Temuan BPK Tentang Kunjungan Kerja Fiktif oleh Oknum Anggota DPR by @sahabatICW

Temuan BPK tentang kunjungan kerja fiktif DPR yang merugikan negara.
0
SAHABAT ICW @sahabatICW

Indonesia Corruption Watch (ICW) official Twitter account. We're fighting corruption with civil society for better Indonesia. Mari bergabung bersama kami.

https://t.co/883nvBNHN9

SAHABAT ICW @sahabatICW

Selamat hari Jumat guys! Bagi yg puasa semoga lancar sampai Maghrib yaaa :D

09/06/2017 11:28:52 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Kali ini mimin pengen kultweet tentang DPR guys, yuk ikutin terus ya :D

09/06/2017 11:29:32 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

BPK awal Mei 2016 melansir temuan potensi kerugian negara sebesar Rp 945 miliar dlm kunjungan kerja yg dilakukan anggota DPR selama 2015

09/06/2017 11:31:28 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Bnyk ditemukan laporan kunjungan kerja anggota Dewan yg tdk memenuhi persyaratan atau susah diverifikasi dan bahkan fiktif

09/06/2017 11:31:49 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Temuan BPK soal dana kunjungan kerja @DPR_RI sungguh memalukan dan ironis

09/06/2017 11:32:43 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Penyimpangan justru dilakukan wakil rakyat di Senayan yg katanya terhormat dan seharusnya bisa menjadi panutan rakyat

09/06/2017 11:33:10 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Kunjungan kerja fiktif @DPR_RI tdk saja memperburuk citra DPR di mata publik, tetapi jg dpt menjadi cerminan buruknya integritas

09/06/2017 11:34:01 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Selain itu besaran uang kunjungan kerja yg tdk dpt dipertanggungjawabkan sungguh luar biasa, yaitu Rp 945 miliar

09/06/2017 11:34:18 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Dgn nilai anggaran kunjungan kerja DPR tahun 2015 sebesar Rp 1,24 triliun, potensi penyimpangan yang terjadi adalah lebih dari 75 persen.

09/06/2017 11:34:35 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Padahal, uang negara sebesar ini dapat digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat, seperti membuka lapangan kerja baru, dll...

09/06/2017 11:35:26 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Kunjungan kerja DPR fiktif pada dasarnya bukan cerita baru dan kontroversi ini selalu muncul setiap tahun...

09/06/2017 11:35:42 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Dalam pengamatan ICW, modus kunjungan kerja fiktif anggota DPR juga beragam...

09/06/2017 11:36:04 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Misalnya, menyuruh staf dr anggota DPR utk menggantikan kunjungan kerja, menggunakan foto-foto kunjungan kerja yang lama

09/06/2017 11:36:18 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

atau mengambil dari internet, memanipulasi hari kerja, membuat daftar kehadiran kegiatan kunjungan kerja secara palsu, dll..

09/06/2017 11:36:52 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Setelah selesai kunjungan kerja, laporan kunjungan dan pertanggungjawaban anggaran jg tidak pernah dibuat oleh mayoritas anggota Dewan.

09/06/2017 11:37:19 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Publik juga tidak pernah mengetahui dan merasakan manfaat hasil kunjungan kerja yg dilakukan anggota @DPR_RI

09/06/2017 11:37:41 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Adanya kunjungan kerja DPR fiktif juga diperkuat dari penelitian yg dilakukan Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) pada 2014 lalu

09/06/2017 11:37:56 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Hasil penelitian menyebutkan, sebanyak 70 persen anggota @DPR_RI periode 2009-2014 tidak pernah melakukan kunjungan kerja

09/06/2017 11:38:34 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Namun, Formappi mencatat keanehan bahwa jumlah anggota DPR yang memiliki laporan pertanggungjawaban kunjungan kerja bukan 30 persen,

09/06/2017 11:39:02 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

melainkan sebesar 49 persen dari seluruh anggota Dewan...

09/06/2017 11:39:22 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Artinya, hampir 20 persen anggota Dewan melakukan kunjungan kerja fiktif...

09/06/2017 11:39:37 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Meski selalu ditemukan banyak penyimpangan, ajaibnya anggaran kunjungan kerja @DPR_RI selalu meningkat tiap tahun.

09/06/2017 11:40:03 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

Anggaran kunjungan kerja DPR pada 2014 berjumlah Rp 763 miliar, tahun 2015 naik drastis menjadi Rp 1,24 triliun...

09/06/2017 11:40:49 WIB
SAHABAT ICW @sahabatICW

dan pada 2016 meningkat menjadi sebesar Rp 1,4 triliun.

09/06/2017 11:41:04 WIB
Load Remaining (28)

Comment

No comments yet. Write yours!