0

Netizen ramai membicarakan iklan kesehatan dari sosok yang mengklaim sebagai pakar/ahli kesehatan dan herbal di televisi, seperti Jeng Ana. Iklan kesehatan yang ditayangkan dianggap meresahkan dan membahayakan masyarakat karena pertimbangan tidak singkron dengan ilmu pengetahuan kedokteran/medis...

Story Jeng Ana Kepergok Bicara Istilah Medis "Tidak Pada Tempatnya" tentang Tumor Otak, Komuni.. Coba dengarkan percakapan antara pembawa acara dengan sosok perempuan yang menjelaskan hasil MRI tentang tumor otak ini. 22278 pv 25 75
IG: ferdirivahamzah @ferdiriva
Buat mhs kedokteran dan teman sejawat, coba nonton ini. Kayak gini bisa masuk TV, lho! Sedih, gak? pic.twitter.com/I2EKzlzNwh
ig: adindafala @falla_adinda
Jadi kemarin, kan lagi heboh "Jeng Ana" ini. Konon katanya dia pakar penyembuhan herbal. Diwawancara di Tv, jawabannya NGASAL BANGET. :/ twitter.com/ferdiriva/stat…
ig: adindafala @falla_adinda
Intinya semua istilah kedokteran yang dia sebutkan itu, asal sebut aja. Bingung, antara mau ketawa atau kesel. Kok bisa percaya ma yg gitu.
☯️Tuan Wahai @wilsonsitorus
Jeng Ana berniaga jamu-jamuan. Tapi dia tak kaya dari jamu-jamuan. Ttg apakah kaya adalah indikator sukses, silakan dibahas di laman lain

Kemenkes RI mengambil beberapa langkah setelah mendapatkan berbagai pengaduan dari masyarakat. Dengan berkoordinasi kepada KPI (Komisi Penyiaran Indonesia).

Kemenkes RI @KemenkesRI
Iklan Kesehatan Dianggap Salahi Aturan, KPI Panggil 5 Stasiun TV @KemenkesRI goo.gl/7xvHvs via @tempodotco
URL Tempo Nasional 81 Iklan Kesehatan Dianggap Salahi Aturan, KPI Panggil 5 Stasiun TV KPI Daerah DKI Jakarta memanggil 5 stasiun televisi swasta setelah menerima pengaduan Kemenkes terkait tayangan iklan kesehatan yang langgar aturan.

Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Daerah DKI Jakarta memanggil lima stasiun televisi swasta setelah menerima pengaduan dari Kementerian Kesehatan terkait tayangan iklan yang banyak melanggar peraturan kesehatan, Senin 12 Juni 2017 di Jakarta. Lembaga penyiaran tersebut adalah TV One, MNC, O’Channel, JakTV dan Elshinta TV yang menyiarkan sejumlah iklan pengobatan tradisional dan produk berklaim manfaat kesehatan yang dianggap menyesatkan publik.

KPI Daerah DKI Jakarta menganggap iklan produk kesehatan tradisional yang melanggar aturan kesehatan tersebut di antaranya Jeng Ana, Ratu Givana, Eyang Gentar, Herbal Putih dan Mega6. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Oscar Primadi menjelaskan iklan produk itu melanggar aturan dan menyesatkan.

“Kemenkes tidak hanya membuat regulasi. Kami langsung bekerja nyata, menjalin komunikasi dan melaporkan pelanggaran iklan kepada KPI. Ini semata-mata untuk melindungi masyarakat,” kata Oscar melalui siaran persnya, Kamis, 15 Juni 2017.

  • Menurut Oscar, ciri umum iklan yang melanggar peraturan dan menyesatkan di antaranya mengandung pesan bersifat superlatif, berlebihan dan menggunakan testimoni pengguna/klien.*
  • Iklan tersebut mengesankan ilmiah dengan gambar video anatomi tubuh atau penyakit sekaligus menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat awam atas penyakit serius dan kronis.*

  • Iklan yang menyalahi aturan biasanya juga menggunakan endorser dokter atau tenaga kesehatan atau seakan-akan menyerupai dokter/tenaga kesehatan. Bahkan iklannya tanpa ragu memberikan janji kesembuhan dari berbagai penyakit.*

Ate @captainate
@ferdiriva (((Ratu Givana)))..suddenly i want to play anagram game
elfera chandra @melfera
@ferdiriva Udah kuduga tiap liat tayangan itu bombastis bener🙊
Adelia Ismarizha @adelldeell
@ferdiriva Tp blm k iklan d radio ttg jamu/pengobatan yg mboh bgt itu. Saking sering denger sampe hafal slogannya 😅
R @teyosss
@falla_adinda Dulu pernah nonton jaman msh di kampung.. Msh bocah.. Ya keliatan pinter kan katawnya susah smua.. Ternyata masih ada jeng ana ini😂

Kemenkes RI juga memberikan himbauan resmi yang mesti diperhatikan menyikapi iklan kesehatan tersebut, agar masyarakat berhati-hati dan melaporkan kasus sejenis...

Dokter Hanny Rono @dokterhanny
Ini penting Memghindari penipuan publik Ayo bantu Copas kemenkes RI *TANGGAPAN KEMENKES R.I.* Setelah PDIB... fb.me/8O5v9mxx3

Bagaimana bentuk pengobatan yang dilakukan Jeng Ana?

Story Hasil Kepo di Profil Website Jeng Ana, Netizen Temukan Kisah Bak di Negeri Dongeng Dari websitenya ini, mungkin Jeng Ana bisa nyambi jadi pendongeng. 7925 pv 6 57
Story Penasaran Kenapa Jeng Ana Bisa Kaya & Punya Duit Milyaran, Mungkin Ini Sebabnya Di balik rentetan tuduhan pembohongan, Jeng Ana punya rahasia di balik kesuksesannya, seperti yang dibahas di kultwit @wilsonsitorus ini. 3933 pv 10

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.