0
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
mereka tidak masuk kelas, belajar memahami profesi orang tuanya, agar mereka bisa menghayati betapa beratnya beban hidup. pic.twitter.com/9PkOZAVq8y
Expand pic
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
Kelak, mereka akan tumbuh menjadi anak yang patuh dan hormat kepada orang tua.
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
Mereka diharapkan berhenti manja dan boros, tumbuh menjadi anak yang kreatif dan penuh tanggung jawab.
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
Anak membantu orang tua di sawah, mencuci mobil, bikin peuyeum, keramik dan bengkel elektronik dan lainnya. pic.twitter.com/biFVsyYL8N
Expand pic
Expand pic
Expand pic
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
Selamat anak-anakku, sayangilah kedua orang tuamu, hidup memang berat tapi kita tetap optimis, kelak kalian bisa mengangkat derajat mereka.
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
Semoga Ibunya peka terhadap perilaku anaknya. Anak ini menangis sejadi-jadinya ketika kami tegur pic.twitter.com/l9m3EKAEIx
Expand pic
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
Cing dulur sadaya, Ieu model fashion ti peradaban naon? pic.twitter.com/6lyCTHKCLJ
Expand pic
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
Saat melakukan inspeksi pelaksanaan program vokasional yang mengharuskan pelajar Purwakarta untuk membantu orang tuanya bekerja,
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
di wilayah Desa Sukatani Kec. Sukatani Kab. Purwakarta, saya mendapati seorang anak yg mengendarai kendaraan bermotor tanpa mengenakan helm.
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
Saya kemudian memberhentikan kendaraannya, tetapi anak yang diketahui merupakan siswa SMP di wilayah tersebut itu malah menangis,
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
pertanyaan saya tentang mengapa tdk membantu orang tua bekerja & malah mengendarai kendaraan bermotor pun ia jawab dgn tangisan yg keras.
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
Saya melihat pakaian anak tersebut tdk selaras, ke atas mengenakan kerudung tapi ke bawah mengenakan ripped jeans (celana jeans sobek-sobek)
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
Saya memahami ini mode tetapi mode yang tidak jelas,
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
ke atas bergaya syari’at tetapi ke bawah bergaya bebas sehingga menurut saya tidak layak antara kerudung dengan celana
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
Tangan saya kemudian menunjukan kearah celana anak itu, u/ diketahui oleh guru, Kepsek, Kadisdik & warga sekitar yg turut serta bersama saya
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
untuk diketahui agar segera diperbaiki cara berpakaiannya yang dikenakan. Tujuannya, menjelaskan tentang ketidaksesuaian pakaian tersebut.
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
Tetapi apabila langkah saya memposting kejadian yang bertujuan untuk pendidikan pelajar Purwakarta tersebut dianggap keliru,
Kang Dedi Mulyadi @DediMulyadi71
maka saya meminta maaf dan akan menghapus postingan tersebut.
Rio @tps_rio
Fashion mah sah sah aja bung..yg ga sah mah tangan anda megang paha sampe segitunya hahaha modusss#DediMulyadi71
Name cannot be blank @shellywoyla
@DediMulyadi71 minta maafnya ke anak itu pak.. yg sdh dipermalukan dan mgkn trauma dipegang2 sembarangan. Ngapain ke netizen? Elektabilitas?
tgrwbw @Tegarwibowo63
@DediMulyadi71 bicara soal foto yg kmren , saya setuju dengan apa yg dilakukan bapak ! memang hrs ada tangan besi untuk menegakkan syariat.
niss @anisa_yuliyana
Anda contoh pejabat yg tdk mengerti bahwa setiap org pnya harga diri, anda dpt membuat anak perempuan itu trauma. twitter.com/dedimulyadi71/…
Mariska @quota_flash
@DediMulyadi71 kepemimpinan itu tauladan Pak. Bapak menegur mengenai aurat, tp bapak pegang2 yg bukan mahram bapak .. ya apa sih?
Kancil suka Timun👉 @Pengguna_Tuit
@DediMulyadi71 semoga kejadian tsb menjadikan pembelajaran kita semua bahwa apa yg kita anggap baik blm tentu bermanfaat bagi orang lain,,
DG @mavinavy_
@DediMulyadi71 disisi lain saya setuju maksud anda menegur anak tersebut. Tpi, mohon ya, tgan gausah ikut megang jga, lama gak megang istri? pic.twitter.com/9jdIeBE8LG
Expand pic
Load Remaining (36)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.