6
Eliya @eliya_mkom
Sambil jalan pagi, mari kita ingat kembali perjalanan bangsa ini sejak 2012. Tepatnya Pilkada DKI 2012. Saat itu Jasmev dibentuk jkw-ahok.
Eliya @eliya_mkom
Pilkada DKI Jakarta 2012 merupakan awal dari metode sebar hoax sebagai jebakan dan buly rame rame terhadap lawan yang kena jebakan.
Eliya @eliya_mkom
Yg masih ingat kondisi saat itu, silahkan mentionkan contoh kasus yang dilakukan pro hoax utk memenangkan Pilkada DKi 2012. Jangan Lupa.
Eliya @eliya_mkom
Waktu itu banyak yang heran kok bisa jkw-ahok menang, padahal dalam hitungan dukungan partai kalah jauh dengan kandidat lawannya. MIKIR YUK
Eliya @eliya_mkom
Tidak bekerjanya mesin partai jadi sasaran, padahal tak sepenuhnya benar, jkw-ahok gunakan strategi komunikasi politik yang berbeda.
Eliya @eliya_mkom
Channel digital jadi Core systemnya, bukan hanya sebagai saluran distribusi, tapi juga sebagai sarana create isu yang akan diangkat.
Eliya @eliya_mkom
Jika dalam pemilu 2009, masih didominasi FB dan blog, 2012 peranan twitter dan youtube memiliki kontribusi yang besar dalam ciptakan opini.
Eliya @eliya_mkom
Media digital sebagai saluran distribusi satu hal, create creative content hal lain yg juga memiliki point lebih utk membentuk opini publik.
Eliya @eliya_mkom
Banyak trik trik baru utk menjebak lawan, bukan hanya sekedar kampanye negatif terhadap lawan, dan kampanye positif, jebakan hoax modus baru
Eliya @eliya_mkom
Trik jebakan hoax itu dimulai di 2012. Buat sendiri utk serang diri sendiri, sebar sendiri, trus counter sendiri. Seakan akan menjadi korban
Eliya @eliya_mkom
Pihak lawan yang tak siap dan masih berpikir secara normatif menjadi bulan bulanan, krn isunya banyak bertumpuk tumpuk saling bersahutan.
Eliya @eliya_mkom
Belum siap dengan hasil investigasi suatu isu yang diciptakan, sudah hadir isu baru yg menghadang utk diklarifikasi. Kecepatan itulah kunci.
Eliya @eliya_mkom
Berhasil di Pilkada DKI 2012, merasa yakin dengan metoda perang Opini yang melibatkan digital channel yang didukung media mainstream.
Eliya @eliya_mkom
Peranan media mainstream memegang peranan penting. Baik media partisan pro maupun kontra. Bersinergi dgn digital komunikasi ciptakan eforia
Eliya @eliya_mkom
Tentu eforia yang diharapkan yang menguntung kandidat yang didukung dan merugikan kandidat lawan. Jebakan yang dipasang jadi trigger.
Eliya @eliya_mkom
Media mainstream partisan yang kontra, memberikan kontribusi saat media itu terkena jebakan.ciptakan eforia, akhirnya media tsb dibuly habis
Eliya @eliya_mkom
Kunci dari semua itu adalah content management system yang baik. Ada content director, content distribution, creative utk buat Meme, yutuber
Eliya @eliya_mkom
Intinya frame worknya kurang lebih sama dengan cara kerja agensi iklan, bedanya kontennya lebih banyak, variatif, gunakan strategi kompol.
Eliya @eliya_mkom
Utk ciptakan contentnya tentu juga dibumbui dgn trik media, mulai dari agenda setting, sampai framing terhadap fakta yang ada.
Eliya @eliya_mkom
Jadi kemungkinan besar yang berada dibalik semua teknik pencitraan palsu itu adalah orang agensi iklan, orang media, yang paham jurnalistik
Eliya @eliya_mkom
Kolaborasi advertising, Media dan Politisi ini menjadi industri baru, yang omsetnya pasti sangat besar, dgn metoda pembayaran subsidi silang
Eliya @eliya_mkom
Salah satu bagian penting dari content management system ini adalah media monitoring yang memonitor seluruh media,mainstream maupun digital
Eliya @eliya_mkom
Yang dimonitor bukan hanya konten berita, tapi trendingTopic, akun sosmed lawan, bahkan sampai ke Search Engine Optimazation. Semua diolah.
Eliya @eliya_mkom
Dgn SEO, berita positif di olah hingga menduduki peringkat teratas googlesearch, yang negatif dibenamkan kehalaman paling akhir.
Load Remaining (44)

Comment

Login and hide ads.