1
Dunia Militer @DuniaMiliter
Pasukan Dumil, kali ini kita akan mengulas salah sebuah kisah sniper legendaris dalam perang Vietnam. Selamat mengikuti :)
Dunia Militer @DuniaMiliter
"White Feather (Si Bulu Putih): Sniper Hantu Perang Vietnam" by @Dunia Militer
Dunia Militer @DuniaMiliter
Usai mengakhiri Perang Korea, Amerika Serikat (AS) berupaya mengendalikan penyebarluasan ideologi komunisme di negara-negara Asia.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Kemenangan yang diraih tentara Viet Cong, identik dengan komunis, terhadap pasukan pendudukan Prancis membuat AS kalang kabut
Dunia Militer @DuniaMiliter
dan berencana menjatuhkan kekuasaan mereka, demi membendung potensi meluasnya blok komunis.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Tanpa menunggu lama setelah Prancis menyatakan menarik seluruh pasukannya dari Vietnam, AS mulai menggelar invansi terhadap Vetnam.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Hingga tahun 1968, tak kurang 536.100 personel pasukan AS dari seluruh divisi telah diterjunkan di kancah Perang Vietnam.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Perang ini sendiri telah menewaskan 58.303 serdadu AS dan melukai 303.644 orang lainnya.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Di antara ratusan ribu pasukan, Carlos Norman Hathcock II menjadi salah satu prajurit yang namanya menjadi legenda selama Perang Vietnam.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Bahkan, konon katanya mendengar namanya saja sudah membikin tentara Vietnam Utara bergidik ngeri.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Sebelum bergabung dengan Marinir AS, Hathcock dikenal sebagai sosok yang berprestasi di olahraga menembak.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Sejak berusia 10 tahun, Hathcock telah memenangi berbagai kejuaraan, termasuk kejuaraan menembak Wimbledon pada 1965.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Terlahir di Litle Rock, Arkansas, AS pada 20 Mei 1942, Hathcock memang telah diajari berburu sejak kecil.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Hathcock dikirim ke Vietnam pada 1966, atau setahun setelah ia memenangi gelar menembak Wimbledon.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Tiba di negeri yang sangat asing baginya itu, Hathcock ditempatkan sebagai Polisi Militer.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Namun, tugas ini dianggapnya membosankan hingga membuatnya meminta untuk ditugaskan ke medan pertempuran.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Permintaan itu pun diluluskan dan ditempatkan sebagai tim pengintai, tugas ini tak juga memuaskan hasratnya.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Setelah mengutarakan keinginannya, salah satu perwira Marinir atasannya lantas mempertanyakan keahliannya sebagai penembak runduk (sniper).
Dunia Militer @DuniaMiliter
Melihat jejak prestasi menembak Hathcock, akhirnya atasannya meluluskan keinginannya menjadi sniper yang terlibat langsung di medan tempur.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Selama enam bulan masa awal tugasnya, Hathcock berhasil menembak mati 14 tentara Viet Cong.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Dalam tugasnya, Hathcock bergerak penuh bersama rekan-rekannya sesama marinir memburu musuh di hutan belantara.
Dunia Militer @DuniaMiliter
Dalam bertugas, Hathcock mengandalkan senapan penembak runduk jenis M21, dengan ditemani rekannya, John Roland Burke.
Load Remaining (80)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.