1
Nurinawati @nurinawati
Ngomong-ngomong soal vaksin, suami gw ga pernah divaksin waktu kecil. Ntah karena di Austria sana ga ada program vaksinasi..
Nurinawati @nurinawati
Atau mamanya simply ga aware. Dan pas pindah ke Indonesia, ga kejar vaksinasi yg ketinggalan juga.
Nurinawati @nurinawati
Akibatnya baru keliatan setelah dewasa. Suami gw kena campak (morbili) 2x dalam 3 tahun. Kena campak di umur 30, ga vaksin, sakitnya parah.
Nurinawati @nurinawati
Ruam merah rata sebadan, bahkan sampai ke telapak kaki. Demam sampai 40 derajat Celcius. Kejang-kejang. Mengigau. Ga bisa makan karena mual.
Nurinawati @nurinawati
Worse - saking parah demamnya, pernah sampai gw tampar berkali-kali dan dia ga bangun juga. That was one of the scariest days in my life.
Nurinawati @nurinawati
Selama 2 hari di puncak demamnya, dia ga ingat apapun. Literally hilang ingatan. Bolak-balik nanya "aku di mana?", "siapa ya?" ke tiap orang
Nurinawati @nurinawati
I bet he didn't even remember my name. Cuma inget muka gw aj. Dia pegang tangan gw kencang banget tiap ada orang masuk.
Nurinawati @nurinawati
Ketakutan karena ga kenal orangnya. Padahal itu nyokap gw atau dokter/suster yang jaga.
Nurinawati @nurinawati
Worst - demam tingginya ngerusak syaraf dan imun. Sistem syaraf semi-otonom pinggang ke bawah yg kena. Ga bisa BAK dan BAB.
Nurinawati @nurinawati
His legs were twitching non-stop. Ngeganggu banget sampai bikin ga bisa tidur. Lagi sakit dan ga bisa istirahat, gimana mau sembuh?
Nurinawati @nurinawati
Awalnya, pas ga bisa BAK, kirain saluran kencingnya yg bermasalah. Begitu keluar RS setelah seminggu rawat inap, langsung cari spesialis..
Nurinawati @nurinawati
..urologi. Observasi 2-3 hari gitu, lupa. Rontgen juga untuk ngecek ada batu ginjal atau apapun yg mengganjal di saluran kencingnya.
Nurinawati @nurinawati
Ternyata ga ada apa-apa. Berarti masalahnya di bagian lain. That was when I read @romeogadungan 's thread about Guillain Barre Syndrome.
Nurinawati @nurinawati
Suami gw masih bisa gerakin kakinya. Tapi gejalanya mirip. Demam tinggi berhari-hari, lemas, ga bisa BAK. That escalated quickly.
Nurinawati @nurinawati
Besoknya langsung ke spesialis syaraf. Awalnya cari RS yg dekat rumah aja. Tapi dokternya koq bikin ga sreg. Tanpa pemeriksaan detail..
Nurinawati @nurinawati
..pas kita tanya kemungkinan GBS, dia langsung menyimpulkan "Oh, iya GBS ini. Udah telat periksanya. Harus langsung terapi." 😱😱😱
Nurinawati @nurinawati
Tentunya, jangan langsung percaya kalau baru ke 1 dokter dan dokternya langsung nge-judge tanpa pemeriksaan detail.
Nurinawati @nurinawati
Akhirnya kita putuskan untuk periksa ke dokter yg sama dengan yg nanganin Tirta. Besoknya langsung cus ke RS Siloam TB Simatupang.
Nurinawati @nurinawati
That was 3 different hospitals in 3 days in a row. All the way from Bogor to Jakarta.
Nurinawati @nurinawati
Akhirnya ketemu dr. Peter di Siloam. You know a good doctor when you meet one. And he's very very very good.
Nurinawati @nurinawati
Konsultasinya doang, mulai dari cerita kronologis, dia nanya beberapa hal, kita minta dijelasin banyak hal, ada kali 2 jam.
Nurinawati @nurinawati
Beda banget sama dokter sebelumnya yg langsung lompat ke kesimpulan hanya dalam 10-15 menit.
Nurinawati @nurinawati
dr. Peter ini bahkan buka beberapa buku dulu sebelum memastikan kesimpulannya - Conus Medullaris Syndrome. Detailnya googling aj ya.
Load Remaining (29)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.