0
detikcom @detikcom
Rumah Bedeng Kembali Berdiri di Kolong Tol Kalijodo detik.id/68dskj pic.twitter.com/plp4Tsfa6E
 Expand pic

Rumah semipermanen kembali berdiri tegak di kolong Tol Pluit-Tomang. Padahal baru beberapa bulan lalu kolong tol di seberang RPTRA Kalijodo ini ditertibkan Pemerintah Provinsi DKI.

Caca, seorang perempuan paruh baya, terlihat sibuk melipat baju di dalam bedeng kecilnya. Dia tinggal bersama sang cucu yang masih berusia 4 tahun.

"Saya di sini baru empat bulan numpang di tempat saudara ini, sebelumnya saya juga pernah di Petak Seng sana," ujar ibu tiga anak itu saat ditemui detikcom, Selasa (30/5/2017).

Sisa reruntuhan bekas penggusuran masih terlihat di beberapa sudut. Sementara, masih ada warga yang tengah sibuk menyemen bagian bawah rumah bedengnya.

"Ya, kalau dibongkar kita ikhlas saja, namanya numpang sama pemerintah," ujar Ma'ruf, yang saat ini mengurus musala yang telah lebih dulu dibangun di samping bedengnya.

"Oh, sering di sini (penggusuran). Ini sudah 5 kali ini (digusur), yang paling parah itu gubernur yang sekarang, ya Gubernur Ahok paling parah," ungkap Sugiyanto sambil meremas-remas kemasan air minum yang akan disetorkan ke pengepul.

Ia menegaskan bahwa, waktu penggusuran berlangsung, memang para penghuni ilegal beranjak dari tempat ini. Namun, tak lama kemudian, tripleks dan kayu kembali dirakit untuk tempat tinggal mereka di kolong ini.

"Itu waktu Gubernur (Ahok) lengser, yang ada demo-demo masalah menghina agama, itu (warga) kembali ke sini lagi," pungkas Sugiyanto.

detikcom @detikcom
Geliat Warung-warung Bir di Kolong Tol Kalijodo detik.id/6jY8Jv pic.twitter.com/kZUrlK8QuQ
 Expand pic

Deretan warung itu berada di Jalan Kepanduan 1, tepatnya di bawah kolong Tol Pluit (Jakarta Inner Ring Road) sebelah barat RPTRA Kalijodo.

Pantauan detikcom, pada Selasa 30 Mei 2017 malam, salah satu warung berada sekitar lima meter dari pinggir jalan. Untuk menuju lokasi itu, harus melintasi jalan tanah yang menurun.

Warung tersebut terbuat dari tripleks beralas lantai. Hanya satu lampu penerangan lima watt berwarna hijau menerangi pelataran warung.

Ada dua dari empat meja yang disediakan telah terisi oleh tamu. Meski terdapat kopi dan minuman ringan, dua meja diisi oleh beberapa botol bir. Harga satu botol bir besar dihargai Rp 60.000.

Setelah memesan minum, ada pelayan perempuan yang menemani sambil berbincang-bincang. Dia adalah Wati, perempuan asal Indramayu yang tidak lama merantau ke Jakarta.

Tanpa malu-malu, Wati dan beberapa perempuan di sekitar warung menjajakan diri. Tindakan tersebut dilakukan di dalam warung yang memang sudah tersedia kamar. "Ngamar dulu, yuk," ajak Wati kepada salah satu pelanggan sambil memegang tangannya.

joan baeb @joan_baeb
@detikcom sertif kagak ada,IMB kagak ada,tak malu2nya tiap hari berak di tanah yg bkn haknya."Kami orang miskin" lo bilang.salah sendiiiri !
Diyah @diyahaudya
@detikcom Mungkin memang inilah wajah Jakarta yg diklaim maju kotanya bahagia warganya. Bahagia bisa bangun rumah bedeng tanpa digusur.
Jeung Ririn @jeungririn
@detikcom udah tau lah kelakuan org yg hidup di jkt. Asal tau aja yg tinggal di bedeng2 kolong jembatan itu ktp nya bukan jkt loh
Pembisik Rindu @dytrgn
@Eka_AndreaMom @detikcom @donaturia Susahnya mengubah mental dan mindset ya begini, belum siap untuk perubahan
IG: ferrymaitimu @FerryMaitimu
Susah sih, kalo mental uda kayak gini. Sulit hidup di tempat yang bersih. m.detik.com/news/berita/35…

Gubernur lama atau gubernur baru....

MumIggy @MumuyZG
@detikcom Gpp, itu dekorasi buat sambut AseanGames 2018 ya kan pak gubernur @aniesbaswedan @sandiuno berbanggalah!!!
ellen lauw @3ll3nlauw
@detikcom Memang niat guber baru gitu, krn menurut dia tdk boleh gusur2 itu tdk manusia & tdk pro org miskin, kata dia harus adil
Noordeen@tea @AhmadNu04098433
@detikcom ini artinya jarot sdh malas kerja gub yg baru.....masih cuek
galuh chandrawati @galoehardhip
@detikcom Pak jarot, bpk baru dilantik sbg gubernur tlg diperhatikan kondisi ini, kasiankan pak ahok cape2 benahin jgn meninggalkan kotoranlah
gnaro @ngokom
@detikcom Si jarot hrs tegas tertibkan jgn terlambat. Keburu menjamur.
Roy @Roysangkelana
@ngokom @detikcom Susah bang.., semua bawahan ga ada yg sejalan, djarot bukan ahok..
ReimerOm @OmpiReimer
@wiznu_c @detikcom Ia sih Masih djarot tapi itu udh jadi tnda2 blm dilantik Aja udah begini gmna klo udh dilantik dan menjabat yaa.....saya harap sih gak😂😂😂😂
BHINEKA TUNGGAL IKA @lexx_alexylex
@AhmadNu04098433 @detikcom klo yg beginian udah urusan anies, lha wong dia yg ijinkan rumah begono? udh dibilangin belum waktunya, tetep ngeyel.. masa djarot yg salah?
BHINEKA TUNGGAL IKA @lexx_alexylex
@Amethys80 @AhmadNu04098433 @detikcom mungkin anies ga mau.. iya, bisa jadi.. gua ga salahin anies.. kalo pendukungnya udah berasa sendiri, anies/djarot bisa bilang apa?
Load Remaining (7)
Login and hide ads.