror kami (para muwahidin), dan kami akan memburu kalian sebagaimana kalian memburu saudara seiman kami di Poso.

Ketahuilah, perang telah dimulai, akan kami buat Jakarta ini seperti Marawi. Akan kami gulingkan hukum jahiliyah serta berhala pancasila yg kalian banggakan dan akan kami tinggikan hukum Allah yg maha adil dan sempurna (QS Al Maidah:50) di atas pedang-pedang kami. Khilafah islamiyah Ala Minhajin Nubuwah akan segera tegak di tanah air ini , Insya Allah Biidznillah.

Radio Elshinta @RadioElshinta

Teror diduga ISIS, ini pesan dalam botol di Mapolsek Kebayoran Lama #ElshintaNewsAndTalk elshinta.id/112885 pic.twitter.com/zrEqrkEd2j

04/07/2017 15:31:09 WIB
Expand pic
detikcom @detikcom

Pemasang Bendera ISIS ke Polisi: Kami Akan Buat Jakarta Seperti Marawi detik.id/VyXAvE pic.twitter.com/gHzRGJi9ck

04/07/2017 13:33:48 WIB
Expand pic
. @_____Tobat

@jpnncom Selalu waspada.. Aparat saja bisa kecolongan.. Apalagi kita 😊

04/07/2017 13:51:26 WIB
H3rn0k0 O61E @ogie_hernoko

@jpnncom Habis pasang bendera trus kabooor! ksatrianya mana?

04/07/2017 15:20:23 WIB
Leon @LeonardBrzd

@detikcom Ga mau dibilang terroris tapi ada kalimat "kami akan terus meneror kalian". Maunya apa loh haha

04/07/2017 14:13:20 WIB
Jengger @ifardian969

@RioRizP @detikcom wktu ngirim surat editor nya kecolongan 😁

04/07/2017 14:21:55 WIB
TraderJakartanensis @PakDe_nyaFella

@detikcom Jaman sekarang musim perang pakai perangkat elektronik. Ini malah nulis suratnya masih pakai tangan ama pulpen. 😂😂

04/07/2017 15:13:29 WIB
Pitt Hacena (♏) @kechMINichi

@detikcom kalo ga suka pancasila ya keluar aja dari indonesia. silakan pergi ke negara manapun yg kalian suka. kelar urusan ga pake ribut.

04/07/2017 14:49:26 WIB
Hasril_Aja @Hasril_Aja

@detikcom Mari BIN,TNI,POLRI,Rakyat bekerja sama untuk menghilangkan paham radikal...Di agama manapun tidak ada yg mengajarkan teror...

04/07/2017 13:50:33 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!