0

Beberapa hari kemarin sempat heboh hal ini...

goenawan mohamad @gm_gm
Alm. Ibu Hindun, wafat dan jenazahnya ditolak disholati di Setiabudi, Jkt, karena ia pendukung Ahok. pic.twitter.com/OSN8UiqUn4
Expand pic
Mohamad Guntur Romli @GunRomli
Jenazah Nenek Ini Dilarang Dishalatkan di Mushala Krn Dukung Ahok tabloidbintang.com/articles/beritā€¦ baru melayat brsama @nongandah & @RennyFernandez pic.twitter.com/xrBJwZy9cp
Expand pic
Expand pic
Expand pic

Hindun binti Raisman yang meninggal dunia pada Selasa (7/3) lalu ini tak bisa dishalatkan di mushalla sekitar tempat tinggalnya di Karet Setiabudi. Penyebabnya hanya karena almarhumah mencoblos pasangan Ahok- Djarot pada pemungutan suara Pilkada DKI Jakarta 15 Februari lalu.

URL Tabloidbintang.com 19035 Jenazah Nenek 78 Tahun Ini Dilarang Dishalatkan di Mushala Karena Semasa Hidup Mendukung Ahok Nenek yang tinggal di Jal. Karet Karya 2, RT 009 RW 02, Setiabudi, Jakarta Selatan, ini tak bisa dishalatkan di mushalla sekitar tempat tinggalnya karena pendukung Ahok.
Nisha @CINT4KU_421
@GunRomli @Tomi2807 @nongandah @RennyFernandez astaqfirullah ...keterlaluan bngt sih...dosa besar itu bang.
penyayang kucing šŸˆšŸ˜» @Davina_anggeny
@GunRomli @nongandah @RennyFernandez saya ingin tau bagai mna..jika kelak nnti keluarga mereka. mengalami hal yg sama kluarga Alm nenek ini,

Namun...

Ketua RW 05, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Ishak mengatakan pihaknya dan warga RT 03 yang telah membantu proses pemandian dan pengafanan jenazah almarhumah nenek Hindun, menyayangkan salahnya berita yang berkembang di media online dan televisi.

URL Republika Online 13900 Ketua RW Sayangkan Pemberitaan Salah Soal Nenek Hindun | Republika Online REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Berkembangnya berita terkait nenek Hindun (78) warga RT 09/RW 05 Karet, Setiabudi yang disebut ditolak disholatkan di musala karena berbeda pilihan politik di Pilkada DKI, meresahkan...
IG: Nong Andah Darol Mahmada @nongandah
Percayalah pd info versi korban & yg pertama. Setelah itu mah pastinya cuma pembelaan aja krn mrs bersalah atau malu krn udh tersebar luas šŸ˜Š twitter.com/bundabaik/statā€¦

Dan ternyata...

IG: Nong Andah Darol Mahmada @nongandah
Ini yg pertama nulis ttg jenazah ibu Hindun yg ditolak disolatkan di mushola.spt yg udh aku blg, percayalah dg info awal & dari pihak korban pic.twitter.com/cXoKcjdcdK
Expand pic
BunCai @bundabaik
Itulahkan ... kok bisa2nya Republika nulis kata pak RW ... ohiya pak RW gamo disalahin dong yes .. twitter.com/nongandah/statā€¦
IG: Nong Andah Darol Mahmada @nongandah
RW ngelayat aja ngga kok,RT yg sibuk skrg terima wwcr media itu ngga bantu urus surat, datang cuma nyerahin dana saweran warga,versi kelg ya twitter.com/bundabaik/statā€¦

Penjelasan dari pihak terkait...

Pandji Pragiwaksono @pandji
Cukup nge-cover dua sisi. Silakan dibaca & disimpulkan. Kesimpulan gue, gara2 pilkada yg panas, jadi mudah terbakar. twitter.com/liputan6dotcomā€¦

Penjelasan pihak keluarga

Neneng, anak dari Hindun menceritakan saat itu dia dan keluarganya ingin agar jenazah Hindun disalatkan di mushola. Namun, ditolak oleh Ustaz Ahmad Syafii lantaran tidak ada orang di musala. Selain itu, tak ada orang yang menggotong jenazah Hindun ke musala. Sehingga Ustaz Ahmad Syafii mensalatkan Hindun di rumahnya.

Sebelumnya, ketika Pilkada DKI empat petugas KPPS mendatangi rumah mereka untuk meminta Hindun ikut mencoblos. Tapi karena kondisi fisik Hindun yang ringkih, dia menolak datang ke TPS. Tapi, petugas tetap ingin mengambil suara Hindun.

*Dengan kondisi sudah tua, kemungkinan Hindun hanya sekedar nyoblos yang kebetulan nomor dua. Akhirnya ketika Hindun meninggal dan mau disalatkan, warga mempergunjungkan pilihannya tersebut. Dan keputusan Ahmad Syafii untuk mensalatkan ibunya di rumah dianggap sebagai keputusan atas spanduk yang dipasang di musala.

Penjelasan Ust yang menshalati jenazah

Penjelasan dari Ust Syafii yang menshalati jenazah, pilihan untuk menshalati jenazah Hindun di rumahnya karena tak ada kaum lelaki yang akan mengangkat jenazahnya ke musala. Terlebih, kata dia saat mau disalati, penggali kubur sudah menelepon dirinya agar jenazah cepat diantarkan untuk dikuburkan.

Meski begitu, Syafii mengakui telah menolak permintaan keluarga agar jenazah Hindun disalatkan di musala. Sebab, kata dia, saat itu dirinya sudah diburu waktu. Apalagi, mobil yang akan membawa jenazah Hindun ke musala terjebak macet. Sehingga tak ada warga yang membawa jenazah Hindun ke musala.

Hal ini juga dibenarkan tiga orang warga sekitar yang meminta namanya tak disebut. Salat untuk jenazah Hindun memang tak dilakukan di mushala dan sekumpulan warga yang ingin menyelenggarakan jenazahnya memang tertahan karena macet.

URL liputan6.com 31264 Jenazah Nenek Hindun Ditelantarkan Warga Setelah Pilih Ahok Hanya seorang ustad yang datang mensalatkan jenazah Nenek Hindun di rumahnya.
Load Remaining (7)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.