0
Alvin Yudistira @alvinyudistira
Agus Kodri: ALLOH AZZA WA JALLA KIRIM HABIB RIZIEQ SYIHAB UNTUK MENJADI GURU UMAT ISLAM INDONESIA DI AKHIR ZAMAN!... bit.ly/2hVt8Kz pic.twitter.com/JF8Jy9ddQC
Expand pic
Agus Kodri: ALLOH AZZA WA JALLA KIRIM HABIB RIZIEQ SYIHAB UNTUK MENJADI GURU UMAT ISLAM INDONESIA DI AKHIR ZAMAN! ALLOHUAKBAR..

Tanda-tanda akhir zaman: Penguasa yang jatuh hina; Saudagar yang jatuh bangkrut; Ahli fiqih yang dipermainkan oleh orang-orang bodoh yang memiliki banyak uang.

Fenomena dari tanda-tanda tersebut sudah terjadi dan masih sedang terjadi di dalam kehidupan Bangsa Indonesia termasuk terjadi juga di dalam kehidupan para pejabat-pejabat tinggi negara RI.

Adakah peran guru untuk menghadapi kondisi ini, terutama di dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara bagi Bangsa Indonesia dan para pejabat-pejabat tinggi negara RI-nya di akhir zaman?

Berangkat dari makna ilmu sebagai imamnya amal, maka guru memiliki kedudukan peran dan fungsi yang penting disini.

In Syaa Alloh, tindakan seseorang sebagai amal terlebih amal solehnya akan sangat bergantung kepada keberadaan peran dan fungsi guru karena guru menyampaikan ilmu yang benar sebagai nuurulloh (cahaya Alloh).

Oleh karenanya, seorang guru di dalam menyampaikan ilmu yang benar, yaitu ilmu yang tidak dibangun dari kedengkian/kebencian, harus disampaikan dengan ikhlas secara istiqomah.

Ilmu yang disampaikan ini, kemudian, akan menjadi amal solehnya dan amal-amal yang akan dibuat oleh para murid-muridnya dan seluruh orang-orang yang mendengarkannya, kemudian.

Akhirnya, kedudukan peran dan fungsi seorang guru yang ikhlas dan istiqomah ini akan mendorong terbentuk dan terbangunnya gelombang da'wah amar ma'ruf nahi munkar yang sedang dan akan terjadi secara nyata di tengah-tengah kehidupan masyarakat baik di tengah-tengah kaum muslim dan di tengah-tengah kaum non muslim.

Disinilah, saya akan katakan bahwa Habib Rizieq Syihab dengan Aksi Bela Islam I, 411, dan 212 telah menjadi seorang guru (akhir zaman) bagi Umat Islam Indonesia terutama diri saya pribadi.

Sehingga, baik disadari atau tidak disadari, Habib Rizieq Syihab telah membangkitkan Umat Islam Indonesia khususnya saya pribadi untuk semakin mencintai, menghormati, dan mengikuti da'wah atas apa yang disampaikan oleh para OELAMA, para HABAIB, para KYAI, dan para USTADZ, akhir-akhir ini.

Terlebih lagi, Umat Islam Indonesia juga semakin nyata tumbuh mencintai dan menghormati serta mengikuti apa-apa yang ditetapkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui fatwa-fatwanya yang ditetapkan akhir-akhir ini. SubhanAlloh...

Satu di antara ilmunya, "HARAM HUKUMNYA BAGI UMAT ISLAM MEMILIH PEMIMPIN KAFIR!"

Ilmu ini didasarkan kepada Qur'an Surat Al Maidah: 51 dimana Alloh Menetapkan, "Hai orang-orang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin, sebahagian mereka menjadi pemimpin bagi sebahagian (yang lain)..."

Takbir, Allohuakbar... Allohuakbar... Allohuakbar...

Shollualannabi...

Agus Salim Harimurti Kodri, KEPALA LEMBAGA PENYELAMAT BANGSA PEJUANG TANPA AKHIR (PETA).


Rizal Malaka: Allahuakbar...allahuakbar....

https://twitter.com/alvinyudistira/status/817045912476381184

Agus Kodri: Bangsa Indonesia dan NKRI untuk menghadapi situasi riil yang sedang terjadi dan yang akan terjadi ke depan di akhir zaman ini membutuhkan pemimpin-pemimpin yang diangkat dari orang-orang yang beriman dan beramal soleh untuk menjabat sebagai Presiden RI/Wakil Presiden RI, Panglima TNI, Kapolri, para Duta Besar untuk Negara-Negara sahabat, para Menteri-Menteri yang memimpin Departemen, para Kepala Daerah seluruh Indonesia termasuk Gubernur, Bupati, dan Walikota, para Anggota DPR dan Anggota MPR, Ketua BPK, dan Ketua MA. Semoga Alloh Azza Wa Jalla meridhoi dan ijabah doa saya. Aamiin Ya Mujibas Sa'ilin...

Para pemimpin tersebut adalah orang-orang yang mendirikan sholat, terutama mendirikan sholat Subuh dan sholat Isya berjama'ah di Masjid-Masjid yang berada di dekatnya baik jarak secara fisik maupun jarak secara fungsi, dan memerintahkan kepada seluruh Rakyat Indonesia untuk berbuat baik dengan dicontohkan secara nyata oleh para pemimpin-pemimpinnya tersebut.

Contoh-contoh nyata para pemimpin-pemimpinnya: tidak bicara dusta; tidak ingkar janji; dan tidak khianati amanah rakyat atas jabatan yang dipegangnya.

Agus Salim Harimurti Kodri, KEPALA LEMBAGA PENYELAMAT BANGSA PEJUANG TANPA AKHIR (PETA).


https://twitter.com/alvinyudistira/status/817048289275183104

Agus Kodri: Copas dari tetangga sebelah, tolong renungkan dan fikirkan dengan ikhlas dan sabar. Semoga bermanfaat! SALAH PILIH PEMIMPIN NYAWA ANDA TARUHANNYA. (oleh Dr. M. Nasser. )

Baru baru ini kita di kagetkan dengan kasus pilot yang mabuk tapi berhasil masuk ke Kokpit.

Apa yang terjadi jika si pilot mabuk tidak menjalankan SOP menyapa penumpangnya ?

Penumpang pasti tidak tau kondisi si pilot. Hanya dengan OMONGAN KATA yang keluar dari mulut si pilot, penumpang jadi TAHU keadaan dan kondisi sebenarnya si pilot.

Sehingga ada beberapa penumpang melakukan protes mengatakan MABUK ini pilot, yang menyadarkan penumpang lainnya, sehingga semua pemumpang protes agar si pilot di turunkan dan diganti dengan Pilot yang lain.

Kisahnya baca disini : http://www.kompasiana.com/eddyroesdiono/andai-pilot-qg-800-tak-menyapa-penumpang_5865d05df87e61e80d58a655

Apakah penumpang pesawat minta pilot turun karena Agamanya beda? Karena sukunya? atau karena ada kepentingan Politik?

Tidak, penumpang protes, karena UCAPAN yang keluar dari mulut si Pilot cermin PRILAKU DIRI nya saat itu yang sedang Mabuk.

Penumpang sadar, jika orang mabuk sulit mengontrol ucapannya dan tindakannya. Nyawa mereka menjadi taruhannya.

Saya selalu suka merenungkan setiap peristiwa yang terjadi akan ketemu pola yang sama sebagai Cara Allah memberi kita Peringatan untuk setiap kejadian.

Saat kita sibuk mengkampanyekan Al Maidah ayat 51 "Jangan Pilih Pemimpin Kafir", sebagian orang yang tidak pro sama Al Maidah 51, mereka nyinyir dengan alibi "Jadi kalau anda naik pesawat, pilotnya non muslim, kenapa tetap naik? ".

Allah jawab dengan sangat santun pertanyaan itu, dengan kejadian Pilot Mabuk.

Kalau ada pilot yang mabuk, yang anda ketahui karena omongannya tidak pantas, tidak profesional, kenapa Anda protes dan meminta agar si pilot di ganti ?

Anda sadar, KATA yang keluar dari Mulutnya saat itu cermin keadaannya yang sedang mabuk. Dan anda sadar, Nyawa anda sedang jadi Taruhannya.

Ahok, yang kita tidak sadari, dia udah berhasil aja masuk ke Kokpit (Rumah Gubernur), karena Gubernur sebelumnya udah Jadi RI 1.

Adanya SOP kalo setiap pertemuan Gubernur harus Ngomong. Tatkala ia ngomong di Kepulauan Seribu. Ada beberapa orang yang sadar, kalau Omongan Ahok tidak Pantas sebagai seorang pemimpin, MABUK JABATAN ini Ahok, jadi omongannya tidak terkontrol, lupa diri dan posisi sebagai nasrani tapi berujar tentang kitab suci umat islam.

Sebagian orang menyadari ini yakni ulama MUI, lalu menyadarkan jutaan umat islam seluruh Indonesia.

Akhirnya jutaan muslim pun protes sampai sekarang.

Tinggal kita sebagai muslim konsisten sampai Ahok diganti dengan yang lain, sebagaimana pilot.

Karena kalau penumpangnya tidak konsisten protes, bisa jadi pilot tidak akan diganti sama maskapainya

Kejadian pilot sebenarnya peringatan kecil untuk kita, bahwa berhati hatilah memilih pemimpin. Karena NYAWA anda taruhannya. Kita muslim, AQIDAH menjadi Taruhannya.

Kualitas pemimpin bisa diketahui dari apa yang keluar dari MULUT nya.

Aa Gym mengatakan, Teko Mengeluarkan Isi Teko. Di dalam Teko Air Comberan, maka keluar Air Comberan dari Mulut Teko, ndak mungkin keluarnya Madu.

Bisa jadi Allah sedang berusaha menyelamatkan kita, karena kalau dia jadi pemimpin, mungkin bisa jadi NYAWA kita Taruhannya.

Kejadian pembantaian Muslim di Myanmar mungkin terlalu Jauh bagi kita, sehingga kurang menyadarkan kita, atau kita tidak peka sama sinyal Allah ini, maka Allah buatkan kejadian yang langsung di depan mata kita.

Salah Memilih pemimpin bisa jadi Nyawa taruhannya. AQIDAH bagi muslim menjadi Taruhannya. AQIDAH = NYAWA, bagi Muslim rela kehilangan Nyawa demi mempertahankan Aqidah.

Mau Sadar atau Tidak ?
IQRA... Bacalah TandaNya.

Agus Kodri: Presiden RI itu Kepala Negara dan Kepala Pemerintahan, jadi harus JELAS latar belakangnya. Sepakat saya. Bagaimana menurut anda semua hai Rakyat Indonesia? Silahkan para tokoh berbicara dengan ilmu, bukan dengan hawa nafsu. Agus Salim Harimurti Kodri, KEPALA LEMBAGA PENYELAMAT BANGSA PEJUANG TANPA AKHIR (PETA).


https://twitter.com/alvinyudistira/status/817052351492145152

Agus Kodri: From Abdullah bin amr bin Ash, r. A., he said he saw. Said: " there are four things, whoever there was on her complete all four, that's her hypocrites indeed. And Whoever there is one thing, and it includes a hypocrite too, until he left the property that one:

Unbelievable, 1. When he was treacherous.
2. When he said, he's a lie.
3. When promised, he deny it.
4. When he was hostile, he was very bad." (H.R. Bukhari no. 28).


https://twitter.com/alvinyudistira/status/817053613021339648

Agus Kodri: Dari Abdullah bin Amr bin Ash r.a., katanya dia mendengar Rasulullah saw bersabda: "Alloh tidak menarik kembali ilmu pengetahuan dengan jalan mencabutnya dari hati sanubari manusia, tetapi dengan jalan mematikan orang-orang berpengetahuan (Ulama). Apabila orang berpengetahuan telah punah, maka masyarakat akan mengangkat orang-orang bodoh menjadi pemimpin yang akan dijadikan tempat bertanya. Orang-orang bodoh ini akan berfatwa tanpa ilmu; mereka itu sesat dan menyesatkan." (H.R. BUKHARI no. 76).


https://twitter.com/alvinyudistira/status/817054856544456704

Agus Kodri: Ada yang mengetahui kelengkapan sejarah masuknya setiap agama yang ada di Indonesia? Tolong di share kepada saya di kolom komen agar semua pembaca fb saya khususnya saya pribadi dapat memahami dengan benar dan baik bagaimana kelengkapan perjalanan sejarah agama-agama yang ada di Indonesia. Terima kasih.


https://twitter.com/alvinyudistira/status/817055429868027904

Agus Kodri shared Ustadzah Irene Handono - UnOfficial's photo. SubhanAllah Alhamdulillah Allahuakbar... Semoga ALLOH ridlo dan ijabah. Aamiin...


https://twitter.com/alvinyudistira/status/817056295769489408

Agus Kodri: Waktu BTP alias Ahok menemui saya dkk di bilangan Jl. Cik Di Tyro, Menteng, Jakarta untuk mendapat dukungan menjadi calon DKI 1 (katanya mau gunakan jalur independen) pada tahun 2011, saya suruh dia keluar (usir) dari ruangan dimana saya dkk berada karena saya nilai dia dari ucapannya bahwa dia bukan sosok seorang pemimpin.


https://twitter.com/alvinyudistira/status/817057018775306241

Agus Kodri: Dari Abdullah bin Amr bin Ash r.a., katanya dia mendengar Rasulullah saw bersabda: "Alloh tidak menarik kembali ilmu pengetahuan dengan jalan mencabutnya dari hati sanubari manusia, tetapi dengan jalan mematikan orang-orang berpengetahuan (Ulama). Apabila orang berpengetahuan telah punah, maka masyarakat akan mengangkat orang-orang bodoh menjadi pemimpin yang akan dijadikan tempat bertanya. Orang-orang bodoh ini akan berfatwa tanpa ilmu; mereka itu sesat dan menyesatkan." (H.R. BUKHARI no. 76).

Semoga ALLOH belum memunahkan orang-orang berpengetahuan-nya Bangsa Indonesia. Sehingga, siapa sebenarnya (latar belakang) Presiden RI Joko Widodo akan segera dapat diketahui dengan benar dan baik.

Bila Negara RI tidak berani membuktikan siapa sebenarnya Joko Widodo, maka penggunaan metoda demokrasi dengan penetapan jumlah suara terbanyak untuk mengangkat Presiden RI perlu dipertanyakan kepatutannya di dalam mengangkat Presiden RI dari sosok orang yang benar dan baik untuk Indonesia.

Kita saksikan bagaimana 'mereka' bekerja menggali informasi membuktikan siapa Joko Widodo?


https://twitter.com/alvinyudistira/status/817058350068338688

Agus Kodri: Kapolri Tito Karnavian sebaiknya meminta maaf secara resmi kepada Umat Islam Indonesia yang sudah diduga akan melakukan makar dengan keberadaan Aksi Bela Islam III yang berpotensi makar. Dianggapnya Umat Islam Indonesia itu Umat yang mudah distir dan diarahkan untuk makar. Buktinya Aksi Bela Islam III adalah benar-benar Aksi Damai.


https://twitter.com/alvinyudistira/status/817059781345210369

Agus Kodri: Dari Abu Hurairah r.a., katanya: "Pada suatu ketika Nabi saw. sedang berbicara dengan orang banyak (memberi ceramah atau pengajian), tiba-tiba datang seorang Arab dusun menanyakan kepada beliau: Bilakah datangnya saat (kiamat)?"

Rasululloh saw. tidak langsung menjawab, tetapi beliau meneruskan pembicaraannya dengan orang banyak. Karena sikap Rasululloh saw. yang demikian itu, sementara orang mengatakan Rasululloh mendengar pertanyaan itu, tetapi beliau tidak menyukainya. Dan setengah lagi mengatakan beliau tidak mendengarnya.

Setelah Rasululloh saw. selesai berbicara, beliau bertanya, "Dimana orang yang bertanya saat tadi?"

Orang itu menyahut, "Saya! Ya, Rasululloh!"

Rasululloh saw. bersabda, "Apabila amanah telah disia-siakan orang, maka waspadalah terhadap datangnya saat."

Tanya orang itu, "Bagaimanakah cara disia-siakan amanah?"

Jawab Rasululloh saw., "Apabila suatu urusan (pekerjaan) diserahkan kepada orang yang bukan ahlinya, maka waspadalah terhadap datangnya saat (kiamat, kehancuran)." (H.R. BUKHARI no. 49).

Astaghfirullahal adziim... Amanat Penderitaan Rakyat (AMPERA) yaitu membebaskan rakyat dari segala jenis ketakutan-ketakutan budaya, ketakutan hukum, ketakutan sosial, ketakutan politik, ketakutan ekonomi, ketakutan lingkungan, ketakutan pertahanan dan ketakutan keamanan-tidak dilaksanakan dengan benar dan baik oleh Pemerintah Negara RI dan DPR sekarang.

Menyepelekan AMPERA oleh pemerintah negara RI dan DPR sekarang untuk suatu urusan yang berpengaruh langsung kepada hajat hidup/kepentingan rakyat luas akan dapat menyebabkan kiamat, kehancuran. Waspadalah! Naudzubillahimindzaliq...


https://twitter.com/alvinyudistira/status/817060797365047296

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.