0
sumantri suwarno @mantriss
Sempet lihat penjelasan Kang @NusronWahid1. Benar dalam kerangka tabayyun internal, tetapi sulit untuk membenarkan off side-nya Ahok.
sumantri suwarno @mantriss
Coba dirunut proses kejadian -- ada sebagian muslim yg menafsirkan Al Maidah 51, dan mengkampanyekan tafsir tersebut secara terbuka.
sumantri suwarno @mantriss
Ini sama levelnya dengan khotbah2 di gereja yang juga mengutip firman dan juga ditujukan untuk mendukung salah satu kandidat.
sumantri suwarno @mantriss
Ini juga sama levelnya dengan ketika orang2 daerah tertentu mengkampanyekan seruan untuk memilih putra asli daerah....
sumantri suwarno @mantriss
Kampanye penggunaan sentimen2 seperti ini - agama, suku, ras dll sudah jadi praktek lama. Termasuk dari zaman Bu Mega nyapres.
sumantri suwarno @mantriss
Kisruh muncul tatkala - Ahok yang non muslim mengomentari secara spesifik sebuah ayat, menafsirkannya dan merendahkan tafsir yg berbeda.
sumantri suwarno @mantriss
Jika menggunakan penekanan @NusronWahid1 bahwa tafsir terbaik dimiliki pemilik ujaran ( Tuhan), maka justru di situ kesalahan Ahok.
sumantri suwarno @mantriss
Ahok tidak off side jika dia mengatakan, menurut teman saya yg juga muslim -- Al Maidah 51 itu bisa juga ditafsirkan bla bla bla...
sumantri suwarno @mantriss
Tetapi ketika dia mengatakan "dibohongi pakai Al Maidah 51" wajar jika ada kelompok orang yang merasa diserang atas tuduhan bohong tersebut.
sumantri suwarno @mantriss
Tidak bisa membela Ahok dgn menggunakan logika -- bahwa firman hanya dimengerti Tuhan, demikian juga ujaran Ahok hanya dimengerti Ahok.
sumantri suwarno @mantriss
Bahasa adalah medium komunikasi yg disusun bertahap oleh manusia. Kata per kata dibangun dan bisa digunakan meluas krn kesepakatan makna.
sumantri suwarno @mantriss
Jadi menafsirkan Tuhan tentu berbeda dgn menafsirkan ujaran Ahok. Karena Ahok menggunakan bahasa yg memiliki makna yg disepakati manusia.
sumantri suwarno @mantriss
Ujaran Ahok tentu boleh dinilai dgn pendekatan ilmu bahasa. Bahwa niatnya tidak jahat -- itu urusan di luar pemaknaan atas ujaran yg keluar.
sumantri suwarno @mantriss
Makanya dlm pelajaran bahasa juga diajarkan bagaimana menyampaikan gagasan secara sistematis, tepat, dan efisien.
sumantri suwarno @mantriss
Menyampaikan maksud itu harus tepat,-- karena kata dibodohi misalnya itu punya arti baku.
sumantri suwarno @mantriss
Khan yg dipersoalkan adalah serangan Ahok atas tafsir yang berbeda.... twitter.com/hunggul/status…
sumantri suwarno @mantriss
Kesimpulannya ini 2 hal berbeda. Menafsir Tuhan dan menafsir Ahok. Manusia punya alat lengkap dan punya otoritas menafsirkan kata2 Ahok.
sumantri suwarno @mantriss
Juga jangan hanya mengatakan yg menyerang Ahok melanggar Pancasila. Respon Ahok yg menyerang kepercayaan orang juga melanggar Pancasila.
sumantri suwarno @mantriss
Akhirnya, selamat ulang tahun Kang @NusronWahid1 semoga panjang umur, sehat, dan terus menjaga NKRI dengan sebenar2nya....
sumantri suwarno @mantriss
Di Youtube ada. Kalau mau fair -- semua gejala itu dibuka saja. Biar ngobatinya sekalian. Di semua agama ada kelompok fanatik... twitter.com/dodolankabeh/s…
sumantri suwarno @mantriss
Saya sih orang yang percaya, pemimpin muslim atau non muslim sama saja. Kemanfaatannya untuk publik yang paling utama....
sumantri suwarno @mantriss
Ahli bahasa lebih tepat. Lebih diperlukan menganalisa makna ujaran Ahok. Tetapi sebaiknya dimaafkan. twitter.com/peci_bundar/st…
Choo Qie Mai @KunyukMerah
Apa gunanya bahasa apabila setiap ujaran memiliki makna yg hanya dipahami oleh yang mengucapkan? twitter.com/mantriss/statu…
IsNad @hopret_
Barangkali bahasanya tidak "mengkampnyekan", biar stressingnya tdk pilkada melulu pak. Menyebarkan saja gimana pak? twitter.com/mantriss/statu…
sumantri suwarno @mantriss
Saya tdk mau berpanjang2. Membela diri secara salah itu juga bisa mengakibatkan perbuatan melanggar hukum. twitter.com/hunggul/status…
Load Remaining (9)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.