1
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
Dirgahayu TNI yg ke 71, Bersama Rakyat TNI Kuat pic.twitter.com/oqeKy2KCV1
Expand pic
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
1.Peran TNI secara tidak disengaja, diambil alih. Dwi-fungsi ABRI dihapus. Polri berada di atas angin ketimbang TN. I.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
2. Status seorang Panglima TNI.Sekalipun membawahi tiga kepala staf Angkatan Darat, Laut n Udara,tp dia tdk punya akses langsung ke Presiden
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
3. Untuk melapor ke Presiden, seorang Panglima TNI harus melalui Menteri Pertahanan.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
4. Beda dengan di zaman Soeharto, seorang Panglima TNI atau ABRI setara dengan Jaksa Agung dan Gubernur Bank Indonesia.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
5. Mereka bertiga (SD.AL.AU) setingkat dengan Menteri. Protokol pelantikan merekapun disamakan dengan pelantikan Menteri.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
6. Setelah perubahan,Menteri Pertahanan yg jd atasan oleh Panglima TNI, bukanlah seorang yg berpangkat jenderal spt di era Presiden Soeharto
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
7. Diakui atau tidak, diam2 terjadi kekurang cocokan, seorang Menteri Pertahanan dari sipil dg Panglima TNI yg seorang militer karir.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
8. Apalagi kalau Menteri Pertahanan dari sipil itu diangkat berdasarkan kriteria "political appointee".
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
9. Sejak Jenderal Soeharto tidak berkuasa, sudah 4 kali posisi Menteri Pertahanan dijabat warga sipil.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
10. Mereka masing-masing Mahfud MD, Matori Abdul Djalil (almarhum), Juwono Sudarsono dan Purnomo Yusgiantoro.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
11. Sementara seorang Kapolri yang tidak membawahi matra-matra seperti di TNI, justru punya akses langsung ke presiden.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
12. Peran dan kedudukan Polri saat ini sgt besar. Bahkan jabatan Kepala BIN yg saat ini utk kedua kalinya dipercayakan kpd jenderal polisi
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
13. ikut dirasakan sebagai sebuah hal yang tidak memperhitungkan keunggulan militer di dunia intelejens.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
14. Padahal selama lebih dari 30 tahun posisi Kepala BIN atau BAKIN (sebelumnya) selalu berada di tangan militer atau TNI.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
15. Lantas bagaimana memaknai keluhan Panglima TNI Gatot Nurmantyo tersebut ?
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
16. Seharusnya pemerintah, presiden n seluruh pemangku kepentingan jgn menjadikan keluhan Panglima TNI itu hanya sebagai "angin lalu" saja.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
17. Sudah pada tempatnya sorotan Panglima TNI itu direspon dg sebuah tindakan yg konkrit. Apa dan bagaimana , tentu TNI sendiri pasti tahu.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
18. Kalau sejumlah kewenangannya sudah terlanjur diambil oleh Polri misalnya, segeralah kembalikan hal tersebut.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
19.Bagilah beban kerja dan tanggung jawab itu.jgn juga Polri seperti merasa, karena UU yg ada menempatkan posisi mrk kuat seperti sekarang,
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
20. Karena undang 2 lalu Polri berlindung di balik legalitas itu. Cepat atau lambat kecemburuan akan terjadi.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
21. Indikasi soal kecemburuan itu sudah beberapa kali meledak. Seperti perkelahian antara anggota Polri dan satuan TNI.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
22. Sebaliknya walaupun perang modern,tidak lagi menggunakan senjata, tetapi tdk berarti peran TNI yg punya senjata, lantas disederhanakan.
INDONESIABÈRDUKA @SurYosodipuro_
23. Sebab asumsi itu sebetulnya masih bersifat sementara. Lihat saja peperangan yang terjadi di Timur Tengah.
Load Remaining (8)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.