1
Effendi @eae18
- Desember 2007 di Kenduri Cinta, saya ajak sahabat @Alfiantmf.Saya bicara Kristenisasi di Media Grup. Afian Tanjung, kristenisasi di warga
Effendi @eae18
- Acara KC sampai pagi. Cak Nun beri wejangan bahwa kita tak benci Kristen. Tapi ada beberapa fakta yg hrs diungkap soal kristenisasi
Effendi @eae18
- Orang menduga saya sakit hati. Kenapa baru ungkap setelah keluar. Saya ungkap dan saya gedor selama saya bekerja. Tanya ke teman2 MI
Effendi @eae18
- Prinsip saya, media mainstream, yang tak berlabel agama, tak boleh dijadikan alat propaganda agama. Agama apapun termasuk Islam
Effendi @eae18
- Kalau mau jadi media dakwah, sekalian berlabel dakwah seperti Republika. Media Indonesia dan Kompas itu media umum.
Effendi @eae18
- Publik punya hak untuk mendapatkan informasi. Berita adalah fakta. Tak boleh ditelikung oleh kepentingan agama tertentu #Mediaumum
Effendi @eae18
- Ada banyak risiko jika kita ungkap informasi fiktif. Keluar dari fakta. Risiko dari segi pemasaran, iklan dan pembaca.
Effendi @eae18
- Kompas dan Media Indonesia juga MetroTV, bukan alat propaganda agama. Artinya, tak boleh ada pesan terselubung. Faktanya tidak
Effendi @eae18
- Media Grup berkali-kali disomasi ormas Islam sejak lama. Tapi somasi selalu berakhir dengan damai. Dan ke depan, mereka berulah lagi
Effendi @eae18
- Pernah ketika Bang @mahendradatta dkk ormas Islam datang ke Media Indonesia. Protes atas pemberitaan yang sudutkan Islam
Effendi @eae18
- Di tengah pertemuan, Bang @mahendradatta pulang. Saya tanya, kenapa pulang Bang? Dia jawab, ternyata Elman juga Muslim. Loh kata siapa?
Effendi @eae18
- Bang @mahendradatta bilang kata Djafar Assegaf dan Tuti Adhytama. Wah. Saya bilang antum dibohongi Bang. Elman itu Kristen
Effendi @eae18
- Assegaf dan Toeti Adhytama terpaksa memanipulasi identias Elman yang sebenarnya untuk meredam kemaraham kawan-kawan Ormas Islam
Effendi @eae18
- Pernah juga disomasi soal editorial yang memojokan Palestina. Penulis Laurens Tato. Inti editorial, persoalan Palestina bukan soal agama
Effendi @eae18
- Karena bukan persoalan agama, umat Islam Indonesia tak perlu membela. Ada 150 lebih fax ke redaksi. Menggugat. Tapi tak kapok jg
Effendi @eae18
- MetroTV tak kapok juga. Ketika siarkan dialaog dengan label “Pola Rekrutmen Teroris Muda". Ini bicara Rohis yang dianggap sarang teroris
Effendi @eae18
- Menurut Prof. Dr. H.M. Bambang Pranowo, peneliti soal teroris, MetroTV memanipulasi fakta yang saya sampaikan dg label yg provokatif
Effendi @eae18
- Saya ketemu Prof Bambang di rumah Fachry Ali. Dia bilang Metro tak koordinasi judul infografis.Ada tulisan, “Awas, Generasi Baru Teroris!”
Effendi @eae18
- Kasus soal rohis yang dianggap sarang teroris pecahkan rekor aduan ke KPI. Ada 29.730 pengaduan ke KPI terkait acara Metro. Tak kapok jg
Effendi @eae18
- Saya bingung. Sudah banyak protes dan somasi ke Media Grup, tetap saja tak berubah. Mereka merasa dekat dg Dewan Pers dan KPI
Effendi @eae18
- Ujung-ujungnya, mereka yakin protes dan somasi akan berakhir damai di Dewan Pers dan KPI. Lagi-lagi umat Islam yang dirugikan kalah.
Effendi @eae18
- Umat Islam mayoritas. Tapi minoritas dalam soal penguasaan jaringan media. Media-media mainstream dikuasai cukong Cino dan Non Muslim
Effendi @eae18
- Para elit redaksi media mainstream mmg dekat dengan kawans Dewan Pers dan KPI. Kedekatan ini bikin mereka nyaman jk ada kasus pemberitaan
Effendi @eae18
- Di tepi lain, partai-partai yang tak punya media, gampang dihabisi. Partai Demokrat harusnya punya media. Golkar, Nasdem, Perindo, punya
Load Remaining (7)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.