0
Poltak Hotradero @hotradero
Bercermin pada peristiwa Rape of Nanking: Apa yang bisa menumpulkan kemanusiaan? Ketika orang lain tidak lagi diperlakukan sebagai manusia.
O Z Z I E @dfauzie
@hotradero Search documenternya di youtube, langsung close pas liat bayi ditusuk bayonet :(
Poltak Hotradero @hotradero
@dfauzie Memang harus hati-hati saat googling "Nanking Rape" atau "Nanking Massacre" - sangat tidak direkomendasikan langsung ke bagian gambar.
Poltak Hotradero @hotradero
Peristiwa Rape of Nanking dimulai dari hal nggak masuk akal: Dua perwira Jepang adu cepat siapa bisa memenggal 100 orang. Lalu kebablasan...
Poltak Hotradero @hotradero
Karena nggak jelas siapa yang menang di antara kedua Letnan, lomba diulang menjadi siapa yang pertama kali bisa memenggal 150 orang.
Poltak Hotradero @hotradero
Dari peristiwa lomba ini, banyak bawahan mereka yang tentara Jepang jadi ikut-ikutan - dan melakukan pembunuhan secara massal.
Poltak Hotradero @hotradero
Hal ini dipicu sisa prinsip "Kiri-sute Gomen" - hak seorang Samurai untuk memenggal rakyat jelata yang dianggap menghina kehormatannya.
Poltak Hotradero @hotradero
Kok bisa orang Jepang menggunakan prinsip masa lalu untuk keadaan masa kini yang sudah sangat berbeda? Ini konsekuensi fasisme Jepang.
Poltak Hotradero @hotradero
Fasisme Jepang ini bisa ditelusuri dari peristiwa Great Depression 1930 yang membuat ekonomi dunia lesu. Maka dibangkitkan nasionalisme.
Poltak Hotradero @hotradero
Cara paling gampang untuk membangkitkan nasionalisme? Dengan romantisme masa lalu. Lalu ditambah ancaman asing dan militerisme. Lengkap.
Poltak Hotradero @hotradero
Ada kesamaan antara Jepang dan Jerman pada PD II, tekanan pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan pangan menjadi faktor pendorong.
Poltak Hotradero @hotradero
Bila Jerman melakukan invasi ke Timur ke arah Polandia (lalu kemudian Soviet), maka Jepang melakukan invasi ke Barat ke Korea dan Manchuria.
Poltak Hotradero @hotradero
Maka walau secara de facto menduduki negeri orang, tapi sejauh bangsa lain dianggap menghalangi kepentingan nasional untuk beranak pinak...
Poltak Hotradero @hotradero
Maka kekuatan orang asing sekecil apapun akan dianggap ancaman. Diikuti proses dehumanisasi agar supresi dapat dilakukan lebih efektif.
Poltak Hotradero @hotradero
Kembali ke Peristiwa Nanking. Kumpulan banyak orang yang tidak dalam keadaan aktif disebut sebagai Mob. Dan kumpulan ini punya ciri khas.
Poltak Hotradero @hotradero
Mob itu "bodoh" dan cenderung ikut-ikutan. Ketika dua perwira sembarangan memenggal orang - pasukan yang menjadi anak buahnya ikut-ikutan.
Poltak Hotradero @hotradero
Apalagi mob ini bersenjata dan sudah mengalami indoktrinasi nilai-nilai heroisme Samurai. Maka pembantaian lebih banyak menggunakan pedang.
Poltak Hotradero @hotradero
Itu sebab Pembantaian Nanking menjadi sangat tidak terkendali. Karena bila menggunakan senapan - peluru masih bisa habis. Tapi pakai pedang?
Poltak Hotradero @hotradero
Pada akhirnya kedua perwira: Toshiaki Mukai dan Tsuyoshi Noda ditangkap dan di kemudian hari dieksekusi setelah perang berakhir.
Poltak Hotradero @hotradero
Kedua perwira ini dieksekusi atas tindak kejahatan perang. Di kemudian hari terbukti bahwa mereka memenggal tahanan yang sudah ditahan. pic.twitter.com/IsRNTHvll1
Expand pic
Poltak Hotradero @hotradero
Diperkirakan korban Pembantaian Nanking antara 40 ribu hingga 300 ribu orang. Angka 40 ribu adalah klaim Jepang. 300 ribu klaim China.
Poltak Hotradero @hotradero
Angka yang umum dipakai adalah sekitar 200 ribu orang. Dan korban sebanyak itu terjadi hanya dalam waktu 2 bulan. Des 1937 - Jan 1938.
Poltak Hotradero @hotradero
Sudah dulu ya tweeps, saya juga mual untuk meneruskannya.
Akip @kip_m
@hotradero Penyebabnya budaya pemerintah/penguasa yg bagus atau budaya rakyatnya yg bagus?
Load Remaining (3)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.