PERILAKU POLITIK MENGGELIKAN SEKALIGUS MENYEBALKAN by @JohnySibuea

Chirpified
1
Pourquoi @JohnySibuea

1. Perilaku politik kadang menggelikan, walau lebih banyak menyebalkan. Suasana menjelang pilgub DKI memperlihatkan hal tsb.

23/09/2016 15:48:19 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

2. Saking menggelikannya, dg sarkasme yg arogan, ada yg sampai berani mencalonkan kambing yg dibedakin utk bertarung di pilgub itu.

23/09/2016 15:48:43 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

3. Menyebalkan, krn hiruk pikuk politik itu juga tlh melahirkan para BIGOT dari calon2 yg akan bertarung.

23/09/2016 15:49:03 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

4. Meminjam istilah @PartaiSocmed, perilaku para BIGOT itu memiliki potensi untuk terjadinya terorisme di sosmed.

23/09/2016 15:49:29 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

5. Berbeda dg teroris dunia nyata, teroris sosmed sasarannya adlh pembunuhan karakter manusia yg dianggap sbg penghalang tujuan mereka.

23/09/2016 15:49:55 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

6. Pembunuhan karakter itu dilakukannya dengan cara2 memfitnah, melecehkan, menghina dan membully tanpa peduli lagi thdp etika.

23/09/2016 15:50:17 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

7. Manusia normal yang masih menghormati adab dan kesantunan tentu akan merasa jengah terhadap cara2 seperti itu.

23/09/2016 15:50:45 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

8. Jika motif manusia dlm berperilaku adlh kekuasaan, prestasi dan persahabatan, maka motif para teroris sosmed itu sdh pasti kekuasaan.

23/09/2016 15:51:25 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

9. Kekuasaan dimaksud di sini adlh “kedekatan” utk bisa memperoleh akses kpd sumber ekonomi yg dpt memberikan keuntungan bagi mereka.

23/09/2016 15:51:47 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

10. Krnnya perilaku politik yg diperlihatkannya, selain membunuh karakter lawan juga dg menjilat buta kpd sosok yg didukungnya.

23/09/2016 15:52:07 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

11. Perilaku itu meminjam istilah seorang ekonom Prof Roy Sembel (2000) berakar pada “greed and fear”; “ Ketamakan dan Ketakutan”.

23/09/2016 15:52:33 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

12. Dlm pilkada, greed bersumber pada potensi ekonomi yang bisa dieksploitasi dari posisi seorang calon.

23/09/2016 15:52:52 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

13. Sementara fear adlh ketakutan direbutnya sumber ekonomi itu oleh pihak lainnya.

23/09/2016 15:53:29 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

14. Bagi mereka kemungkinan kalahnya calon yg didukungnya dlm pertarungan tdk akan pernah menjadi keperdulian mereka.

23/09/2016 15:53:50 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

15. Krn bg mereka hanya eksploitasi masa pemilihan sbg sumber ekonomi dan perhatian hrs tertuju utk memanfaatkan rentang masa tersebut.

23/09/2016 15:54:51 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

16. Syukur jk calon yg didukungnya menang, ttp jk kalahpun, itu bkn persoalan, krn orientasi berpikir bhw “peluang ada di setiap pilkada”

23/09/2016 15:55:16 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

17. Motif perilaku politik itu sama dg cerita Prof Roy Sembel dlm buku “Jurus Proaktif-Menunggang dan Memacu Pemulihan Ekonomi (2000)”

23/09/2016 15:55:44 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

18. Cerita itu (hanya fiksi) adlh ttg terjadinya perampokan sebuah bank besar di Singapura dg perampoknya yg berasal dari Indonesia.

23/09/2016 15:56:05 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

19. Karena merupakan kejahatan internasional, maka Interpol menugaskan seorg detektif utk melacak keberadaan penjahat tsb di Indonesia.

23/09/2016 15:56:31 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

20. Hambatan bagi si detektif saat pelacakannya adlh minimnya informasi akurat di Indonesia serta ketdk mampuan dia berbahasa Indonesia.

23/09/2016 15:56:54 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

21. Akan tetapi, singkat cerita, si detektif akhirnya berhasil mencokok si terduga perampok tsb.

23/09/2016 15:57:14 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

22. Saat menginterogasi criminal itu, hambatan bahasa menjadi kendala utama krn perampok itu sama sekali tdk bisa berbahasa Inggris.

23/09/2016 15:57:34 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

23. Beruntung, si detektif menemukan interpreter yg kebetulan seorg politisi kondang yg jg menguasai bhs Inggris dg baik.

23/09/2016 15:57:55 WIB
Pourquoi @JohnySibuea

24. Inilah gambaran suasana interogasi antara detektif dengan perampok dg media penerjemah sang politikus itu: pic.twitter.com/vdawqEFsHO

23/09/2016 15:58:28 WIB
Expand pic
Pourquoi @JohnySibuea

25. Krn sdh letih dan tensinya sedang tinggi, si detektif mendengar pesan tsb menjd naik pitam dan menodongkan pistolnya kpd si perampok.

23/09/2016 15:59:24 WIB
Load Remaining (6)

Comment

No comments yet. Write yours!