Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Sejarah Pilu Pembantaian Non-Pribumi oleh Nationalisten di Masa 'Periode Bersiap' by @yoyen

Tak disebut-sebut di buku sejarah, "Periode Bersiap" adalah masa di pascakemerdekaan Indonesia ketika kelompok Nationalisten (Pemuda Bambu Runcing) membantai orang-orang non-pribumi yang tinggal di Indonesia.
2
Lorraine Riva @yoyen

Hei, Kemarin tanya mertua gw apa boleh cerita pengalaman dia di kamp interniran Jepang di Cimahi. Dapet ijinnya. Nanti sore ya ceritanya.

18/04/2017 14:48:59 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Gw udah dapet ijin dari bapak mertua untuk cerita pengalamannya dia di kamp Jepang di Tjimahi. Ini ceritanya.

18/04/2017 21:48:00 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Supaya jelas, gw cerita dulu latar belakang keluarga bapak mertua ya. Kakeknya dia berasal dari Swiss, keturunan Italia.

18/04/2017 21:48:53 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Datang ke Hindia-Belanda akhir 1880an untuk kerja di VOC. Dia akhirnya menetap di Cheribon (Cirebon), nikah dengan perempuan lokal.

18/04/2017 21:49:51 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Salah satu anaknya itu bapaknya bapak mertua gw (kakek suami gw). Opa ini kerja di KNIL, bagian genie (logistik).

18/04/2017 21:50:46 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Bapaknya mertua gw ini menikah dengan oma yang keturunan Jerman dari Bangil, Jawa - Timur. Golongan ras campur aduk gitu namanya Indo.

18/04/2017 21:51:54 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Dan Indo Belanda dulu memang warga negara Belanda. Ini gw cerita dulu karena ada hubungannya dengan kamp Jepang.

18/04/2017 21:52:32 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Nah opa, oma berrumah tanggga sering pindah-pindah karena pekerjaan opa di KNIL. Bapak mertua gw lahir di Atambua, Timor.

18/04/2017 21:53:37 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Adik-adiknya lahir di Makassar, Palembang dan Tjimahi. Waktu Jepang masuk Hindia-Belanda keluarga mereka tinggal di Tjimahi.

18/04/2017 21:54:18 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Menurut bapak mertua gw yang waktu itu umur 9 - 10 tahun, ketika Jepang masuk dia denger orang bertempur, bunyi pesawat dan bom etc.

18/04/2017 21:55:25 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Satu hari si opa ngga pulang ke rumah, ternyata dia ditangkap sebagai POW (prisoner of war). Ini mulai Jepang buat kamp untuk POW dulu.

18/04/2017 21:56:15 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Kadang dia cerita malam-malam rumah penduduk sering digerebeg militer Jepang yang cari lelaki untuk masuk di kamp.

18/04/2017 21:57:13 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Karena opa KNIL keluarga tinggal di deket tangsi militer, di Gedung Ampat deket Gang Kebun Kelapa & Gang Cawu di Tjimahi.

18/04/2017 21:57:59 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Setelah ngga denger kabar dari si opa, beberapa waktu kemudian mulai Jepang mendaftar orang sipil untuk masuk kamp.

18/04/2017 21:58:44 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Menurut bokap mertua gw kriteria Jepang daftar perempuan, anak-anak dan orang tua untuk masuk kamp lihat rasnya.

18/04/2017 21:59:18 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Orang yang penampilan ras kulit putih pasti langsung masuk. Dicek juga IDnya.

18/04/2017 21:59:49 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Waktu itu bapaknya oma (kakek bapak mertua gw dari ibunya) tinggal dengan mereka. Suatu hari oma dan ibunya harus lapor di tangsi.

18/04/2017 22:00:25 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Pergi dari jam 10 pagi pulang jam 9 malam. Ngga kasih berita. Bokap mertua gw anak paling tua, ada 3 adiknya. Kelaperan mereka, kasihan deh.

18/04/2017 22:01:06 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Terus malamnya si oma dan bapaknya oma pulang. Mereka cerita musti masuk kamp. Dan musti bayar 80 gulden Jepang untuk sumbang biaya perang.

18/04/2017 22:02:00 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Bapaknya oma kan pensiunan dan si oma ngga ada pendapatan karena opa udah jadi POW ngga ada kabar. Akhirnya janjian sama Jepang boleh cicil.

18/04/2017 22:02:43 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Jadi 80 gulden Jepang boleh cicil 4 kali. Dapetnya pertama jual perabotan. Ngga lama mereka sekeluarga masuk kamp.

18/04/2017 22:03:27 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Sebelum resmi masuk kamp di Jalan Gedung Empat, Tjimahi sempet kelaparan keluarga bapak mertua gw ini. Sering banget cuma makan bubur.

18/04/2017 22:04:14 WIB
Lorraine Riva @yoyen

Beras segenggam dimakan untuk 6 orang. Kadang bapak mertua gw yang cari sayuran atau rumput-rumput yang bisa dimakan, masukkin ke buburnya.

18/04/2017 22:05:00 WIB
Load Remaining (55)

Comment

No comments yet. Write yours!