0
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Semalam saya twit kutipan dari kitab al-ahkam al-sulthaniyah karya Imam al-Mawardi. Kita bahas dikit yuk siapa beliau itu ๐Ÿ™
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Imam al-Mawardi (975-1058) telah wafat lebih dari 900 tahun yang lalu. Tapi kitabnya al-ahkam al-sulthaniyah, tetap dijadikan rujukan
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Siapa yang belajar Fiqh Siyasah pasti harus merujuk pada kitab karyanya ini sebelum bahas kitab lainnya
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Kalau belum pernah ngaji kitab al-Ahkam al-Sulthaniyah, gak usah komen deh soal Fiqh Siyasah ๐Ÿ˜„ tahu diri ajaaa
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Yang menarik, Abu Ya'la ibn al-Farra (wafat 1065) juga menulis kitab yang serupa dengan apa yang ditulis oleh al-Mawardi.
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Byk yg blg Abu Ya'la mengcopy al-Ahkam al-Sulthaniyah karya al-Mawardi, tp ada jg yg menilai ke2 kitab punya perbedaan di sana-sini.
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Kembali ke Imam al-Mawardi. Ulama besar ini menguasai berbagai ilmu sekaligus shg masuk kategori polymath
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Kalau skr byk yg kaget saya punya dua gelar PhD dlm bidang berbeda, jaman dulu para ulama itu biasa menguasai 3-4 bidang berbeda ๐Ÿ˜€
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Imam al-Mawardi ini menguasai berbagai bidang ilmu yang berbeda. Begitu juga dg Ibn Rusyd dan Ibn Sina. Dahsyattt dehh ๐Ÿ‘
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Selain menulis soal politik, al-Mawardi juga menulis kitab tafsir al-Nukat wa al-'Uyun, atau dikenal sebagai Tafsir al-Mawardi
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Kitab tafsir al-mawardi ini isinya banyak meringkas penjelasan panjang lebar dari Tafsir al-Thabary
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Imam al-Mawardi dlm kitab tafsirnya juga mendemonstrasikan kemampuan komparatif yg dimilikinya. Kita melihat kedalaman ilmunya di sini
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Tafsir al-Nukat wa al-'Uyun memasukkan perbedaan pendapat ulama & membiarkan pembaca utk menikmati pesona keragaman penafsiran. Sedaap๐Ÿ‘
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Imam al-Mawardi juga pernah menjabat sbg Ketua Mahkamah Agung karenanya mutlak beliau juga sangat menguasai kajian fikih secara lengkap
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Imam al-Mawardi menulis 20 jilid tebal kitab al-Hawi al-Kabir yang merupakan syarh (penjelasan) dari Mukhtasar al-Muzani.
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Imam al-Mawardi memang pengikut mazhab Syafi'i. Tetapi beliau jg berbeda pandangan dg sang Imam. Ini wajar sj dlm dunia akademik
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Imam al-Mawardi pun jg mendapat kritikan dari para ulama mazhab Syafi'i lainnya. Imam al-Subki misalnya mengkritiknya dlm hal ilmu Kalam
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Tradisi akademik dunia Islam itu kaya dg keragaman pendapat. Mrk fokus pada gagasan dan karya bukan caci-maki dan fitnah murahan
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Dalam pendahuluan kitab al-Hawi al-Kabir, Imam al-Mawardi setelah memuji Imam Syafi, lalu membela Imam Muzani yang dikritik ulama lain
Nadirsyah Hosen @na_dirs
itu karena kitab Mukhtasar Muzani tdk dimulai dengan pujian terhadap Allah (alhamdulillah) dan sesuai Hadits Nabi jd tdk berkah
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Imam al-Mawardi kasih 5 jawaban thd kritikan ini. Beliau bahkan menegaskan Imam Muzani selalu shalat 2 rakaat setiap menulis satu bab
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Begitulah tradisi akademik yg sehat, mengkritik dan merespon dg argumen dan data. Baca sendiri aja yah kitab al-Hawi al-Kabir ini ๐Ÿ˜€ pic.twitter.com/GwdNXVaHcV
Expand pic
Expand pic
Nadirsyah Hosen @na_dirs
Udah gitu aja yah cerita soal Imam al-Mawardi. Udah pegel nih...nyari tukang pijit dulu deh ๐Ÿ˜€ Wassalam

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.