"Apa Yang Ingin Diraih Oleh Para Pendukung Ahok Selain Memperuncing Perbedaan?" by @MoneThamrin

Chirpified By @M4ngU5il
publicpolicy supporters Ahok
3
MuhHusniThamrin @monethamrin
(1) Persoalan kebangsaan dan kebhinekaan mjd lebih penting daripada soal Ahok atau sekedar hasil Pilkada DKI Jakarta
MuhHusniThamrin @monethamrin
(2) tapi bukan model kebhinekaan seperti yg dijadikan konser oleh kubu Ahokers. Lebih dari ini. Menjaga kebhinekaan jugA mau terima kalah.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(3) Ahok-Djarot kalah telak pada Pilkada DKI putaran dua, 19 April silam. Selisih angkanya nyaris 16%.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(4) Anies-Sandi memperoleh 57,96%. Sedangkan paslon petahana cuma mengantongi suara 42,04%.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(5) Kubu Ahok tentu kecewa dan lagi dgn hasil tsb. Sesuatu yg tdk mereka duga. Kemenangan sdh mereka bayangkan sejak Pilkada di mulai.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(6) tak kurang PDIP, Golkar, Nasdem, atau Hanura berada di belakang Ahok-Djarot. Belum lagi konon kucuran dana dari para taipan.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(7) Kesombongan dan keyakinan menang membuat kubu Ahok seolah tidak bisa menerima kekalahan yg tidak mereka perhitungkan.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(8) Ketimbang menerima kekalahan para Ahoker justru membanjiri Balai Kota dengan karangan bunga dan balon, seolah menjadi perlawanan.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(10) Dalam sebuah pertempuran, ada pemenang juga ada yang kalah. Itu biasa. Tapi tidak untuk kubu Ahok dan pendukungnya.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(11) Di putaran pertama AHY yang tak dapat ikut pada putaran kedua dengan legowo menerima kekalahan & memberi selamat pd 2 Paslon lain.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(12) AHY justru menitipkan pentingnya menjaga pluralisme, kebangsaan dan kesatuan dalam persaingan Pilkada. Persatuan lbh penting.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(13) namun apa yg dicontohkan AHY dan pendukungnya tak terjadi paska putaran kedua Pilkada DKI Jakarta. Perentangan menjadi semakin tajam.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(14) Hasil sidang putusan hakim terhadap Ahok pada tanggal 9 Mei lalu justru semakin memperuncing pertentangan tersebut.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(15) Putusan hakim tak diterima oleh para pendukung Ahok dan menganggap hakim mendapat tekanan dlm pengambilan keputusan
MuhHusniThamrin @monethamrin
(16) Layaknya seorang martir, Ahok dielukan oleh para pendukungnya sebagai simbol kebhinekaan & mjd tumbal dari hilangnya kebhinekaan.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(17) Dlm versi pendukung Ahok, visi kebangsaan dan kebhinekaan vs radikalisme yg non kebhinekaan dan kebangsaan.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(18) Para pendukung Ahok memadati halaman penjara Cipinang saat Ahok diputuskan hakim utk ditahan.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(19) dlm orasi kubu Ahok menyalahkan putusan hakim yg dianggap sewenang-wenang. Rejim Jokowi pun disalahkan yg dianggap lbh buruk dari SBY
MuhHusniThamrin @monethamrin
(20) Aksi berlangsung hingga larut malam dan mendorong aparatus Pemerintah kemudian memindahkan Ahok ke mako Brimob di kelapa dua.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(21) disusul dgn aksi menyalakan lilin di beberapa tempat oleh pendukung Ahok pada tanggal 10 Mei kemarin, termasuk di tugu proklamasi.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(22) Tak kurang Djarot yg baru diangkat menggantikan Ahok sbg Gubernur mengajukan surat penangguhan penahanan Ahok. Sesuatu yg tak layak.
MuhHusniThamrin @monethamrin
(23) Gagal move on menjadi tuduhan kepada kelompok pendukung Ahok. Tdk mau menerima kekalahan di Putaran kedua Pilkada DKI Jakarta
MuhHusniThamrin @monethamrin
(23) Perang twiter mengiringi aksi yang ada di lapangan. Tak lupa dengan berbagai meme dan video yg tersebar di media Social
MuhHusniThamrin @monethamrin
(25) Lalu apa yg akan didapat? Secara hukum dgn keputusan KPUD pemenang Pilkada DKI Jakarta adalah Anies dan Sandi.
Load Remaining (33)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.