Bela Negara Butuh Teladan Penguasa by @HizbuttahrirID

Setiap warga negara punya kewajiban membela negaranya. Bila negara ini harus dibela, dari ancaman siapa? Neoliberalisme dan neoimperialisme, yang nyata-nyata telah merusak negara ini, tidak dianggap sebagai ancaman.
1
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

2.Selasa (23/08), Kemenhan mengadakan Gelar Apel Bela Negara di Lapangan Silang Monas, JakPus. Apel dihadiri sekitar 10 ribu peserta

29/08/2016 06:02:06 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

3.Menhan Ryamizard mngajak stiap komponen bangsa Indonesia mwujudkn kcintaan pd Tanah Air. Salah satunya dgn mndukung program Bela Negara

29/08/2016 06:03:02 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

4.yg tlah dcanangkn oleh Pres Jokowi sjk 19 Des 2014 (m.tempo.co, 23/08/2016).Krn itu selain mngadakan sosialisasi & platihan,

29/08/2016 06:04:05 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

5.Kemenhan jg bkerjasama dgn Kemendikbud mmbuat kurikulum pngajaran bela negara dr TK hingga pguruan tinggi (Harianterbit.com,23/08)

29/08/2016 06:05:03 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

6.Ryamizard menargetkan jumlah kader bela negara mencapai 100 juta orang (Okezone.com, 23/08).

29/08/2016 06:06:04 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

7.Dlm pandangan JuBir Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), M. Ismail Yusanto, stiap warga negara memang punya kewajiban utk membela negaranya

29/08/2016 06:07:05 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

8.Hnya saja, bila negara ini harus dibela, dr ancaman siapa? sjauh ini pmetaan atas ancaman thd negara ini blm beranjak dr kerangka lama,

29/08/2016 06:08:05 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

9.yakni yang disebut ekstrem kiri yang datang dari paham komunisme dan ekstrem kanan yang datang dari apa yg mereka sebut “Islam radikal”

29/08/2016 06:09:03 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

10.Ironisnya, neoliberalisme dan neoimperialisme, yang nyata-nyata telah merusak negara ini, tidak dianggap sebagai ancaman.

29/08/2016 06:10:07 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

11.Kesalahan dlm mmetakan ancaman/musuh negara ini brakibat fatal. Teman bs djadikan musuh, smentara musuh sebenarnya malah djadikan teman

29/08/2016 06:11:02 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

12.Umat Islam, misalnya, terutama yang berjuang untuk menerapkan syariah Islam secara kâffah, kerap dianggap sebagai musuh negara

29/08/2016 06:12:07 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

13.setelah sebelumnya dilabeli dengan cap “radikal”, “anti Pancasila”, “anti NKRI”, atau bahkan “teroris”.

29/08/2016 06:13:06 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

14.Sebaliknya, Barat dan negara-negara kafir penjajah dijadikan kawan. Padahal hingga saat ini mereka terus menjajah negara dan bangsa ini

29/08/2016 06:14:02 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

15.dalam wujud penjajahan non-fisik, terutama di bidang ekonomi seperti lewat investasi asing, utang luar negeri, dll.

29/08/2016 06:15:08 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

16.Terkait bela negara, saat ini Pemerintah sendiri belum memberikan teladan yang baik. Bahkan sebaliknya,

29/08/2016 06:16:07 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

17.Pemerintah seperti membiarkan negeri ini berada dalam ancaman dan penjajahan pihak asing. Hal ini menjadi ironi bahkan kontradiksi.

29/08/2016 06:17:03 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

18.Di satu sisi rakyat disuruh untuk bela negara, tetapi di sisi lain Pemerintah malah menggadaikan negara ini kepada pihak asing.

29/08/2016 06:18:03 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

19.Pemerintah sering bicara nasionalisme, tetapi Pemerintah malah membiarkan upaya disintegrasi Papua, misalnya.

29/08/2016 06:19:04 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

20.Pemerintah mengklaim anti penjajahan, tetapi Pemerintah pula yang secara sengaja mengundang campur tangan penjajah,

29/08/2016 06:20:04 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

21.terutama melalui bbgai investasi asing & utang luar negeri yg trs bertumpuk. Akibatnya, kekayaan alam kita bnyak dikuasai pihak asing

29/08/2016 06:21:06 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

22.Di bidang minyak dan gas (migas), misalnya, ada 60 kontraktor asing. Mereka telah menguasai hampir 90% migas.

29/08/2016 06:22:04 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

23.Semua itu terjadi lantaran kebijakan liberalisasi di sektor tambang dan migas oleh Pemerintah (InilahREVIEW, 05/II/10/2012).

29/08/2016 06:23:04 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

24.Di bidang pkebunan, Pemerintah jg mmbiarkan lahan prkebunan karet & sawit dkuasai asing. Di Sumut, menurut Sekretaris Gapki Sumut,

29/08/2016 06:24:03 WIB
Hizbut Tahrir @HizbuttahrirID

25.luas kebun seperti kebun sawit—dengan total 1,2 juta hektar—yang telah dikuasai asing diperkirakan sudah di atas 50%.

29/08/2016 06:25:04 WIB
Load Remaining (45)

Comment

No comments yet. Write yours!