0
Rezim Komunis @bangyupi_006
آعوذ بالله من الشيطان الرجيم (a’udzubillahi minasy syaithaanir rajim) ❝Aku berlindung kepada Alloh dari godaan setan yang terkutuk❞
Rezim Komunis @bangyupi_006
فإذا قرأت القرآن فاستعذ بالله من لشيطان الجيم “ ila kamu baca Quran, hendaklah minta perlindungan kpd Allah dr syaithan terkutuk” (16 : 98).
Rezim Komunis @bangyupi_006
Ibnu kasir : sebagian ulama mengatakan membaca taawudz / isti'adzah pada awal mulanya di wajibkan kepada nabi Saw, tapi tidak kepada umatnya
Rezim Komunis @bangyupi_006
Menurut jumhur Ulama ini merupakan perintah “sunnah setiap akan membaca Alquran”.
Rezim Komunis @bangyupi_006
KALIMAT atau bacaan isti’adzah/taawudz - a’udzubillahi minasy syaithonir rojim - ( آعوذ بالله من الشيطان الرجيم ) tidak ada dalam Alquran.
Rezim Komunis @bangyupi_006
Tidak ada ayat khusus dalam Alquran yang mengandung kalimat atau ucapan isti’adzah, - آعوذ بالله من الشيطان الرجيم -
Rezim Komunis @bangyupi_006
Didalam kitab tafsir Alqurtubi, dijelaskan Para ulama sepakat, susunan kalimat isti’adzah "bukan nash Alquran",
Rezim Komunis @bangyupi_006
tapi hanyalah pelaksanaan dari perintah Alquran tentang keharusan kita berlindung kepada Allah (isti’adzah / taawudz).
Rezim Komunis @bangyupi_006
Oleh karena itu, Nabi ﷺ dan para sahabat sering mengucapkan isti’adzah dengan kalimat BERBEDA-BEDA namun maksudnya tetap sama.
Rezim Komunis @bangyupi_006
Para ulama sendiri memilih kalimat yang berbeda-beda dalam melaksanakan isti’adzah ini, misalnya :
Rezim Komunis @bangyupi_006
Imam Syafi’i (mazhab Syafi’iyah) memilih mgunakan kalimat آعوذ بالله من الشيطان الرجيم (Aku berlindung kpd Allah dari setan yang terkutuk).
Rezim Komunis @bangyupi_006
Diriwayatkan dari ibnu mas’ud,bahwa dia berkata : a’udzu billahis-sami’il ‘alim minasy syaithanirrajim - آعوذ بالله من الشيطان الجيم -
Rezim Komunis @bangyupi_006
آعوذ بالله من الشيطان الرجيم (Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Mendengar dan Mengetahui dari setan yang terkutuk).
Rezim Komunis @bangyupi_006
Rasullulah ﷺ bersabda kepadaku, : ”wahai ibnu Ummi Abd, katakanlah : a’udzubillahi minasy syaithanir rajim - آعوذ بالله من الشيطان الرجين -
Rezim Komunis @bangyupi_006
demikianlah jibril membacakan Ta’awudz kepada ku dari lauh Al Mahfuzh, sabda Rasulullah ﷺ
Rezim Komunis @bangyupi_006
dari Qalam Imam Ahmad bin Hambal (mazhab Hambaliyah) lebih suka menggunakan kalimat ❝a’udzu billahis-sami’il ‘alim minasy syaithonirrojim❞
Rezim Komunis @bangyupi_006
Mazhab Hambali: ❝a’udzu billahis-sami’il ‘alim minasy syaithanirrajim❞ (Aku berlindung kpd Allah Yg Maha Mendengar & tahu dr setan terkutuk)
Rezim Komunis @bangyupi_006
Imam Ats-Tsaury (MAZHAB TSAURIYAH) - a’udzubillahi minasy syaithanir rajim innahu huwas sami’ul ‘alim -
Rezim Komunis @bangyupi_006
(Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk sesunggunya Dia [Allah] Maha Mendengar dan Maha Mengetahui).
Rezim Komunis @bangyupi_006
Bagi Rasulullah ﷺ membaca Taawudz sebekum membaca qur'an, hukumnya WAJIB, namun bagi ummatnya hukumnya SUNNAH.
Rezim Komunis @bangyupi_006
Jumhur ulama sblm baca qur'an disunnahkan baca taawudz - آعوذ بالله من الشيطان الرجيم - Lalu menyebut nama Allah- لبسم الله الرحمان الرحيم -
Rezim Komunis @bangyupi_006
Cara membawa taawudz, dilajutkan baca basmalah - لبسم الله الرحمان الرحيم - ❝setiap membaca AWAL SURAH, bacaan taawudz SUARA DIKERASKAN ❞,
Rezim Komunis @bangyupi_006
Misal kita baca surah al-Baqarah - ALIF-LA-MIIM / آلَم - (disebut AWAL SURAH), maka bacaan taawudz - a’udzubillahi minasy syaithanir rajim -
Rezim Komunis @bangyupi_006
"Suara dikeraskan" lalu membaca basmalah - Bismillahir rahmaanir rahim -
Rezim Komunis @bangyupi_006
NAMUN, jk membaca PERTENGAHAN SURAH, misal "ayat kursi" (al-Baqarah ayat 255 disebut PERTENGAHAN SURAH), mk bacaan taawudz SUARA DIKECILKAN.
Load Remaining (2)
Login and hide ads.