1
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Melihat dan membaca situasi bangsa dan negara terakhir ini ,sepertinya Jokowi ingin mencoba bermanuver untuk menganti kelamin politiknya
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Mungkin desakan sejumlah elit yg berada dilingkaran istana sudah merasakan aura dan gambaran situasi negara belakangan ini
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Komplikasi ini sudah begitu banyak membawa ke khawatiran terutama dari pihak kalangan minoritas tionghoa pasca dijatuhinya vonis kepada AHOK
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Desakan sejumlah ormas Tionghoa kepada keluarga BTP alias AHOK untuk tidak melanjutkan banding bukan berarti menyelesaikan masalah
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
AHOK sudah dinilai gagal "ia gagal sebagai seorang pion " yg didorong untuk membangun sebuah percaturan baru lewat PDIP
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
AHOK berikut sejumlah partai politik yg mengusungnya dalam tarung pilgub dki jakarta adalah "pion2 yg gagal" menghadapi situasi percaturan
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Ada rasa kekhawatiran dibalik mundurnya langkah AHOK untuk banding ,lebih baik menjadi Narapidana daripada merusak koloni tionghoa
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Mungkin itulah pilihan politis yg diambil mereka ,demi menjaga keseimbanagan ditengah2 riak mulai mendera
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Sebenarnya jauh sebelum adanya kasus Sara yg dipicu oleh AHOK ,skala politik nasional sudah mulai remang2 sblm turunnya SBY 2014 yg lalu
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
SBY salah satu presiden yg menyumbangkan situasi blunder di negeri ini setelah sejumlah kasus korupsi yg melilit partainya pecah ke publik
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Mereka ingin mencari jalur yg aman dengan cara membuka pintu dan mempasilitasi tionghoa berhadapan dengan pribumi ,ujungnya mental semua
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Setelah mental baru kalian usung isu "kebhinekaan" ,pancasila dan NKRI sekalipun itu hanya sebuah "topeng" untuk mengamankan kalian
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Formula politik untuk mencari aman jangan sekali2 kalian gunakan ,tidak laku bahasa profesional dihadapan "nasionalisme kebangsaan"
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Cukup para oportunis dan penghianat2 bangsa yg mengusung jargon "profesional" yg memakai topeng aparatur negara ,karena mereka pedagang
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Kapan mulut pedagang bisa dijamin ? kalau sudah sampai pada titik membicarakan nasib anak bangsa ini ,mereka tak punya rasa nasionalisme
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Yg nereka miliki hanya modal "kapitalisme" bukan "nasionalisme" ,oleh dari itu kita membaca kalau blunder nasional akan meletus dimana2
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Jangan sekali2 berunding apalagi menyerahkan nasib dan masa depan bangsa ini kepada pedagang sekalipun mereka sedang berkuasa
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Mereka itu hanya pedagang ,tentu tempat dan front nya cukup berada dibelakang ,lantas kenapa kalian dorong mereka diposisi terdepan
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Pedagang2 oportunis yg memanfaatkan keadaan ,bukan berarti mereka menang dalam bermain dari percaturan di era media sosial ini
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Ada sejumlah hal yg belum mereka ketahui dibalik peristiwa skandal penistaan agama maupun skandal mega korupsi di negeri ini ?
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Hantukan sejumlah peristiwa tsb mulai terasa merobek keutuhan kita berbangsa dan bernegara ,akibat pedagang ikut2an bermain
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Mereka tidak memahami sebenarnya apa yg memicu kondisi bangsa dan negara ini sampai berada dipuncak yg mengkhawatirkan saat ini !.
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Sebenarnya kita tdk boleh mengintervensi penegakan hukum yg sedang berlangsung ,tapi kalau kasusnya berpotensi merusak bangsa bgm ?
David Ridwan Betz @davidridwanbetz
Itu kita nilai hanya sebuah kasus "cilik" saja,tapi karena ingin mereka coba untuk menekan kekuatan islam ,disini dampak blundernya tergelar
Load Remaining (44)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.