Add to Favorite
0
Login and hide ads.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 08:32:36 WIB
Buku manajemen bisnis yg mengupas keberhasilan usaha China perantauan banyak mengatribusikan itu pada Guanxi. Network. Relationship.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 08:34:00 WIB
Dalam membangun jaringan bisnisnya, perantauan China PREFER untuk mendistribusi barangnya melalui sesama China. Fakta.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 08:35:01 WIB
Preferensi ini tidak pernah dilabelin rasis. Ini dilihat sebagai brotherhood. Upaya survival kaum minoritas atau bahkan bisnis imperative.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 08:35:47 WIB
Tentu saja akan ada kualitas personal seperti tekun, rajin dan piawai mengelola modal, tapi titik awalnya selalu AKSES ke jejaring bisnis.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 08:36:34 WIB
Proses asimilasi China perantauan bisa dipandang dari sisi inclusivitas akses ini. Berbagi akses bisnis dengan pribumi. Banyak yg melakukan
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 08:39:56 WIB
Masalahnya, selalu, ada kebiasaan sebagian China yg tidak hilang. Tetap ekslusif walau secara ekonomi telah menjadi kekuatan yg mengancam.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 08:40:56 WIB
Saya kira kita sudah sampai pada generasi ke enam atau tujuh dari perantauan China. Namun kita masih liat ekslusifitas jejaring bisnis ini.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 08:43:37 WIB
Yang kalo kita amati, semakin ke pelosok, jejaring ini semakin kuat. Di Jakarta mungkin udah ngga terasa sekali. Pergilah ke daerah.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 08:44:56 WIB
Mereka membangun tembok tinggi. Melakukan eksploitasi pada pekerja dan beragam tindakan yg sifatnya tidak bersahabat. Ini racunnya.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 08:46:02 WIB
Pada saat peluang kekuasaan politik yg ditutup orde baru, kini terbuka untuk diraih, ini bisa jadi double ancaman buat sebagian orang.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 08:47:30 WIB
Kita bisa bersikap politically correct dan abai pada fakta itu. Tapi tanpa membereskan gap dan ekslusivitas tadi, kita cuma masturbasi.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 08:50:55 WIB
Jangan dilihat pendapat ini sebagai pembenaran dari sikap rasis. Namun, selalu, memperlihatkan SOLUSI pada masalah latent kita.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 09:11:18 WIB
@Caacad @rihandaulah Kalau mayoritas berkonsolidasi dan cuma mau bisnis dengan sesama pribumi, itu jatuhnya sudah rasis, mz. Ngga ada alasan survivalnya.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 09:20:59 WIB
@Caacad @rihandaulah Kesadaran kalau survival mode itu udah ngga diperlukan. Berbisnislah tanpa melihat ras. Agar ngga ada yg bilang ekslusif lagi.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 09:26:24 WIB
@Caacad @rihandaulah Gue sih melihat yang sekarang ini hasil kebiasaan aja. Udah BIASA dagang sesama Cina. Ngga harus curiga ama pribumi, sih. Ubah kebiasaanya.
Pelan-pelan, Ardi! @awemany 15/05/2017 09:36:44 WIB
Core problem rasisme itu ada pada persoalan penguasaan sumberdaya. Kompetisi. Lha kok malah diperluas ke sentimen agama? Mati kita nanti.

All Categories

Category related to Enviroment

Login and hide ads.