0
rakyat bicara @RBicara
16. Jika Ahok Kalah Djarot naik..tul ga ya.. pic.twitter.com/lCdqXd0qrP
Expand pic
rakyat bicara @RBicara
15. karena kader aslinya menjadi orang nomor satu di Jakarta,” papar Baidhowi.
rakyat bicara @RBicara
14. Kalau Djarot naik menggantikan Ahok, keuntungan besar buat PDIP
rakyat bicara @RBicara
13. “Ahok jadi tersangka, Djarot naik.
rakyat bicara @RBicara
12. Lebih lanjut Baidhowi mengungkapkan skenario Megawati, jika di tengah masa jabatannya Ahok menjadi tersangka kasus korupsi.
rakyat bicara @RBicara
11. “Tentunya ada dana yang mengalir ke PDIP, itu konsekuensi dalam realitas politik,” ungkap Baidhowi.
rakyat bicara @RBicara
10. Baidhowi menilai, jika Ahok menang, tentunya PDIP akan mendapatkan keuntungan finansial.
rakyat bicara @RBicara
9. “Kalau PDIP kalah di Pilkada DKI 2019, kemungkinan suara PDIP di Pemilu 2019 akan turun,” kata Baidhowi.
rakyat bicara @RBicara
8. Jika dalam perjudian itu Ahok kalah, kata Baidhowi, PDIP tidak mempunyai peran di Pemilu 2019.
rakyat bicara @RBicara
7. Namun, jika Ahok kalah, suara PDIP semakin tenggelam,” ungkap Baidhowi.
rakyat bicara @RBicara
6. “Seperti judi, jika Ahok menang bisa menguntungkan dan merugikan PDIP.
rakyat bicara @RBicara
5. Menurut Baidhowi, Megawati sudah memperhitungkan posisi PDIP jika Ahok menang ataupun kalah di Pilkada DKI 2017.
rakyat bicara @RBicara
4. “Ketum PDIP Megawati sebetulnya sedang berjudi begitu pilihan jatuh ke Ahok,” tegas Baidhowi.
rakyat bicara @RBicara
3. pengamat politik Ahmad Baidhowi membeberkan sejumlah kalkulasi politik di balik pilihan PDIP pada Ahok.
rakyat bicara @RBicara
2. Bahkan, kalkulasi politik terburuk sudah diperhitungkan parpol yang dipimpin Megawati Soekarnoputri ini.
rakyat bicara @RBicara
1. Pilihan PDIP mengusung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilgub DKI 2017 didasari sejumlah perhitungan dan kalkulasi politik.

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.
Login and hide ads.