0
Pasarwarga @pasarwargacom
"5 PENGAKUAN MENGEJUTKAN MA'RUF AMIN DALAM SIDANG AHOK KE-8" - pic.twitter.com/wJF2aawKux
Expand pic
Pasarwarga @pasarwargacom
Sidang kemarin, Selasa, 31 Januari 2017 sangat krusial bagi Ahok. Mengapa, krn saksi pelapor Ketua MUI, Ma’ruf Amin datang memberi kesaksian
Pasarwarga @pasarwargacom
Tak heran jika para pengacara Ahok akan mendalami setiap kata, kalimat dan arah kesaksian Ma’ruf seputar fatwa yang dikeluarkan oleh MUI.
Pasarwarga @pasarwargacom
Dari fakta-fakta persidangan yang sedang berlangsung, ada beberapa pengakuan Ma’ruf yang langsung membuat kening saya berdenyut-denyut.
Pasarwarga @pasarwargacom
Pengakuan Ma’ruf itu cukup mengejutkan saya karena dilontarkan dalam persidangan di bawah sumpah. Apa saja pengakuan Ma’ruf itu?
Pasarwarga @pasarwargacom
Pertama, Ma’ruf mengakui bahwa ia tidak menonton video Ahok. Ia menyebut video Ahok itu dicek oleh tim MUI yang melakukan kajian.
Pasarwarga @pasarwargacom
Ma’ruf hanya melihat tulisannya saja. “Saya kira yang mengecek itu tim. Saya lihat tulisannya saja. Video tim,” kata Ma’ruf.
Pasarwarga @pasarwargacom
Bagi saya ini pertanyaan besar. Mengapa Ma’ruf tidak menonton langsung video Ahok itu? Mengapa ia percayakan kepada tim?
Pasarwarga @pasarwargacom
Sebagai seorang Ketua MUI, Ma’ruf sejatinya meluangkan waktu menonton video Ahok yang berdurasi lebih satu jam itu.
Pasarwarga @pasarwargacom
Ada harapan, jika Ma’ruf menonton video Ahok secara langsung, maka ia sendiri bisa memberi penilaian secara obyektif.
Pasarwarga @pasarwargacom
Kedua, ma’ruf mengakui bahwa ia dan tim pengkajian tidak bertemu Ahok soal video itu. Menurutnya, ucapan Ahok saja sudah dianggap cukup.
Pasarwarga @pasarwargacom
Malah tim pengkajian lebih memilih mendatangi lokasi kunjungan Ahok di Pulau Pramuka ketimbang bertemu dengan Ahok sendiri.
Pasarwarga @pasarwargacom
"Ke Pulau Seribu, komisi pengkajian. Tidak mendatangi terdakwa karena dianggap cukup ucapannya saja...
Pasarwarga @pasarwargacom
Alasannya kita sudah melakukan verifikasi ucapannya benar,” kata Ma’ruf.
Pasarwarga @pasarwargacom
Bagi saya pengakuan Ma’ruf ini cukup mengejutkan. Bagaimana mungkin seseorang dicap telah menghina agama tanpa memanggilnya terlebih dahulu?
Pasarwarga @pasarwargacom
Bukankah prosedur MUI sebelum mengeluarkan fatwa, terlebih dahulu wajib memanggil pihak-pihak yang terkait langsung?
Pasarwarga @pasarwargacom
Polisi sendiri wajib memanggil seseorang terlapor sebelum dijadikan sebagai terdakwa.
Pasarwarga @pasarwargacom
Bisa jadi jika tim kajian MUI dan Ma’ruf sendiri bertemu dengan Ahok, maka fatwa yang menghebohkan itu tidak keluar.
Pasarwarga @pasarwargacom
Bila dipertemukan dengan MUI, Ahok akan menjelaskan duduk permasalahannya.
Pasarwarga @pasarwargacom
Ketiga, Ma’ruf mengatakan bahwa Ahok tidak patut membahas Al Maidah karena ia bukan Muslim.
Pasarwarga @pasarwargacom
Kata yang perlu di garis-bawahi di situ adalah ‘tidak patut membahas’.
Pasarwarga @pasarwargacom
“Tidak patut membahas Al Maidah karena dia (Ahok) bukan muslim. Tidak proporsional, makanya kita anggap tidak etis,” ucap Ma’ruf.
Pasarwarga @pasarwargacom
Pengakuan Ma’ruf ini juga mengaduk-aduk nalar saya. Kalimat ‘tidak patut membahas’ adalah kesimpulan yang diambil Ma’ruf.
Pasarwarga @pasarwargacom
Video Ahok di Kepulauan Seribu itu sama sekali tidak membahas Al Maidah. Ahok hanya menyebut sebaris kalimat yang menyinggung Al Maidah.
Pasarwarga @pasarwargacom
Ahok sama sekali tdk membahas Al Maidah apalagi menafsirkan isinya. Apakah seseorang yg bkn muslim tdk blh menyebut Surat Al Maidah ayat 51?
Load Remaining (15)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.