Kultwit Pakar Komunikasi: Brand Ahok di Pilkada DKI TAMAT

Keliah dari pakar komunikasi tentang kampanye Pilkada DKI Jakarta. Dsimpulkan bahwa brand Ahok sudah tamat, gak bisa diangkat lagi
politician Ahok dki kampanye agus ahy yudhoyono Anies Baswedan pilkada
1
Eliya @eliya_mkom
1. Pagi ini mau kultwitkan tentang perlunya sadar kondisi dan tak paksakan kehendak lawan arus air bah persepsi negatif terhadap ahok
Eliya @eliya_mkom
2. dalam pengambilan langkah apapun, susun strategi didunia manapun, yang paling utama adalah lakukan analisa kondisi, seluruh aspek
Eliya @eliya_mkom
3. Utk analisa itu diperlukan data yang valid atas semua aspek yang akan dianalisa. Tentunya dengan prinsip objektifitas atas kondisi yg ada
Eliya @eliya_mkom
4. Termasuk juga terkait strategi komunikasi kandidat dipilkada DKI, Ibu Kota Negara yang miliki posisi strategis bagi bangsa Indonesia.
Eliya @eliya_mkom
5. ada 3 kandidat di Pilkada DKI masing masing punya katakteristik berbeda, strenght and weaknes ada Opportunity dan thread beda pula.
Eliya @eliya_mkom
6. analisa SWOT penting dilakukan dalam setiap penyusunan strategi, termasuk strategi komunikasi politik, kampanye politik, kampanye pilkada
Eliya @eliya_mkom
7. melihat latar belakang ke 3 pasang kandidat rasanya sudah sewajarnya, semua lakukan analisa SWOT ini, analisa paling penting utk decide.
Eliya @eliya_mkom
8. tentunya ada juga analisa politik dengan kaidah kaidah keilmuan politik juga bisa dilakukan, mulai dari penentuan calon pilkada DKI.
Eliya @eliya_mkom
9. Proses penentuan calon ini berlatar beda, masing masing miliki mekanisme sesuai karakterisktik, yg berimpact pada hasil sampai hari ini.
Eliya @eliya_mkom
10. Alur proses pencalonan dimulai dari ahok yang lakukan kampanye politik terus menerus sebagai petahana, awalnya mau independen katanya.
Eliya @eliya_mkom
11. Jika diperhatikan gerak dari awal, banyak yg berkesimpulan bahwa independ itu hanya bargain strategy utk dapatkan dukungan parpol
Eliya @eliya_mkom
12. Dgn strategi ini diharapkan ahok punya bargain position kuat jika menang, memerintah, parpol kudu patuh krn diposisikan sbgai penumpang
Eliya @eliya_mkom
13. Parpol dijadikan penumpang, perwakilan parpol di DPRD bisa dikuasai dalam ambil semua keputusan, budgeting, kebijakan dan aturan perda.
Eliya @eliya_mkom
14. Slama berkuasa setelah @jokowi jadi presiden, ahok mempertontonkan komunikasi politik yg sangat kontra dgn DPRD DKI, ribut terus.agresif
Eliya @eliya_mkom
15. selain test the water, agresor yang dilakukan ahok memberikan sinyal kepada semua, ahok miliki power yg besar, semua harus tunduk patuh.
Eliya @eliya_mkom
16. Tools komunikasi yg digunakan ahok saat itu, komunikasi digital bersinergi dgn media mainstream. Buly dan hancurkan lawan tiada ampun.
Eliya @eliya_mkom
17. Fakta membuktikan bahwa media baru yg disinergikan dgn media mainsteam hasilnya optimal. Brand ahok terlihat kuat, hingga parpol dukung.
Eliya @eliya_mkom
18. Semua momen selalu dioptimalkan utk perkuat ahok, dan lemahkan lawan lawan politik yang miliki potensi jadi pesaing di pilkada DKI.
Eliya @eliya_mkom
19. Sampai akhirnya @PDI_Perjuangan terpaksa usung ahok maju pilkada dki, walaupun internalnya luluh lantak krn feat accomplish ahok ke pdip
Eliya @eliya_mkom
20. Kader yg berposisi di dprd rasanya yang paling kuat tolak ahok, krn merekalah yang akan jadi korban ahok jika menang, hingga 2019.
Eliya @eliya_mkom
21. Sedemikian meyakinkannya modal ahok di digital media, hingga sempat semua berpikir, tak ada yang bisa kalahkan ahok, berat lawannya.
Eliya @eliya_mkom
22. @AgusYudhoyono kandidat yg muncul nomor dua, sangat jelas namanya keluar sebagai hasil analisa yg sangat mendalam cirikhas @SBYudhoyono
Eliya @eliya_mkom
23. Kader demokrat sudah terbiasa lakukan analisa mendalam, SBY sering dibuly karena lambat dalam pengambilan keputusan. analisa mendalam.
Eliya @eliya_mkom
24. jauh sebelum AHY muncul, di diskusi alumnus paska sarjana Komunikasi politik, tersimpulkan yang bisa kalahkan ahok itu hanyalah SBY.
Eliya @eliya_mkom
25. SBY presiden pertama dipilih langsung oleh rakyat, ada yg labelin sbgai tokoh pencitraan politik era kekinian demokrasi Indonesia
Load Remaining (31)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.