0
Suara Lawu @SuaraLawu
Mau Jadi Menteri, INDEF ‘Suguhkan’ Data Kegagalan Dwi Soetjipto pic.twitter.com/KHbhJwECEM
Expand pic
Suara Lawu @SuaraLawu
1. Peneliti Institute for Development of Economic and Finance (INDEF), Mohammad Reza Hafiz, meminta Presiden @jokowi mengkaji kembali
Suara Lawu @SuaraLawu
2. Bila ada rencana mengangkat Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara @KemenBUMN
Suara Lawu @SuaraLawu
3. Sebagai bahan pertimbangan, Reza mengungkapkan catatannya mengenai jejak rekaman Dwi Soetjipto
Suara Lawu @SuaraLawu
4. Menunjukkan banyak kegagalan dalam mengelolanya perusahaan @PTPERTAMINA .
Suara Lawu @SuaraLawu
5. “Beberapa catatan saya mengenai Dwi Soetjipto, kemampuannya masih belum teruji untuk memimpin BUMN,” kata Reza, Selasa (5/4).
Suara Lawu @SuaraLawu
6. Dia memaparkan kinerja Pertamina sepanjang tahun 2015 atau setelah Dwi Soetjipto menjabat sebagai Dirut
Suara Lawu @SuaraLawu
7. Secara finansial @PTPERTAMINA mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
Suara Lawu @SuaraLawu
8. Hal demikian bisa dilihat dari indikator pendapatan turun drastis 40,3% dari USD70 Miliar (2014) mnjadi USD 41,7 Miliar (2015).
Suara Lawu @SuaraLawu
9. Capaian itu juga hanya 83,6 persen dari target RKAP @PTPERTAMINA di 2015.
Suara Lawu @SuaraLawu
10. Selanjutnya laba bersih turun 1,82% dari USD 1,45 miliar (2014) menjadi USD 1,42 miliar (2015).
Suara Lawu @SuaraLawu
11. Capaian itu hanya sebesar 82,05% dari target laba USD 1,73 miliar di 2015.
Suara Lawu @SuaraLawu
12. Kemudian EBITDA (pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) juga turun 10,6 %
Suara Lawu @SuaraLawu
13. Dari USD 5,74 miliar (2014) ke USD 5,13 miliar (2015) hanya tercapai 89 % dari target.
Suara Lawu @SuaraLawu
14. Selain itu, meski realisasi produksi migas di 2015 naik 10,6% tetapi cadangan migas juga turun 17,4%
Suara Lawu @SuaraLawu
15. Dari 297 mmboe (2014) menjadi 245,5 mmboe (2015) dan kapasitas kilang juga turun 2,4%.
Suara Lawu @SuaraLawu
16. Tidak hanya itu, Reza juga menyayangkan kelemahan Pertamina tidak mampu berperan banyak pada pengelolaan Migas di Indonesia
Suara Lawu @SuaraLawu
17. “Cukup disayangkan bahwa Pak Dwi blm bisa membawa Pertamina ikut andil dlm pengelolaan Blok Masela dmn Inpex menguasai 65% dan Shell 35%
Suara Lawu @SuaraLawu
18. Selain itu juga patut disayangkan bahwa Pak Dwi tidak bisa mempertahankan saham yg diberikan pemerintah di Blok Mahakam.
Suara Lawu @SuaraLawu
19. Akhirnya, Pertamina selaku operator harus tetap berbagi saham dengan Inpex dan Total,” paparnya @MangU5il
Suara Lawu @SuaraLawu
Indef: Kinerja Rini Memang Amburadul, Tapi Amat Disayangkan Jika Dwi Sutjipto Jadi Penggantinya @jokowi @Pak_JK @KemenBUMN pic.twitter.com/oYasdm1NSC
Expand pic

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.