"AHOK DIDUKUNG DEMOKRAT, LULUNG DIPECAT, GERINDRA GOYAH"

Chirpified
2
Pasarwarga @pasarwargacom
"AHOK DIDUKUNG DEMOKRAT, LULUNG DIPECAT, GERINDRA GOYAH" - a-r pic.twitter.com/lKlIBpHnCj
Expand pic
Pasarwarga @pasarwargacom
Jokowi bertemu dengan SBY di saat yang tepat. Sebelum putaran kedua Pilkada, pertemuan Jokowi-SBY itu amatlah penting.
Pasarwarga @pasarwargacom
Berkat pertemuan itu, kini hubungan Jokowi-SBY kembali jernih. Para kader Demokratpun mendapat angin semilir nan segar dari SBY.
Pasarwarga @pasarwargacom
Setiap kader dan para simpatisan Demorat, diberi kebebasan untuk memilih Ahok.
Pasarwarga @pasarwargacom
Bisa dipastikan bahwa SBY seperti pada Pilpres 2014 lalu, akan tetap berdiri netral alias nonblok.
Pasarwarga @pasarwargacom
Secara kepartaian, Demokrat tidak menyatakan dukungan secara resmi kepada Ahok. Namun kader² Demokrat sudah banyak yg ngefans kepada Ahok.
Pasarwarga @pasarwargacom
Sebut saja Ruhut Sitompul dan Hayono Isman, sudah duluan mendukung mati-matian Ahok.
Pasarwarga @pasarwargacom
Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Adjeng Ratna Suminar sebagaimana dilansir JPNN.com,
Pasarwarga @pasarwargacom
menyatakan kader-kader partainya dibebaskan dalam memilih pada Pilkada DKI putaran kedua.
Pasarwarga @pasarwargacom
Menurut Adjeng, SBY sbg ketua umum Demokrat tdk menginstruksikan kader² partai Demokrat utk memilih pasangan tertentu pd 19 April mendatang.
Pasarwarga @pasarwargacom
“Kami dibebaskan kok untuk memilih”, kata Adjeng di sela-sela deklarasi dukungan Gerakan Relawan Agus-Sylvi (Gerasi)..
Pasarwarga @pasarwargacom
kepada duet Ahok-Djarot di Jalang Talang, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 13 Maret 2017.
Pasarwarga @pasarwargacom
Alasan Adjeng memilih Ahok-Djarot karena pasangan ini sudah terbukti kinerjanya melalui Kartu Jakarta Pintar, Kartu Jakarta Sehat,
Pasarwarga @pasarwargacom
dan pelayanan warga sangat baik. “Ahok-Djarot sudah teruji, kenapa harus pilih yang lain?” ucap Adjeng.
Pasarwarga @pasarwargacom
Kinerja luar biasa Ahok dalam membangun Jakarta sudah sangat sejalan dengan spirit Demokrat.
Pasarwarga @pasarwargacom
Demokrat kini telah berubah dan mulai terlihat waras untuk mendukung pemimpin Jakarta yang tegas,
Pasarwarga @pasarwargacom
profesional, transparan, bersih, terbukti kinerja secara nyata dan menciptakan kesejahteraan bagi warga. Dan itu ada dalam diri Ahok-Djarot.
Pasarwarga @pasarwargacom
Pasangan gubernur ini, sudah sangat jelas memiliki program pro-rakyat dan konsisten dalam pemberantasan korupsi.
Pasarwarga @pasarwargacom
Sementara itu keras kepalanya Lulung yang tidak mau mendukung Ahok, membuat Ketua Umum Djan Faridz berang.
Pasarwarga @pasarwargacom
Hari Senin kemarin, 13 Maret 2017, Lulung resmi dipecat dari PPP.
Pasarwarga @pasarwargacom
Menurut Dzan Faridz, karena Lulung keras kepala dan lebih memilih mendukung Anies-Sandi, maka partai harus bertindak tegas.
Pasarwarga @pasarwargacom
Lulung jelas telah bertindak menyalahi anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) di partai PPP.
Pasarwarga @pasarwargacom
“Betul (Lulung dipecat red) karena melanggar AD/ART partai,” ujar Djan melalui layanang pesang singkat kepada wartawan.
Pasarwarga @pasarwargacom
Djan menegaskan bahwa pemecatan atas Lulung  diambil berdasar keputusan DPP PPP.
Pasarwarga @pasarwargacom
Selain Lulung dipecat dari keanggotaan PPP, Lulung juga dipecat dari kursi pimpinan wakil ketua DPRD DKI Jakarta.
Load Remaining (25)

Comment