0
URL detiknews 24924 Debat Iptu Ali dengan Pimpinan Ormas yang Hendak Masuk Swalayan di Sragen Ada yang menarik perhatian saat Kapolres Sragen mencegah massa FPI masuk ke dalam swalayan terkait pemeriksaan atribut Natal, Rabu (21/12) kemarin. Apa itu?

Ada yang menarik perhatian saat Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso mencegah massa Ormas Front Pembela Islam (FPI) yang hendak masuk ke dalam swalayan terkait pemeriksaan atribut Natal, Rabu (21/12) kemarin. Seorang anak buahnya tidak kalah tegas mendebat Ketua DPC FPI Sragen Mala Kunaifi. Siapa dia?

Peristiwa ini terjadi di depan swalayan Mitra Sragen, Jalan Raya Sukowati No 156c, Sragen, Jawa Tengah, Rabu (21/12) kemarin. Videonya diunggah akun Sukowati Channel di Youtube, Kamis (22/12/2016).

Di video nampak Ketua DPC FPI Sragen Mala Kunaifi dan sejumlah anggotanya hendak masuk ke dalam swalayan. Mereka berencana melakukan pemeriksaan atribut Natal terkait Fatwa MUI Nomor 56 tahun 2016 yang mengharamkan umat Islam menggunakan atribut keagamaan nonmuslim.

Namun aksi Mala dan para anggotanya dicegah belasan anggota Polres Sragen yang berjaga di depan pintu masuk swalayan. Tidak lama berselang, datang Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso yang langsung menghampiri Mala. Dia secara persuasif meminta agar Mala dan anggotanya segera membubarkan diri dari lokasi.

Rombongan FPI tidak mau pergi dan akhirnya berdebat dengan AKBP Cahyo. Saat perdebatan makin sengit, anak buahnya, Iptu Ali ikut turun tangan mendebat Mala.

Begini videonya:

Mulai menit 4:10

Ali: Itu nafsi-nafsi. Itu nafsi-nafsi. Antum enggak bisa ngelarang ranahnya pemilik toko. Antum itu gimana sih.
Mala: Sebentar pak...
Ali: Rahmatan lil alaminnya di mana, hah? Rahmatan lil alaminnya di mana!
Mala: Sebentar Pak Ali, sebentar (menepuk pundak Ali-red). Saudara, Pak Ali Islam?
Ali: Iya!
Mala: Terus mau dikafirkan?
Ali: Lho enggak ada itu perannya jenengan!
Kapolres Sragen: Itu perannya ulama.
Mala: Lho ini kan saya berperan, mau berperan ini saya menyampaikan ke bapak.
Ali: Enggak bisa!
Mala: Lah bapak sudah kayak gini, gimana kita mau berperan?
Ali: Lakum dinukum waliyadin itu ayat Allah. Kamu jangan macem-macem!
Mala: Sebentar Pak Ali, yang memakai bukan mereka, yang memakai orang kita.
Ali: Orang kita kerja di sini (swalayan) cari nafkah.

DWI HARTANTO @Dw_Hartanto
@detikcom wow sragen pun ikut2an ngehitz hahahaaa.....
Donny Tedjo @Mrbeachbums
@detikcom waduh jangan² nanti² buka puasa bersama kudu nunjukin KTP neeh biar kagak sisusupi non muslim :-))
Burhan Muhtadi (IG: Burhanuddin Muhtadi) @BurhanMuhtadi
Pengkapling surga beraksi! FPI : Sebentar Pak Ali (polisi), Pak Ali Islam? Ali: Iya! FPI: Terus mau dikafirkan? news.detik.com/berita/3378202…
MP @Ashkeafr
@BurhanMuhtadi pas dialog bagian ini yang bikin ngakak guling2 hahahahha
Ayo Think Think @sambalado2000
@BurhanMuhtadi @agusprehadi kok masih ada orang macam itu? emang aqidahnya seperti apa sih?
firry wahid @firrywahid
@BurhanMuhtadi Padahal kalau pun dikafirkan, tinggal baca syahadat lagi ya?
hasby @irawan0575
@BurhanMuhtadi ini akibat MUI yg belum di ganti pemgurus nya, tambah kacau negara ini
propagandist.of.humanity @introveft
@detikcom "Bapak agama Islam?", "terus mau dikafirkan?" Polisi aja ditanyain bree, apalagi ente2 pade?? 😂
KING *H*1932 @wahyu_mezzaluna
@detikcom lagi caper ya?? Biar ngehit gitu? Biar kekinian gitu?? Lsg kandangin aja tu pak biar ra kakean ngemeng...
kembang tebu @joko_maryadi
@detikcom halah ndadak debat, bikin rusuh tangkap sj Pak Polisi
wrahardian @wrahardian2
@detikcom harusnya Polisi tidak perlu berdebat buang waktu, langsung tangkap saja krn sudah jelas langgar aturan
HTI Garis Lurus @storeukm
@detikcom : usir sj, kalau pak polisi ragu biar masyarakat yg ngusiri ONTA2 ini, biar anggota @DPP_FPI lari ke suriyah sana, menyebalkan
Ngak_ada_otak @suka_ngompol
@detikcom @DivHumasPolri mantap. Jgn gara2 baru bs bikin satu acara dgn 7 juta orang, lalu pikir bs mimpin ngatur negara 200 juta orang
Load Remaining (7)

Comment

bela kebenaran @nurainsilalahi 23/12/2016 03:43:30 WIB
Detik com gitu loh. Udah "jelas dan keren" dari sononya. Maklum dah...
Login and hide ads.