Chirpstory will close the service later this year. At the end of September, you will not be able to post stories or comments.

Perjuangan Metro TV Kembalikan Kredibilitas di Mata Publik Pasca Liputan 3 Aksi di Jakarta

Metro TV dianggap sudah melakukan pembohongan publik dan tidak berimbang. Bagaimana cara mengembalikan kepercayaan masyarakat?
0

Pihak Metro TV memberikan klarifikasi terkait merebaknya isu media tidak berimbang serta pembohongan publik yang menyebabkan wartawannya terintimidasi di lapangan.

METRO TV @Metro_TV

Tayangan Utuh Soal Jumlah Peserta Aksi Damai 212 metrotvn.ws/4KZVRarK pic.twitter.com/8rTBCZWzoK

05/12/2016 12:34:01 WIB
Expand pic

Ini tayangan utuh soal jumlah massa Aksi #SuperDamai212 yang dikatakan hanya 50ribu. Awalnya memang reporter mengatakan jumlah massa yang telah hadir 50ribu, tapi kemudian reporter menyebut kata jutaan untuk massa yang ikut aksi damai tersebut. Intimidasi untuk reporter pun terdengar sehingga tayangan live segera dihentikan

Video intimidasi bahkan pengusiran yang dialami wartawan Metro TV saat melakukan live report pada Aksi Damai 212

Story Viral Video Penolakan Keras Massa Aksi #SuperDamai212 terhadap Wartawan Metro TV Wartawan Metro TV memang selalu mendapat penolakan saat meliput aksi damai. Namun, wartawan tersebut juga mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari massa. 8069 pv 36 222
Story Lagi, Wartawan Metro TV Diusir Peserta Aksi #SuperDamai212, Kompas TV Juga Tak Luput dar.. Karena dianggap tidak memberitakan secara imbang, Metro TV dan Kompas TV diusir dan dilarang meliput Aksi #SuperDamai212. 21245 pv 48 466

Sebelumnya, wartawan Metro TV juga diusir ketika meliput Aksi Damai 411 di Masjid Agung Medan.

Story Dianggap Media Bayaran, Metro TV Diusir dan Dilarang Meliput #AksiDamai411 Metro TV diusir dari halaman mesjid agung karena dianggap sbg wakil pembohongan & menjelekkan Islam. 21505 pv 70 677

Kasus lain yang baru kemarin menimpa Metro Tv adalah munculnya berita hoax terkait jumlah peserta Aksi Parade 412...

METRO TV @Metro_TV

Metro TV tidak pernah menyebutkan jumlah peserta parade #KitaIndonesia sebanyak 100 juta. Tayangan Metro TV telah dimanipulasi. pic.twitter.com/qpMASFzZVY

04/12/2016 21:19:15 WIB
Expand pic
Story Beredar Gambar Hoax Sudutkan Metro TV ttg Berita Jumlah Peserta Parade Kita Indonesia Gambar editan siaran berita di stasiun Metro TV menyebutkan jumlah massa aksi Kita Indonesia. Padahal berita yang asli sama sekali tak berkaitan dengan hal tersebut. 12784 pv 27 103

Klarifikasi soal tidak adanya pembohongan publik pun disampaikan pihak-pihak yang ahli di bidang jurnalistik

METRO TV @Metro_TV

Laporan Wartawan Metro TV Telah Melalui Proses Kerja Jurnalistik Profesional metrotvn.ws/zNPAG3Ob pic.twitter.com/1NYwgYCYXU

05/12/2016 10:33:02 WIB
Expand pic

Tanggapan Wakil Pemimpin Redaksi Metro TV, Abdul Kohar, mengenai apa yang dilakukan oleh Rifai Pamone, wartawan Metro TV yang diintimidasi karena dianggap melintir berita, bahwa ia sudah bekerja sesuai dengan kerja jurnalistik yang relatif profesional. Rifai dikatakan mendapat informasi 50ribu dari korlap di lapangan. Namun, setelah melihat jumlah massa dari drone, ia menambahkan kata 'jutaan' pada laporannya.

URL metrotvnews.com Video Metro News : Laporan Wartawan Metro TV Telah Melalui Proses Kerja Jurnalistik Profesional Menanggapi intimidasi terhadap wartawan Metro TV, wartawan senior Abdul Kohar mengatakan bahwa laporan tersebut telah melalui proses kerja jurnalistik profesionel, yaitu konfirmasi dan verifikasi.
METRO TV @Metro_TV

Dewan Pers: Tak Ada Kebohongan Publik dalam Siaran Metro TV metrotvn.ws/dN6d0q0k pic.twitter.com/5DkKGwWLrn

04/12/2016 23:31:30 WIB
Expand pic

Ketua Bidang Pengaduan dan Etika Dewan Pers, Imam Wahyudi pun mengatakan tidak ada kebohongan publik dalam berita jumlah massa aksi 212, kecuali mendengarkan beritanya sepotong-sepotong. Namun, dalam berita live report soal aksi, tidak relevan untuk menyebut jumlah dikarenakan sudah terpampang dalam gambar. Dalam situasi seperti itu juga menyebut jumlah sangat riskan.

URL metrotvnews.com Video Metro News : Dewan Pers: Tak Ada Kebohongan Publik dalam Siaran Metro TV Ketua Dewan Pers Bidang Pengaduan dan Etika Imam Wahyudi mengatakan tak ada kebohongan publik yang dilakukan oleh jurnalis Metro TV saat meliput aksi damai 2 Desember.

Masyarakat yang sudah terlanjur hilang kepercayaan terhadap Metro TV tak menggubris klarifikasi tersebut..

ISMIY @sofiahmad88

@Metro_TV ciyeee yg lgi memperbaiki nama baik Klo udh dikenal tukang tivuuu bakalan susah dpercya lgi😂😁😝 #KitaIndonesia

05/12/2016 08:12:59 WIB
Rizal David @RizzDav

@sakuratwit @Metro_TV waktu awal jelas jelas si reporter membrtakan jml psrta 50 ribu..ahirnya kejadian lah yg diprotes. trus break aga lama

05/12/2016 14:33:37 WIB
Muhammad Kosasih @engkosMK

@Metro_TV giliran ini sj klarifikasi dan disematkan, kemarin bilang aksi 212 cuma 50.000 org, apa yg diperbuat? Yg lain pd bilang jutaan..

05/12/2016 11:39:06 WIB
hamdan @hi869723_hamdan

@Metro_TV giliran aksi 412 yg meniggalkan segudang sampah metro tutup mata untuk meliput.

05/12/2016 12:25:12 WIB
Load Remaining (36)

Comment

Iwang @iwangjovi 07/12/2016 10:18:28 WIB
@Metro_TV siapa menanam angin dia menuai badai
0