0
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Industri Semen Diminta Bidik Pasar Domestik pic.twitter.com/xDhYMmvxHh
Expand pic
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Kementerian Perindustrian mencatatkan realisasasi investasi di sektor industri semen dlm negeri mnyntuh angka Rp 15 triliun spnjng 2016 lalu
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menilai, raihan ini menggambarkan masih menariknya sektor ini bagi para investor
Rembang Bangkit @Peduli_SI
baik dari dalam atau luar negeri. Meski begitu, ia menyadari bahwa capaian tersebut
Rembang Bangkit @Peduli_SI
perlu diimbangi dengan pemenuhan semen untuk pasar domestik yang peluangnya cukup besar.
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Catatan pemerintah, tingkat konsumsi semen secara nasional saat ini masih sebesar Rp 243 kg per kapita.
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Angka ini masih lebih rendah dibanding konsumsi semen di negara-negara tetangga di Asia Tenggara
Rembang Bangkit @Peduli_SI
seperti Malaysia yang mencapai 751 kg per kapita atau Thailand sebesar 443 kg per kapita.
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Sementara Vietnam pun juga mencatat konsumsi semen cukup tinggi, yakni 661 kg per kapita.
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Pemerintah, kata Airlangga, menegaskan akan terus mengupayakan penggunaan semen dalam negeri
Rembang Bangkit @Peduli_SI
terlebih untuk pembangunan infrastruktur yang sedang dikebut pemerintah.
Rembang Bangkit @Peduli_SI
“Kami akan berkoordinasi dengan kementerian terkait seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat serta instansi lainnya,
Rembang Bangkit @Peduli_SI
sehingga diharapkan utilisasi industri semen nasional dapat ditingkatkan,” kata Airlangga, Senin (9/1).
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Airlangga mengatakan, pemerintah juga berkomitmen untuk menjaga iklim usaha tetap kondusif sehingga industri semen nasional dapat berkembang
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Upaya yang dilakukan, antara lain dengan mengendalikan impor semen maupun klinker, mendorong diversifikasi produk barang-barang dari semen
Rembang Bangkit @Peduli_SI
serta penerapan dan penegakan Standar Nasional Indonesia (SNI) semen secara wajib maupun pengembangannya.
Rembang Bangkit @Peduli_SI
“Selain itu, kami juga meminta kepada pelaku industri semen nasional agar terus membangun budaya inovasi
Rembang Bangkit @Peduli_SI
untuk meningkatkan keunggulan kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat baik di tingkat regional maupun internasional,” katanya.
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Adanya inovasi dlm industri semenini juga diyakini bisa menjadi tambahan penerimaan bagi perusahaan,
Rembang Bangkit @Peduli_SI
di mana produksi semen bisa dilakukan lebih efisien. Tak hanya itu, inovasi dan efisiensi teknologi
Rembang Bangkit @Peduli_SI
bisa ikut mengatasi kelebihan kapasitas produksi semen dalam negeri yang sejak 2015 mencapai 25 persen dari kebutuhan yang seharusnya.
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Kemenperin Achmad Sigit Dwiwahjono memproyeksikan
Rembang Bangkit @Peduli_SI
konsumsi semen di Tanah Air akan meningkat hingga 84,96 ton pada 2017 mendatang.
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Hal ini antara lain mengingat adanya pembangunan infrastruktur yang sedang gencar dilaksanakan oleh pemerintah.
Rembang Bangkit @Peduli_SI
Menurutnya, proyek pemerintah membutuhkan banyak pasokan semen dan akan naik setiap tahunnya.
Load Remaining (2)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.