TWIT @ulil SANGAT PROBLEMATIS | By @sahal_AS

Seruan Rizieq Shihab utk bunuh Ahok adlh salah satu contoh "get rid of" Ahok jg. Tp sangat kontra dgn demokrasi, krn dgn bloodshed.
crime law Sara Ahok Rizieq Shihab
0
akhmad sahal @sahaL_AS
Lil, twitmu ini menurutku sangat problematis. Kutanggapi bentar lagi ya.. :) twitter.com/ulil/status/82…
akhmad sahal @sahaL_AS
(1) Saya mau mengkritik twit @ulil ini dari perspektif konseptual/ filosofis tentang demokrasi. twitter.com/ulil/status/82…
akhmad sahal @sahaL_AS
(2) @ulil menyebut Ahok sbg a "big liability" yg terlalu membahayakan, dan krn itu mesti di-"get rid of." twitter.com/ulil/status/82…
akhmad sahal @sahaL_AS
(3) Twit @ulil tsb jelas mencerminkan ketaksukaannya pd Ahok. Ini wajar. Pendukung AHY tentu hrs bertekad mengalahkannya. Kalo mampu.
akhmad sahal @sahaL_AS
(4) Menariknya, @ulil memakai kata "get rid of" terhadap Ahok krn dianggap "too dangerous." Kenapa menarik?
akhmad sahal @sahaL_AS
(5) Menarik krn "Get rid of" bisa berarti mengenyahkan, membuang, melenyapkan, meng-eliminasi, tp jg bisa berarti memusnahkan, membunuh.
akhmad sahal @sahaL_AS
(6) Karl Popper, filsuf sosial kelahiran Austria, mendefinisikan demokrasi juga dgn pake kata "get rid of." Samakah dgn yg dimaksud @ulil?
akhmad sahal @sahaL_AS
(7) Popper mendefiniskan demokrasi sbg: "a system in which citizens can GET RID OF governments without bloodshed. @ulil
akhmad sahal @sahaL_AS
(8) Demokrasi bagi Popper: suatu sistem di mana warganya bisa mengenyahkan pemerintahnya tanpa pertumpahan darah/kekerasan."
akhmad sahal @sahaL_AS
(9) Dlm definisi Popper, "get rid of" pas diterjemahkan "mengenyahkan" krn ada prasyarat utamanya: tanpa kekerasan, tanpa darah tumpah.
akhmad sahal @sahaL_AS
10) Definisi Popper tsb dlm ilmu politik disebut sbg konsepsi minimalis ttg demokrasi. Definisi inilah yg relevan terkait dgn twit @ulil.
akhmad sahal @sahaL_AS
11) Dua ciri utama demokrasi mnrt Popper: pemerintahan bisa di-get rid of melalui pemilu yg diadakan reguler. Dan harus tanpa kekerasan.
akhmad sahal @sahaL_AS
12) Ada benarnya jg pendapat yg bilang bahwa definisi Popperian ttg demokrasi sbg kudeta berkala/ rutin yang dilakukan tanpa kekerasan.
akhmad sahal @sahaL_AS
13) Kembali ke twit @ulil. Sbg pro AHY, @ulil sah2 aja punya opini bahwa Ahok sbg "big liability." Kalo tidak gitu, ngapain dukung AHY.
akhmad sahal @sahaL_AS
14) Problemnya, @ulil bilang Ahok "too dangerous" dan krn itu mesti di-get rid of," tanpa menjelaskan apa yg dia maksud dgn kata itu.
akhmad sahal @sahaL_AS
(15) Kalo yg diacu @ulil perspektif Popperian, that's ok. Tp dlm demokrasi Popperian yg nir kekerasan, pesaing itu "lawan", bukan "musuh."
akhmad sahal @sahaL_AS
(16) Sbg "lawan" bukan "musuh": dlm demokrasi, "get rid of" thd yg berkuasa tidak dgn asumsi bahwa yg berkuasa itu "too dangerous."
akhmad sahal @sahaL_AS
(17) Distingsi ini penting, krn dlm kasus Ahok, ada radikalis kek FPI yg juga pengen "get rid of" Ahok, bukan sbg "lawan", tp "musuh."
akhmad sahal @sahaL_AS
(18) Seruan Rizieq Shihab utk bunuh Ahok adlh salah satu contoh "get rid of" Ahok jg. Tp sangat kontra dgn demokrasi, krn dgn bloodshed.
akhmad sahal @sahaL_AS
(19) Jadi istilah "get rid of" yg dipake @ulil bisa bermakna ganda, dan saling menafikan: bisa Popperian, bisa juga FPI-an.
akhmad sahal @sahaL_AS
20) Di twitnya @ulil mencemaskan soal ancaman yg membayahakan "tenun kebangsaan" RI yg masih fragile, dan dia melihatnya pada Ahok.
akhmad sahal @sahaL_AS
21) Pdhl kalo @ulil peduli pada demokrasi, ancaman sejati justru pada mobilisasi sentimen SARA yg halalkan kekerasan utk "get rid of" Ahok.
akhmad sahal @sahaL_AS
22) Kalo @ulil peduli "tenun kebangsaan, yg hrs dia tentang adlh politisi yg utk bisa berkuasa, pake kaum radikal yg halalkan kekerasan.
akhmad sahal @sahaL_AS
23) Politisi Machiavelian yg bersekutu dgn kaum radikal utk bisa berkuasa, itulah ancaman nyata yg "too dangerous" bagi demokrasi. SEKIAN.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.