0
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
1. Imam Bukhari (semoga Allah merahmatinya) lahir di Bukhara, Uzbekistan, Asia Tengah.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
2.Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Al-Mughirah bin Badrdizbah Al-Ju’fiy Al Bukhari.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
3.Beliau lahir hari Jumat,tanggal 13 Syawal 194 H (21 Juli 810 M). Kakeknya bernama Bardizbeh, turunan Persi yg masih beragama Zoroaster.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
4.orangtuanya, Mughoerah, telah memeluk Islam di bawah asuhan Al-Yaman el-Ja’fiy.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
5.masa kecil Imam Bukhari penuh dGn keprihatinan. Menjadi anak yatim, juga tdk dapat melihat karena buta.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
6.Ibunya senantiasa berdo’a untuk kesembuhan beliau. Alhamdulillah, dengan izin Allah, menjelang usia 10 tahun matanya sembuh secara total.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
7.Imam Bukhari adalah ahli hadits yg termasyhur diantara para ahli hadits sejak dulu hingga kini
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
8.bersama dn Imam Ahmad, Imam Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasai, dan Ibnu Majah.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
9.Bahkan dLm kitab2 fiqih dan hadits, hadits2 beliau memiliki derajat yg tinggi.DLm bidang ini, hampir semua ulama di dunia merujuk kpdanya.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
10.Bukhari dididik dlm keluarga ulama yg taat beragama. Dlm kitab As-Siqat, Ibnu Hibban menulis bahwa ayahnya dikenal sebagai orang yg wara’
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
dalam arti berhati-hati terhadap hal-hal yang hukumnya bersifat syubhat (ragu-ragu), terlebih lebih terhadap hal-hal yang sifatnya haram.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
11.Ayahnya adalah seorang ulama bermadzhab Maliki & merupakan murid dari Imam Malik, seorang ulama besar & ahli fikih.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
12.Perhatiannya kpd ilmu hadits tumbuh sejak usia 10 thn,usia 16 thn beliau sudah hafal & menguasai buku2 seperti “al-Mubarak” & “al-Waki”.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
13.Bukhari berguru kepada Syekh Ad-Dakhili, ulama ahli hadits yang masyhur di Bukhara.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
14.Pada usia 18 thn beliau menerbitkan kitab pertamanya “Qudhaya as Shahabah wat Tabi’ien” (Peristiwa2 Hukum di zaman Sahabat dan Tabi’ien).
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
15.Bersama gurunya Syekh Ishaq, menghimpun hadits2 shahih, dari 1 juta hadits diriwayatkan oleh 80.000 perawi disaring lagi mjd 7275 hadits.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
16.Bukhari diakui memiliki daya hapal tinggi, yang diakui oleh kakaknya Rasyid bin Ismail.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
17.Kakak sang Imam ini menuturkan, pernah Bukhari muda dan beberapa murid lainnya mengikuti kuliah dan ceramah cendekiawan Balkh.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
18.Ketika sedang berada di Bagdad, Imam Bukhari pernah didatangi oleh 10 orang ahli hadits yang ingin menguji ketinggian ilmu beliau.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
19.Dalam pertemuan itu, 10 ulama tersebut mengajukan 100 buah hadits yang sengaja “diputar-balikkan” untuk menguji hafalan Imam Bukhari.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
20.Ternyata hasilnya mengagumkan. Imam Bukhari mengulang kembali secara tepat masing2 hadits yg salah tersebut, mengoreksi kesalahannya.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
21.Selain terkenal sebagai seorang ahli hadits, Imam Bukhari ternyata tidak melupakan kegiatan lain, yakni olahraga.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
22. Misalnyabelajar memanah sampai mahir,sehingga dikatakan sepanjang hidupnya, sang Imam tdk pernah luput dlm memanah kecuali hanya 2 kali.
SabarItuNikmat @MencintaiSunnah
23.Keadaan itu timbul sebagai pengamalan sunnah Rasul yg mendorong & menganjurkan kaum Muslimin belajar menggunakan anak panah.
Load Remaining (26)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.