Puisi Untuk Pidie

Chirpified by @BieUq
0
Habibi K @BieUq

Subuh Rabu legi.. Bumi pidie bergerak, tersentak mengeluarkan goncangan yang dahsyat, kalimat "Laailahaillallah" terkumandang disetiap sudut

09/12/2016 17:26:59 WIB
Habibi K @BieUq

bangunan-bangunan yang angkuh luluh seketika. sementara tubuh-tubuh yang lelap terperangkap dalam situasi..

09/12/2016 17:27:44 WIB
Habibi K @BieUq

Pidie berkabut.. Senyum kembali terselimut, hari ceria hilang dalam duka, semangat hidup penuh luka & lara, ketika orang tua kehilangan anak

09/12/2016 17:29:42 WIB
Habibi K @BieUq

Ketika anak harus kehilangan tempat mengadu diri. Tangisan terus berderu, air mata terus bercucur, jiwa-jiwa yang hebat lemah tak berdaya..

09/12/2016 17:30:54 WIB
Habibi K @BieUq

Pidie jaya.. Negeri mu adalah Negeri para legenda, sejarah sudah berkata bahwa kau adalah raja..

09/12/2016 17:34:01 WIB
Habibi K @BieUq

Kerak bumi yang bergerak mengisyaratkan Negeri mu akan bangkit dan kembali "berjaya".

09/12/2016 17:35:34 WIB
Habibi K @BieUq

Tenanglah kawan.. Kau tak sendirian, Allah mempersaudarakan orang-orang beriman, kita akan bersatu atas nama iman dan cinta.

09/12/2016 17:36:38 WIB
Habibi K @BieUq

Meski kita bahkan tidak pernah punya sejarah cinta sebagai sebuah bangsa..

09/12/2016 17:38:45 WIB
Habibi K @BieUq

Maka ketika badai meluluhlantakkan bumi-mu, cinta akan mengalir lebih dahsyat.

09/12/2016 17:39:42 WIB
Habibi K @BieUq

Sabarlah kawan.. Anggaplah air mata itu sebagai kado cobaan Tuhan. Yakinlah esok Allah akan memperlihatkan keagungannya

09/12/2016 17:40:45 WIB
Habibi K @BieUq

Tidurlah kawan.. Malam tak selamanya gelap, kita akan bersatu menembus pekat..

09/12/2016 17:42:39 WIB
Habibi K @BieUq

Karena Allah menjanjikan cahaya atas kesabaran dan perjuangan kita.

09/12/2016 17:44:04 WIB

Comment

No comments yet. Write yours!