Galau itu Manusiawi

Setiap manusia selalu dihadapkan pada pilihan
0

Galau adalah kondisi bingung, kadan sedih kadang gembira,disebabkan situasi yang mengharuskan pikiran dan hati bekerjasama

Kerjasama antara hati dan pikiran yang sering tak cocok bisa menimbulkan suasana yang mendorong terjadinya reaksi kimia yang sering dianggap sebagai emosi.

Emosi terutama mampu mengendalikan pikiran (otak) yang mengerakkan sel-sel yang terkait histamin dalam tubuh manusia sehingga otak mendorong fisio mata mengeluarkan air mata

Otak dan pikiran ternyata yang paling berkuasa didalam menentukan emosi. Emosi mampu membawa manusia ke arah kebahagiaan maupun penderitaan yang temporer.

Emosi adalah realitas internal manusia dalam hal rasa merasa. Segala rasa yang dihadirkan dari pertemuan pikiran dan hati (nurani) lalu membuat manusia memikirkan dan merasakan "feel" reaksi atas sesuatu yang distimulasi otak-pikiran Mind dan hati.

Sehigga ketika Mind pikiran bingung, maka perasaan dan hati tambah bingung, kadang terpengaruh. Hati danperasaan menjadi Galau dan sedih. Padahal galau atau sedih sesungguhnya kondisi dimana Hati danPikiran sulit bekerjasama memutuskan sesuatu.

Kondisi galau adalah manusiawi, namun tak boleh berlama-lama. Paling lama galau sejam dua jam. Tidak intens. Sesudah itu bisa biasa lagi.
Manusia tidak mungkin tidk pernah Galau, karena di dalam diri manusia sendiri banyak kekuatan yang tidak bisa dia kendalikan.

Kadangkala yang mengendalikan fisik. Organ tubuh adalah fisik, yang antara lain lambung yang kruyuk-kruyuk saat lapar dan menimbulkan bunyi. Namun otak tak peduli, terus memerintahkan bekerja dan melupakan memerintahkan tangan dsb memberi makan kepada mulut

Sampai detik ini Mind /Pikiran otak yang mengalirkan sinyal listrik motorik kepada otot dan seluruh organ tubuh, termasuk jantung dan hati...Namun penguasaan sederhana sel syarat oleh manusia atas dirinya masih terbatas. Sehingga Galau itu manusiawi.

Comment

No comments yet. Write yours!