0
Tukang Sampah @NataRezha
1. Saya suka sama hal yang berbau sejarah. Ga tau kenapa, sepertinya realitas hari ini terbentuk atas dasar sejarah bertahun silam. #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
2. Sejarah penting untuk dipahami juga dimengerti. Ada siklus fenomena yang membentangkan realitas pada titik nadir waktu. #NewVoC
Tukang Sampah @NataRezha
3. Dari sejak SD sampai tamat SMA saya percaya, bangsa ini mengalami penjajahan. Seluruh struktur bangsa tanpa sekat dan kelas. #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
4. 350 tahun oleh Belanda dan 3,5 tahun oleh Jepang. Bangsa ini terkekang secara fisik, ekonomi, politik dan segala macamnya #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
5. Tapi realitas kehidupan hari ini membuat saya bertanya, tentang kejadian masa lalu. Tentang sejarah penjajahan yang dimaksud. #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
6. Foto ini sedikit menjelaskan tentang siapa yang terjajah dan dijajah. Untuk siapa jajah menjajah itu #NewVOC pic.twitter.com/XErhVvKJq8
Expand pic
Tukang Sampah @NataRezha
7. VOC datang ke Indonesia pada awalnya adalah misi perdagangan. Mungkin sedikit ada niat untuk bermukim. Bukan kolonialisasi. #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
8. VOC, dari namanya saja merupakan perusahaan dagang. Kepanjangan dari Vereenigde Oostindische Compagnie (perusahaan Hindia Timur) #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
9. Kedatangan mereka awalnya disambut baik oleh petinggi kerajaan. Dianggap sebagai kerjasama dagang yang menguntungkan. #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
10. Kerajaan-kerajaan penguasa Nusantara saat itu bahkan menyewakan lahan untuk bisnis perkebunan rempah VOC di Hindia Belanda. #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
11. Mereka rutin bayar pajak kepada otoritas kerajaan penguasa wilayah. Tak ada perlawanan awalnya. Kerjasama saling menguntungkan #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
12. Lihatlah bagaimana penguasa negeri/kerajaan Nusantara begitu akrab dengan Investor/VOC/pengusaha. #NewVOC pic.twitter.com/OZ2vuH6Zly
Expand pic
Tukang Sampah @NataRezha
13. Pribumi hidup damai dan tenang. Karena VOC pada usaha perkebunannya memperkerjakan imigran dari Cina. Bukan pribumi. #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
14. Pribumi tetap diperbolehkan menggarap lahan miliknya, lahan yang tidak termasuk dalam perjanjian dengan otoritas kerajaan #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
15. Nah, Perusahaan multinasional macam VOC ini juga menjadi tulang punggung ekonomi negaranya. Belanda. Sehingga disokong habis. #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
16. Termasuk dalam pengamanan aset juga bisnisnya di tempat baru. Belum ada hukum internasional yang atur soal ini saat itu #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
17. Catatan seperti ini banyak di Internet. Tapi agak valid jika wikipedia yang diambil sebagai sumber #NewVOC pic.twitter.com/4ST9BCb2oH
Expand pic
Tukang Sampah @NataRezha
18. Dalam perjalanan bisnisnya, VOC mengalami kebangkrutan. Sehingga perusahaan tersebut harus diambil alih oleh negara Belanda #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
19. Sejak saat inilah era kolonialisasi terjadi. Pendudukan Belanda di Hindia/Indonesia. Dengan membawa misi Gold, gospel and glory. #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
20. Kebangkrutan VOC, awal penderitaan bagi rakyat. Namun bagi elite tetap stay cool. Mereka tak terjajah #NewVOC pic.twitter.com/34imgv2Ak8
Expand pic
Tukang Sampah @NataRezha
21. Perselingkuhan elite dengan investor dan pengusaha ini sudah berlangsung berabad lamanya. Seperti mata rantai kehidupan #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
22. Korbannya siapa ? Rakyat yang menjadi kaum terjajah secara kehidupan dan kemanusiaan. Elite tetap tenang di Istananya. #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
23. Kalau mendengar atau membaca kerajaan ini melawan Belanda atau sejenisnya. Berarti ada masalah dengan latar belakang ekonomi #NewVOC
Tukang Sampah @NataRezha
24. Saat Batavia diserang dan direbut pasukan Cirebon dan Banten dari Pajajaran, Raja Pajajaran kirimkan surat minta bantu Portugis #NewVOC
Load Remaining (28)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.