0

Seperti yg kita ketahui, foto2 dua unit mobil mewah berpelat nomor cantik dengan 3 huruf di belakang 'FPI' beredar viral di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

| Sia rim An® @arimanku
Hummer B 8 FPI itu sedang menelusuri jalan Sudirman Yogya petang ini. Bukan sdg razia cuma keliling doang. pic.twitter.com/sxge2uy4r0
Expand pic
inget umur @elokciee
Barusan ngliat hummer item nyliwer di tugu, dikaca belakang ada tulisan Arab gede2, platnya B 8 FPI...waw,ada party dimana ya kira2?
Silvia Widahayu @silviaawidahayu
Tadi dijalan ngliat hummer item platnya B 8 FPI. Mobil siapa yee:/
I Wayan Wiasta Guna @wayanayung
Ohh ya tadi siang aku liat mbil hummer hitam ber plat B 8 FPI di lempuyangn. Apa ia itu mbil FpI, kok mobilnya yahudi sih? FPI gk konsisten
Ardi @bgenkar
Mobil B 8 FPI itu mobil FPI bukan yak?
Nana Nana @telortempe
Kykna sih iya! :| ak dah 2x ketemu! RT @bgenkarditya: Mobil B 8 FPI itu mobil FPI bukan yak?
rcw @RioCWirawan
Tadi siang di Jend Sudirman liat mobil Hummer H3 Hitam nopol B 8 FPI... wow sugih tenan... Amerikaaa mennn
trahsimowalen @relawanperak
@trahkartasura @BadjaBas @detikcom Suruh pendemo tanya Habib..B 8 FPI/HUMMER & B 1 FPI/PAJERO dari mana kan dia ga kerja kok semuanya mewah?
URL detiknews Penjelasan Polisi Soal Foto Mobil Mewah Berpelat 'B 8 FPI' yang Ramai di Medsos Dua unit mobil mewah berpelat nomor cantik dengan 3 huruf di belakang 'FPI' beredar viral di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

Polisi menyatakan bahwa pelat nomor tersebut telah diblokir dan salah satunya karena diduga teribat dalam penggelapan.

Kedua mobil tersebut yakni mobil Jaguar warna hitam bernopol B 8 FPI dan Hummer H3 warna hitam bernopol B 8 FPI.

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Latief Usman menjelaskan bahwa kedua foto mobil tersebut diposting dalam waktu yang berbeda.

Penasaran siapa pemiliknya? Melalui akun Facebooknya, TMC Polda Metro Jaya menjelaskan tentang kepemilikan mobil2 mewah itu.
TMC Polda Metro Jaya @TMCPoldaMetro
Agar tidak terjadi kesimpang siuran, berikut informasi mengenai #TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) B 8 FPI facebook.com/TMCPoldaMetro/…

Walau keterangan polisi sudah cukup detil, namun identitas BT yang dimaksud polisi masih menjadi pertanyaan bagi netizen.

Beberapa netizen bertanya di komentar:

BT siapa komandan ?

Bt?

Yg ditunggu2 pemirsah adalah siapakah BT ???

Dan di postingan tersebut ada seorang akun yang menjawab:

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Yogyakarta, Bambang Tedy (BT)

Setelah ditelusur, ditemukan artikel Kompasiana di tahun 2014 yang menyebutkan bahwa BT adalah Bambang Tedy, pimpinan FPI Yogyakarta, dan cerita dibalik mobil2 mewahnya.
Tribun Jogja @tribunjogja
#NewsFlash : Polda DIY sita mobil sport Mazda RX-8 dan Pajero Sport terkait kasus yg melibatkan Bambang Tedy | pic.twitter.com/gNflqn6EdQ
Expand pic
URL KOMPASIANA Koleksi Mobil Mewah Ketua FPI DIY & Jateng - KOMPASIANA.com Ormas yang menamakan kelompoknya sebagai pembela agama mayoritas di negara ini, tidak pernah sepi dari pemberitaan. FPI oleh sebagian orang masih dianggap…

Berikut cuplikan artikel tsb

Bambang Tedi adalah sosok yang menjadi pimpinan FPI di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Namun saat ini sang ketua tersebut sedang dilanda kasus kriminal dengan dakwaan penipuan dan penggelapan uang senilai 11,5 milyar.

Pada April 2012 tersangka melalui perantara menawarkan tanah seluas 1 hektare kepada korban terdiri atas 11 bidang tanah sawah yang diakui miliknya. Pada 3 Juli 2012, sebagai tanda jadi tersangka meminta uang muka senilai Rp 50 juta. Selanjutnya, pada 25 Juli 2012, pihak korban dan Bambang Tedi datang ke notaris melanjutkan proses jual beli tanah. Namun, karena tanah yang akan dijualbelikan belum atas nama Bambang Tedi, notaris membuatkan surat proses jual beli dengan pembayaran dibayarkan di depan notaris. Dalam kesempatan itu Bambang meminta kembali Rp250 juta sebagai uang muka tambahan. Pada 25 Juli 2013 korban RJ melunasi seluruh uang pembayaran tanah senilai Rp11,5 miliar. Namun pada 21 April 2014 korban mendapat informasi dari rekannya yang tinggal di sekitar lokasi tanah, bahwa tanah yang dibeli tersebut bukan milik Bambang Tedi. Menurut Kokot, berdasarkan kronologi tersebut tersangka diduga telah melakukan tindak pidana penipuan subsider penggelapan, dan atau pemalsuan, dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHAP, 372 KUHP, 263 KUHP, dan atau pasal 3,4,5 UU Nomor 8 Tahun 2010.

Dua mobil yang saat ini disimpan di Direktorat Tahanan dan Barang Bukti (Dit Tahti) Polda DIY itu yaitu mobil sport Mazda RX AB 107 warna variasi merah, putih dan hitam seharga Rp 680 juta. Serta Mitsubishi Pajero Sport senilai Rp 500 juta karena diduga hasil penggelapan. Penyitaan terkait adanya dugaan TPPU (Tindak Pidana Pencucian Uang) untuk menyembunyikan hasil kejahatan yang diduga dilakukan tersangka.

Namun polisi masih kesulitan melacak satu mobil lagi jenis Hummer atau Humvee yang dibandrol seharga 1,3 milyar. Berdasarkan penyidikan, sejumlah mobil mewah itu dibeli tersangka dalam kurun waktu setelah melakukan penipuan dan penggelapan dalam akad jual beli tanah pada 2011 sampai 2013.

Berita2 yang berhubungan dengan Bambang Tedy, atas kasus penipuan itu, Bambang menjalankan masa tahanan selama 5 bulan.

URL sorotjogja.com Jelang Sidang, Bambang Tedy Siapkan 6 Pengacara | Sorotjogja Sleman, (sorotjogja.com) -- Persidangan kasus penipuan dan penggelapan yang menyeret nama Ketua Front Pembela Islam (FPI) DIY-Jateng Bambang Tedy diperkirakan
URL Harianjogja.com Bambang Tedy Divonis 5 Bulan Penjara Bambang Tedy dan isterinya dijatuhi vonis oleh Pengadilan Negeri Sleman atas kasus penipuan Harianjogja.com, SLEMAN – Pengadilan Negeri (PN) Sleman...
URL Kriminalitas.com Usai Divonis Bersalah, Ketua FPI Yogyakarta Langsung Bebas . Kriminalitas.com KRIMINALITAS.COM, Yogyakarta – Ketua Front Pembela Islam (FPI) Yogyakarta non aktif, Bambang Tedy divonis lima bulan 15 hari penjara dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Sleman, Rabu (15/4) siang. Sedangkan istrinya, S

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.