0
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Jam 14 hari ini ketemu orang baru di Citos. Baru kenal. Dia bilang kena santet. Sudh diobati Ki Kusumo, dirukyah tapi gak sembuh juga
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Dia marah sama Tuhan. Kenapa di usia 50 tahun, dia kena ujian yang tak henti-henti. Apakah ini takdir? Apakah ini ujian. Begitu keluhnya.
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Kalau takdir. Saya jawab tidak. Kalau ujian ya. Lantas dia bertanya, untuk apa Tuhan beri ujian ke saya, ke manusia?
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Tuhan beri ujian ke manusia itu agar kita bisa naik kelas. Dia menyentak, saya butuh opsi bukan ujian. Saya butuh jawaban bukan soal-soal
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Saya jawab, jawaban atau opsi itu ada ketika mengerjakan soal ujian. Bagaimana mungkin kita tahu jawaban kalau tak ada pertanyaan
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Dia bilang di usia 50 tahun, dia tak salat. tak puasa. sudah bertahun-tahun dia lakukan itu. Saya diam. Menyimak keluh kesahnya
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Dia kemudian menghentak sambil melengos, kenapa saya kena santet? Salah saya apa? Apakah ini karma saya?
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Terus kenapa sampeyan tahu saya kena santet, begitu pertanyaannya ke saya. Dari mana sampeyan tahu kalau saya disantet? Duh
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Saya coba simak rentetan pertanyaan.Dalam pertemuan itu, seluruh tubuh saya merinding terus. Ini akibat pertemuan aura negatif dan positif
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Saya mencoba jawab beberapa rentetan pertanyaannya. Saya bilang, saya bukan dukun. Saya hanya tukang jalan. Dari jalanan saya bisa membaca
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Kalau sampeyan sudah habis duit cukup banyak untuk hilangkan santet ke berbagai dukun, itu cara keliru. Santet itu harus diobati dalam dlm
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Saya gak memaksa sampeyan salat. Tapi saya paksa sampeyan ambil air wudhu setiap waktu salat. Dan kemudian lakukan ini ituuuu.
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Kalau sampeyan berburuk sangka ke Tuhan, itu artinya belum mengenal diri sendiri. Bagaimana mau kenal Tuhan, kenal diri sendiri sj tak
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Kalau mau sembuh dari santet. Sembuhkan dari diri sendiri bukan minta disembuhkan dukun. Penyembuhan itu dari dalam. Dari jiwa kita
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Sebagai Muslim, sampeyan harus salat. Salat itu persoalan urusan batin. Urusan jiwa. Salat itu ada gerak ruku, harus merunduk. Ada sujud
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Sujud itu representasi rendah hati. Posisi kepala ketika berdiri berada paling atas. Ketika sujud, ia paling bawah. Ini kunci
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Dia menimpali, untuk apa salat jika doa-doa saya tak pernah dikanulkan Tuhan. Sebenarnya Tuhan mau kabulkan doa manusia atau tidak?
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Atas pertanyaan itu, saya jawab. Doa itu ada yang dikabulkan dan ada yang tidak. Nabi saja pernah tak dikabulkan doanya sama Tuhan
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Doa juga terkait apa yang kita pakai. Apa yang kita makan dan minum. Apakah pakaian kita diperoleh dg cara halal?Apakah asupan kita halal?
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Nabi Zakaria hanya satu contoh, bagaiman doa dikabulkan agar istrinya punya anak ketika usia senja. Ini sekadar ibrah, pelajaran buat kita
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Lantas dia bertanya, kenapa orang yang tak salat tapi diberi rezeki berlimpah oleh Allah? Saya jawab itulah hebatnya Allah
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Kalau konteks Maha Pemurah, Allah akan kasih ke semua orang. Muslim atau bukan. Jadi harus paham beda Rahman dan Rahim
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Dia minta sampeyan saja yang buang santet saya. Saya gak mau. Yang harus membuang dari diri sendiri. Mau ambil air wudhu?
Reuni Akhirat @ReuniAkhirat
- Dia ketawa. Untuk apa wudhu? Apa manfaat wudhu? Itu kan cuma air yang disiram ke tubuh. Gak harus wudhu juga bisa. Saya diam sejenak
Load Remaining (20)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.