0
Amalita @chaaeeee
berawal dr sms nanya kelas ekstensi FT sama Kak Hellda saya jd tahu kalo ternyata seorang #NERS itu beda sama perawat biasa !
Amalita @chaaeeee
(1) di ruang lingkup Rumah Sakit misalnya >> Jaman sekarang RS2 itu lebih banyak nerima lowongan buat Perawat D3 drpada lowongan #NERS
Amalita @chaaeeee
(2) kenapa begitu ? yaa terkait sama biaya buat gajinya juga. biasanya kalo perawat D3 masih bsa digaji lebih rendah drpada #NERS .. -c-
Amalita @chaaeeee
(3) dgn kayak gtu kan RS bisa meminimalisir pengeluaran, padahal sebenernya RS2 di Indonesia itu butuh banget looh tenaga #NERS .. -c-
Amalita @chaaeeee
(4) #NERS itu ga cuma 'menuruti' perintah dokter untuk meriksa keadaan pasien dan lainnya, tp #NERS juga melakukan tugasnya dengan bbrpa -c-
Amalita @chaaeeee
(5) pendekatan eg: psikologis, gimana caranya buat ngebangkitin semangat si pasien yg contohnya terkena kanker/penyakit berat lainnya -c-
Amalita @chaaeeee
(6) disinilah peran #NERS yang lebih besar dibandingkan dengan perawat biasa. Tp kenyataannya RS2 blom bnyak yg 'berani' nerima NERS -c-
Amalita @chaaeeee
(7) jadi jangan salahin kalo banyak WNI sendiri yg berobat ke LN, salah satu sebabnya krn mereka para perawat kebanyakan blm memahami .. -c-
Amalita @chaaeeee
(8) 'merawat pasien' yg gak cuma sekadar ngikutin perintah dokter. Para pasien yang 'lari' berobat ke LN mngkn krn kurang puas kali yaa -c-
Amalita @chaaeeee
(9) dengan pelayanan para perawat di RS2. Nah, kenyataan yg ada skrg juga sangat mencengangkan loo! Yg hrusnya RS ini membutuhkan banyak -c-
Amalita @chaaeeee
(10) tenaga #NERS malah lebih memilih untuk memakai tenaga perawat D3 biasa yg 'didikannya' beda sama NERS. -c-
Amalita @chaaeeee
(11) ini berbanding lurus sama makin menjamurnya Akper yg memproduksi para perawat bukan NERS. memperbesar lap. kerja buat lulusan AKPER -c-
Amalita @chaaeeee
(12) dan 'mengabaikan' para #NERS yang capek2 menuntut ilmu. Bukan mengabaikan dlm arti sebenarnya tp u/ sementara tdk menerima NERS -c-
Amalita @chaaeeee
(13) untuk diperkerjakan. Salah satu faktor yg td disebutkan, misalnya masalah uang yg lbh bnyak dikeluarkan u. para #NERS -c-
Amalita @chaaeeee
(14) lalu para #NERS ini kemana ? kalo msh dalam ruang lingkup RS mereka biasanya yang jadi kepala ruangan atau manajer keperawatan RS -c-
Amalita @chaaeeee
(15) kalo di luar RS, para #NERS ini biasanya banyak yg pindah jalur. terjun ke pendidikan atau managemem keperawatan . -c-
Amalita @chaaeeee
(16) yang berkontribusi di penelitian juga ada , biasanya itu para #NERS juga. S2 keperawatan bahkan S3 nya.
Amalita @chaaeeee
(17) tp coba deh kita flashback ke tweet2 td, kalo kebanyakn #NERS ga terjun langsung ke pasien,pasti para pasien itu kehilangan beberpa -c-
Amalita @chaaeeee
(18) persen motivasi untuk bertahan karena kekurangan satu orang untuk menyemangati mereka. sbnernya fungsi #NERS ga cuma itu aja -c-
Amalita @chaaeeee
(19) tapi seenggaknya kita bisa lebih memahami perbedaan dan kelebihan seorang #NERS daripada perawat biasa. -c-
Amalita @chaaeeee
(20) Smoga para petinggi RS diluar sana bisa lebih memahami arti seorang #NERS daripada sekadar perawat, Yaa itung2 mningkatkan kualitas -c-
Amalita @chaaeeee
(21) pelayanan RS yang diisi dengan berbagai macam orang yang kompeten dan ahli di bidangnya. Ga cuma yang sekadarnya aja -c-
Amalita @chaaeeee
(22) gak berani ? terhambat masalah uang? itu no. sekian. kalo output yang kita kasih ke pasien lebih bagus, pasien jg phm kok bagaimana -c-
Amalita @chaaeeee
(23) memberi apresiasi lebih ke RS yang 'melayaninya' dengan baik. There is a will there's a way ! :) -c-
Amalita @chaaeeee
(24) lagi2 semua pst kbli ke struktural sistemnya sih. kl struktural fungsionalnya udh bagus & paham, pasti kebawahnya g disangsikan lg -c-
Load Remaining (1)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.