Kronologi Tudingan Plagiarisme thd Konten Mita Handayani dalam Tulisan Afi Nihaya "Belas Kasih dalam Agama Kita"

Tulisan Afi Nihaya Faradisa yang berjudul "Belas Kasih dalam Agama Kita" diduga hasil plagiat tulisan seorang Mita Handayani berjudul "Agama Kasih".
viralnow viral tulisan plagiarisme nihaya isu faradisa AFI
1

Akun Facebook Afi Nihaya Faradisa, siswi SMA yang tulisannya sempat viral beberapa waktu lalu, lagi-lagi dikabarkan hilang sejak Rabu malam (31/5).

wan menyejukkan_ @penyejuk_hati_
@ExcelJosaphine Ada yg blg satu tulisannya dia itu copas punya Mita Handayani.

Artikel Kompasiana dari Pringadi Abdi Surya di berjudul Drama 'Dugaan' Plagiarisme Afi Nihaya Faradisa menyebut bahwa tulisan Afi yang berjudul "Belas Kasih dalam Agama Kita" merupakan jiplakan dari tulisan Mita Handayani yang diposting tanggal 30 Juni 2016 berjudul "Agama Kasih".

URL KOMPASIANA 34011 Drama "Dugaan" Plagiarisme Afi Nihaya Faradisa Dengan pistol kita bisa membunuh teroris, tapi dengan pemahaman agama yang baik kita bisa membunuh terorisme.Itulah kalimat penutup tulisan terbaru Afi…
Gus Umar AlChelsea @umar_alchelsea
Dapat dari FB.Semoga anak yg namanya AFI benar2 gak plagiat.Semangat ya pic.twitter.com/TDEXA1Wug8
Expand pic
Expand pic
~ Nyai Pembina 008 ~ @hagia_sofia
@Umar_Hasibuan Sinetron AFI ini hampir mirip spt sinetron berjudul "Peduli Nenek Saenih" saat awal Ramadhan th lalu dg alur cerita yg sama
~ Nyai Pembina 008 ~ @hagia_sofia
@Umar_Hasibuan Anak ini spt mendapatkan peran layaknya Nenek Saenih, yg mendpt "perhatian dr Presiden Jokowi via undangan istana negara
~ Nyai Pembina 008 ~ @hagia_sofia
@Umar_Hasibuan Nyatanya, tulisan Afi bkn lah hasil buah pemikirannya sendiri melainkan hasil copas ! IQRA > m.facebook.com/willyyandi/pos… ||
~ Nyai Pembina 008 ~ @hagia_sofia
@Umar_Hasibuan Berikut sedikit penjelasan dr sebuah akun yg memposting tulisan serupa Afi hanya saja postingan dia rilis Juli 2016 sedangkan Afi ..? #think pic.twitter.com/BiK9QbAWio
Expand pic
~ Nyai Pembina 008 ~ @hagia_sofia
@Umar_Hasibuan Yg terjadi pasca insiden copas terbongkar ... kenapa juga harus pake ngeblok akun yg pertama kali memposting tulisan "Mita Handayani" ? 🤔 pic.twitter.com/SFqw0c0iM7
Expand pic
Expand pic
~ Nyai Pembina 008 ~ @hagia_sofia
@Umar_Hasibuan Dan...yg tersisa dari postingan tsb, nemu juga model beginian 👇🏻 cc bang bon aja deh @SiBonekaKayu biar viral meski kejadiannya setahun yl pic.twitter.com/3aKR6KFVPu
Expand pic
Expand pic
Dra - coffee Lover @Dra_satria
@bbmrachel @Umar_Hasibuan @saididu @jokowi Semoga Dek Afi bukan seorang Plagiat, karena seorang Plagiat adalah penjual integritas intelektualitas Cc: @Ansor_Satu @savicali @mantriss
Namun

Merespons tulisan Pringadi, muncul tulisan lain di Kompasiana Betapa Mudah Kita Menjadi Penyebar Kebohongan (Tanggapan "Drama Dugaan Plagiarisme Afi Nihaya Faradisa") oleh Marius Gunawan. Dia mengaku tidak menemukan tulisan tersebut di akun Mita Handayani yang diposting pada tanggal 30 Juni 2016, hanya ada tulisan lain berjudul "LAMPU SANG KHALIFAH".

Sebenarnya saya pada mulanya pikir bahwa cukup membuat komentar di kolom pendapat pembaca untuk menanggapi tulisan "Drama Dugaan Plagiarisme Afi Nihaya Faradisa" ini. Namun kemudian saya kaji ulang bahwa saya perlu menanggapinya dengan lebih komprehensif terutama bukan untuk orang lain, tapi justru untuk diri sendiri supaya lebih hati-hati. Ya, supaya saya tidak terjebak menjadi penyebar hal yang tidak benar.

Saya tidak kenal penulis, tapi dari keterangan yang ada, penulis adalah salah seorang yang sudah menelurkan banyak tulisan. Dengan asumsi ini, sebenarnya sangat beralasan konsern penulis mengenai bahaya plagiat. Tulisan ini jika dibaca memang cukup meyakinkan, apalagi ditambah screenshoot dan logika yang dibangun dalam penulisan. Bahkan di akhir tulisan penulis sebenarnya tidak langsung menuduh tapi masih memberi ruang untuk mengkaji kebenaran dari tulisannya. Tapi menurut saya tulisan seperti inilah yang sebenarnya sangat berisiko mempengaruhi banyak orang, terutama mereka yang malas untuk mencari sumber-sumber yang benar dan langsung menelan apa saja yang mereka baca tanpa dicerna terlebih dahulu. Sebenarnya jika punya keinginan, penulis dengan gampang menemukan bahwa screenshoot yang dipakai sebagai dasar penulisan adalah palsu.

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/mariusgunawan/betapa-mudah-kita-menjadi-penyebar-kebohongan-tanggapan-drama-dugaan-plagiarisme-afi-nihaya-faradisa_592eca59567b614a4f99ad22

URL KOMPASIANA 902 Betapa Mudah Kita Menjadi Penyebar Kebohongan (Tanggapan "Drama Dugaan Plagiarisme Afi Nihaya Faradisa") Sebenarnya saya pada mulanya pikir bahwa cukup membuat komentar di kolom pendapat pembaca untuk menanggapi tulisan "Drama Dugaan Plagiarisme Afi Nihaya…

Berikut postingan Mita Handayani pada tanggal yang disebutkan, 30 Juni 2016.

Ahmad Bhumi @AhmadBhumi
@nukman @kompasiana m.facebook.com/story.php?stor… ini salah satu orang yg pernah nyebarkan tulisan "agama kasih" nya si mita. Di desember 2016
Ahmad Bhumi @AhmadBhumi
@nukman @kompasiana mita handayani prnh nulis dengan judul postingan "agama kasih".sy ingat jelas dia komentar pki karakter sailor moon menanggapi komentar lain

Netizenpun langsung meminta Mita Handayani untuk mengklarifikasi tuduhan tulisannya diplagiasi. Namun hingga kini belum ada pernyataan apapun dari akun Mita.

Rangifertarandus @ran9ifer
kepo komen2 di fb mita handayani 😶 pic.twitter.com/R180yMGZXt
Expand pic
Expand pic
Load Remaining (19)

Comment

#KeongSawah @SugiKawuloAlit 02/06/2017 00:52:08 WIB
Yoi... #AFI #plagiator muda nih... 😂 Tulisannya sih biasa, tapi gegara di blow up media yang sungguh sangat-sangat luar biasa aja ya... 😂 #AfiTukangNyontek
Login and hide ads.
Login and hide ads.