1
Erykar @erikarlebang
Seorang sahabat meninggal mendadak karena asma. Langsung beberapa pertanyaan muncul, "sebegitu mematikan asma?" Kudu diluruskan dulu
Erykar @erikarlebang
Asma secara sederhana bisa digambarkan dengan membengkaknya saluran bronkial yang fungsi utamanya membawa udara masuk keluar paru paru
Erykar @erikarlebang
Otomatis kondisi ini buat seseorang jadi kesulitan bernafas. Secara medis penanganannya diarahkan ke sisi melebarkan sisi pembengkakan itu
Erykar @erikarlebang
Biasa dikenal dengan istilah bronchodilating. Masalahnya teknik populer ini punya resiko efek samping apalagi bila dijadikan sandaran utama
Erykar @erikarlebang
Selain ketergantungan yang menurunkan kapasitas tubuh dalam melakukan pernafasan dari waktu ke waktu, ada juga beberapa masalah populer
Erykar @erikarlebang
Iritasi tenggorokan, sakit kepala, kehilangan nafsu makan, perubahan rasa di lidah, gelisah, cemas, gugup, gemetar, berkeringat diantaranya
Erykar @erikarlebang
Kini pendekatan holistik, mulai dilakukan untuk menjadi solusi asma secara lebih permanen. Ya, perubahan gaya hidup
Erykar @erikarlebang
Ada banyak hal lain yang bisa memicu masalah asma, selain faktor genetika atau sensitivitas tubuh terhadap stimulan seperti debu atau udara
Erykar @erikarlebang
Dokter Batmanhelidj, penulis buku terkenal tentang kaitan erat kesehatan dan hidrasi, menyoroti masalah asma dan ketersediaan cairan tubuh
Erykar @erikarlebang
Dia menyinggung: minum yang kurang, kebiasaan yang mengurangi cairan tubuh adalah salah satu pemicu asma yang kian buruk dari waktu ke waktu
Erykar @erikarlebang
Minum yang kurang jelas lah ya. Kebiasaan pengurang cairan tubuh? Banyak! Dan sayang sering dilakukan sebagai kebiasaan dan dianggap sehat
Erykar @erikarlebang
Anda rutin konsumsi kopi dan teh? Itu kebiasaan minum yang sebenarnya malah mengurangi cairan tubuh. Anda rutin olahraga keras? Sama juga
Erykar @erikarlebang
Apalagi olahraga lari jarak menengah-jauh yang kini tren. Saya punya teman yang cukup bodoh untuk akhiri olahraga dengan minum alkohol
Erykar @erikarlebang
Itu aktivitas pengurang cairan tubuh yang dikompensasi dengan minum pengurang cairan lainnya. Kalau dia satu saat sakit parah, gak aneh
Erykar @erikarlebang
Apa kaitannya dengan asma? Sel yang kekurangan cairan mudah sekali malfungsi. Jaringan meradang, terlalu sensitif pada stimulan? Itu contoh
Erykar @erikarlebang
Sel yang kekurangan cairan akan bentuk dinding otot diafragma, yang menggerakkan paru-paru, cenderung menggetas dan sulit bergerak leluasa
Erykar @erikarlebang
Kalau performa parunya turun, ya efeknya akan sama dengan asma via pembengkakan saluran bronkial. Malah bisa terjadi berbarengan Fatal
Erykar @erikarlebang
Otot diafragma buruk dikutip Dr. Gay Hendricks, di buku Conscious Breathing, "asma lebih gambaran problem pola nafas ketimbang penyakit"
Erykar @erikarlebang
Dia deskripsikan penderita asma lebih sering menarik nafas terlalu dalam dan sering serta mengeluarkan nafas terburu-buru. Ini tipikal
Erykar @erikarlebang
Penderita asma acap terlihat panik saat bernafas dan gunakan bantuan bahu untuk menarik serta mengeluarkan nafas. Bukannya otot diafragma
Erykar @erikarlebang
BKS #Iyengar pakar #yoga dunia mempergunakan latihan postur sebagai upaya untuk perbaiki kerja otot diafragma sehingga pernafasan lebih baik pic.twitter.com/YG1xy8diXv
Expand pic
Erykar @erikarlebang
Itu sebabnya tradisi #Yoga #Iyengar menjadi salah satu rujukan terdepan dalam mengatasi masalah kesehatan, termasuk asma, di pakem holistik pic.twitter.com/MIpOpJAmPr
Expand pic
Erykar @erikarlebang
Awal dekade 80-an, Dr. Robin Monro mencoba #yoga untuk 226 penderita asma di London, berlatih minimal 2 jam perminggu selama selama setahun
Erykar @erikarlebang
Pasca dicek ulang, 88% penderita tersebut memperlihatkan kemajuan signifikan, kalau tidak bisa dibilang sembuh total!
Erykar @erikarlebang
Satu lagi pembunuh lain dari sisi asma yang kurang disadari banyak orang. Program pelangsingan tubuh, bisa lewat obat atau aktivitas
Load Remaining (3)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.