Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

MENANG KALAH MEMBENTUK KEPRIBADIAN MENJADI SEORANG "KSATRIA" by: @JOHNYSIBUEA

Nilai Filosofis yang dipetik dari Putaran-2 Pilkada DKI
0
Pourquoi @JohnySibuea

2. Itu adlh pernyataan tentang niat pengabdian seorang anak manusia yang bernama Ahok, yg tdk luruh oleh peristiwa kekalahan.

21/04/2017 19:36:28 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

3. Entah di mana niat itu akan dijalankannya. Tuhan tahu ketulusan suatu niat. Pengabdian tdk pernah mengenal tempat dan dan waktu.

21/04/2017 19:36:50 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

4. Yang jelas, Pak Ahok memang bukan termasuk kelas pecundang. Biasanya karakter pecundang adlh sulit utk menerima suatu kekalahan.

21/04/2017 19:37:07 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

5. Dan untuk selanjutnya, coba cermati wajah kedua orang ini setelah selesai pertarungan Pilkada yl: pic.twitter.com/CPmdWroExT

21/04/2017 19:38:04 WIB
Expand pic
Pourquoi @JohnySibuea

6. Setiap orang memiliki penafsiran terhadap apa yang tergambar dalam foto itu.

21/04/2017 19:38:27 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

7. Wajah Ahok menyiratkan tentang kelegaan jiwa tanpa beban ataupun kesedihan oleh karena kekalahan itu.

21/04/2017 19:38:47 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

8. Banyak orang biasanya menginginkan wajah Photogenic. Tetapi yg agak aneh adalah wajah Anies yg malahan jauh dari kesan photogenic.

21/04/2017 19:39:14 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

9. Padahal hari itu adlh hari pertamanya setelah kemenangan. Seharusnya wajah itu dipenuhi binar2 kegembiraan dan cahaya kebahagiaan.

21/04/2017 19:39:45 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

10.Apakah Anies telah memulai pasang wajah “JAIM” karena ego kemenangan mulai membentuk dirinya?

21/04/2017 19:40:11 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

11. Ataukah karena masih tersisa kemarahan yg dilampiaskannya lewat wajah yg tak ramah itu? Ini komen @PartaiSocmed utk gambar itu: pic.twitter.com/t2vZymQbMn

21/04/2017 19:41:24 WIB
Expand pic
Pourquoi @JohnySibuea

12. Tapi sudahlah, apapun yang diperlihatkan, saya akan tetap berpegang kepada satu quote yg mengatakan “wajah adalah gambaran hati”.

21/04/2017 19:41:55 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

13. Jadi untuk interpretasi terhadap wajah yg diperlihatkan oleh yg menang dan yang kalah itu, silahkan saja dibuat sendiri2.

21/04/2017 19:42:16 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

14. Tapi dari semua itu, ada yang lebih penting bagi sy dari pilkada DKI ini, yaitu banyaknya ajaran filsafat kehidupan yg sy peroleh.

21/04/2017 19:42:40 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

15. Yang pertama adlh kriteria “berprestasi” yg ternyata mulai ditinggalkan oleh banyak orang dalam membentuk preferensi memilih.

21/04/2017 19:43:08 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

16. Dlm hal ini filosofi “kekeliruan sesaat dpt menjd penyesalan seumur hidup” terbukti tdk lagi menjadi referensi.

21/04/2017 19:43:31 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

17. Padahal ada ajaran filosofi ttg etos kerja yg mengatakan “jenius adlh 1% inspirasi dan 99% bekerja”.

21/04/2017 19:43:56 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

18. Mudah2an sj filosofi etos kerja itu tidak berubah menjd 99% inspirasi dan 1% kerja.Biasanya inspirasi lbh disukai oleh para motivator.

21/04/2017 19:45:32 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

19. Yang kedua : menang dan kalah dapat menjadi pembentuk kepribadian utk menjd seorang ksatria”.

21/04/2017 19:46:03 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

20. Ahok telah memberi contoh ttg bagaimana seorang ksatria menerima kekalahan, pun demikian dg para pendukungnya. pic.twitter.com/S52ihIYoVm

21/04/2017 19:46:48 WIB
Expand pic
Pourquoi @JohnySibuea

21. Yang dikhawatirkan justru kemenangan malahan akan membentuk kesombongan yg akan me-mutar2kan nilai takwa: pic.twitter.com/gD6pt3okeJ

21/04/2017 19:47:42 WIB
Expand pic
Pourquoi @JohnySibuea

22. Ketiga : kemarin sy membaca satu kata2 bijak yg mengatakan “prestasi akan terpateri di batu, janji akan terukir di debu”

21/04/2017 19:48:15 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

23. Mata saya terpaut kpd kalimat pertama, dan imajinasipun melayang :

21/04/2017 19:49:04 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

24. Prestasi yang terpahat pada batu adlh sesuatu yg tersimpan di memori, tidak akan habis terkikis, tdk akan hilang kalaupun diterjang.

21/04/2017 19:49:40 WIB
Load Remaining (12)

Comment

No comments yet. Write yours!