Ada Apa Di Balik Gerakan Anti Semen Indonesia? #AdaApaDenganSemen

Chirpified
0
CELOTEH @celoteh

Ada Apa Di Balik Gerakan Anti Semen Indonesia? #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 09:57:04 WIB
CELOTEH @celoteh

Hasil Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS), yang mencakup zona Rembang (CAT Watu Putih), baru saja diumumkan #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 09:57:44 WIB
CELOTEH @celoteh

Hasilnya: merekomendasikan penghentian penambangan di CAT Watu Putih oleh PT Semen Indonesia (SI). #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:00:36 WIB
CELOTEH @celoteh

Pasalnya, banyak yang bersorak-sorai menyambut hasil KLHS itu. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:00:55 WIB
CELOTEH @celoteh

Sorakan paling ramai mungkin bergema di kalangan aktivis lingkungan, penolak pabrik SI, dan petualang-petualang politik. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:01:22 WIB
CELOTEH @celoteh

Tetapi ada pihak di belakang sana yang bersorak pelan: perusahaan semen swasta dan asing. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:01:36 WIB
CELOTEH @celoteh

Mungkin ini terdengar naif. Atau mungkin ada yang menuduh ini nasionalisme kebablasan. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:02:00 WIB
CELOTEH @celoteh

Tetapi, bukankah kita harus adil seadil-adilnya sejak dalam pikiran? #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:02:31 WIB
CELOTEH @celoteh

Jadi, kalau kita cermat-cermati isu penolakan pabrik semen di Rembang, yang paling ditolak adalah Semen Indonesia. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:03:21 WIB
CELOTEH @celoteh

Padahal, di daerah Rembang, ada belasan perusahaan semen swasta yang beroperasi di sana sejak 1998. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:03:51 WIB
CELOTEH @celoteh

Sebut saja: PT Sinar Asia Fortune (SAF), PT Indonesian Comcocrown Chemical Industry (ICCI) #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:04:33 WIB
CELOTEH @celoteh

PT Amir Hajar Kilsi, PT Rembang Bangun Persada (PT Bangun Artha), dan lain-lain #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:04:54 WIB
CELOTEH @celoteh

Dari catatan PEMDA Rembang, di Rembang sudah ada 210 tambang yg telah memperoleh izin dari pemerintah & mulai beroperasi .#AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:06:46 WIB
CELOTEH @celoteh

Luas tambang mereka mencapai 820 Hektar yg terdiri dr tambang batu andesit, batu kapur (batu gamping), pasir kuarsa, dll. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:08:30 WIB
CELOTEH @celoteh

Apakah perusahaan-perusahaan tambang itu tidak mengganggu ekologi di Rembang? Kenapa hanya Semen Indonesia yang ditolak? #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:08:56 WIB
CELOTEH @celoteh

Yg paling janggal, sebagian besar penolak SI di Rembang termasuk yg menggelar aksi cor kaki di Jkt, berasal dari Kab Pati #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:12:06 WIB
CELOTEH @celoteh

Mereka memakai payung Jaringan Masyarakat Perduli Pegunungan Kendeng (JMPPK). #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:13:26 WIB
CELOTEH @celoteh

Padahal di Pati ada pabrik semen asing yg beroperasi, yakni PT Sahabat Mulya Sejati, anak PT Indocement Tunggal Prakarsa. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:14:59 WIB
CELOTEH @celoteh

Sayangnya, kita tidak pernah mendengar aksi cor semen tolak Indocement. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:15:20 WIB
CELOTEH @celoteh

Di peta persaingan semen dunia, Semen Indonesia berada di peringkat 20. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:15:41 WIB
CELOTEH @celoteh

5 besar penguasa semen dunia: Lafargeholcim (Swis), Anhui Conch (Cina), CNBM (Cina), Heidelberg (Jerman), Cemex (Meksiko) #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:17:00 WIB
CELOTEH @celoteh

Di dalam negeri, kita punya tiga BUMN semen, yaitu Semen Indonesia, Baturaja, dan Semen Kupang. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:17:23 WIB
CELOTEH @celoteh

Dari ketiganya, Semen Indonesialah yang paling besar. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:17:34 WIB
CELOTEH @celoteh

Dengan produksi 30 juta ton, Semen Indonesia bisa menjadi pemain utama dalam produksi semen di dalam negeri. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:17:49 WIB
CELOTEH @celoteh

Namun, jangan bangga dulu. Kontribusi BUMN dalam produksi semen dalam negeri hanya 34 persen. #AdaApaDenganSemen

17/04/2017 10:18:31 WIB
Load Remaining (34)

Comment

No comments yet. Write yours!