Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Duka untuk Bu Patmi, Kartini Kendeng yang Meninggal karena Serangan Jantung dalam Aksi Tolak Pabrik Semen

Bu Patmi menghembuskan napas terakhir saat perjalanan ke rumah sakit.
0
URL https://beritagar.id/ Ibu Patmi, peserta aksi 'dipasung semen' berpulang Patmi (48) meninggal dunia. Ia adalah salah seorang warga yang melakukan aksi menolak pendirian pabrik semen dengan cara menyemen kaki di depan Istana Merdeka. 3571
 Patmi (48), seorang perempuan asal Pegunungan Kendeng wafat, Selasa dini hari (21/3). Ibu Patmi, demikian ia biasa disapa, merupakan peserta aksi penolakan pabrik semen dengan cara mengecor kaki di depan Istana Merdeka, Jakarta.

 Merujuk kronologi yang disusun Koalisi untuk Kendeng Lestari, Ibu Patmi meninggal karena serangan jantung dalam perjalanan menuju ke RS St. Carolus, Salemba, Jakarta. 

 Sekitar pukul 02.30 WIB, Selasa (21/3), Ibu Patmi mengeluh badannya tak nyaman dan sempat muntah. Seorang anggota Tim Dokter lantas membawanya dari Kantor YLBHI, Jalan Diponegoro, ke RS St. Carolus, Salemba.

 Dalam perjalanan menuju rumah sakit itulah almarhumah mengembuskan napas terakhir. 

 Selasa pagi (21/3), jenazah Ibu Patmi langsung dibawa ke tempat peristirahatan terakhirnya di Desa Larangan, Tambakromo, Pati, Jawa Tengah.
Kate Walton @waltonkate

Salah seorang pejuang Kendeng, Ibu Patmi (48 tahun), meninggal dunia tadi subuh karena serangan jantung. Turut berduka cita. #akukendeng

21/03/2017 10:23:44 WIB
Kate Walton @waltonkate

Turut berduka cita atas wafatnya Ibu Patmi, salah seorang pejuang asli Pati. #akukendeng pic.twitter.com/RXXbfRmm79

21/03/2017 10:51:07 WIB
Expand pic
Andreas Harsono @andreasharsono

RIP Ibu Patmi (black dress) who died of heart attack at 3am on her way to hospital after protrsting in Jakarta m.facebook.com/story.php?stor… pic.twitter.com/Lp2NJDzvvT

21/03/2017 12:33:47 WIB
Expand pic
Jaringan GUSDURian #SalingJaga @GUSDURians

Keluarga besar Jaringan Gusdurian turut berduka cita atas wafatnya Ibu Patmi, Kartini Kendeng. Mari kita menggelar doa bersama utk beliau. pic.twitter.com/fBByjS7MdY

21/03/2017 14:05:30 WIB
Expand pic
Ganjar Pranowo @ganjarpranowo

Innalillahi wainna illaihi rojiun, semoga almh ibu Patmi khusnul khotimah..

21/03/2017 14:12:02 WIB
Faiza Mardzoeki @FaizaMardz

Turut Berduka.. Ibu Patmi, presente ! #AkuKendeng pic.twitter.com/sgwX1tKhux

21/03/2017 11:26:00 WIB
Expand pic
Expand pic
sarasdewi @sarasdewi

Tubuh telah kembali kepada alam, tapi ruh perjuangan hidup didalam dulur-dulur semua. Beristirahatlah Ibu Patmi. pic.twitter.com/fdKETHITbI

21/03/2017 13:46:31 WIB
Expand pic
Burhan batik tulis @Burhanudinmoh

Menang atau kalah tetaplah maju Industri menghancurkan negeri Kendeng teruslah lestari Selamat jalan ibu patmi pic.twitter.com/Yw9YM57ARU

21/03/2017 15:23:50 WIB
Expand pic
Jeparapedia @Jeparapedia

Turut berduka untuk Ibu Patmi, Kartini Kendeng yg meninggal dunia krn serangan jantung dlm aksi tolak pabrik semen hari ini. pic.twitter.com/aKXbDeOHAN

21/03/2017 15:34:21 WIB
Expand pic
Women Research Inst. @WRI_Indonesia

Kami segenap keluarga besar WRI berduka cita yg sedalam2nya atas kepergian Ibu Patmi. Perjuanganmu tdk akan dilupakan, Ibu. #KartiniKendeng pic.twitter.com/1McvaTWOQb

21/03/2017 15:41:19 WIB
Expand pic
L-mira @misolu

Seharian ini sy gundah memikirkan & mengkhawatirkan perempuan2 pemberani ini. Di sisa hari ini sy menangis & mendoakan kepergian ibu Patmi. twitter.com/niikeens/statu…

21/03/2017 15:58:59 WIB
Yuta Watanabe @izwan_dwi

Ingin menangis rasanya , selamat jalan ibu patmi .

21/03/2017 15:34:47 WIB
Lila @Tibriziyah

@GUSDURians @infobencana ya Allah gusti 😭😭😭😭😢😢😢

21/03/2017 14:51:17 WIB
Rumadi Ahmad @Rumadi04

Ibu Patmi, mugi2 panjenengan husnul khotimah. Semoga semangatmu tidak padam.

21/03/2017 15:32:03 WIB
Niken Anjar Wulan @nikenAwulan

Wajah ibu Patmi mengingatkanku pada wajah ibuku dan wajah ibu2 petani di kampungku. Entah mengapa hari ini berjalan lamban dan terasa sesak

21/03/2017 15:39:15 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!