SISTEM PEMBELIAN ALUTSISTA KITA DAN DAMPAKNYA BAGI PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA | By @PartaiSocmed

Dan sistem lama pembelian alutsista ini sangat merugikan kekuatan pertahanan dan keamanan kt. Bayangkan saja yg harusnya dpt 14 cuma dpt 8
law crime sukhoi alutista Jokowi
0
#99 @PartaiSocmed
SISTEM PEMBELIAN ALUTSISTA KITA DAN DAMPAKNYA BAGI PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARA pic.twitter.com/VpwcSslxvM
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Masih ingat di bulan Mei kemarin santer berita bahwa kita akan beli pesawat Sukhoi Su-35 dari Rusia?
#99 @PartaiSocmed
Lalu mendadak khabar pembelian Sukhoi itu jadi khabar kabur yg tidak jelas kelanjutannya. Padahal sudah sampai pada tahap akhir.
#99 @PartaiSocmed
Beginilah cerita dibalik 'tertundanya' pembelian pesawat Sukhoi Su-35 tersebut.
#99 @PartaiSocmed
Pada awalnya kita akan membeli pesawat Sukhoi Su-35 senilai 1,14 Milyar USD dan mendapatkan 8 buah pesawat pic.twitter.com/RRKqmpMGgy
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
8 buah Sukhoi sudah nyaris terbeli, namun kemudian masalah muncul. Repotnya masalah justru datang dari presiden sendiri.
#99 @PartaiSocmed
Sebab presiden @jokowi mulai mencium ada yg kurang tepat dari sistem pembelian alutsista kita selama ini
#99 @PartaiSocmed
Perlu diingat bahwa dari jaman dulu hingga sekarang pembelian alutsista kita kebanyakan melalui calo alias perantara
#99 @PartaiSocmed
Sehingga terjadi kasus geger pembelian Sukhoi di era Megawati dan juga ribut2 soal markup pembelian Sukhoi tahun 2012 di era SBY
#99 @PartaiSocmed
Semua itu calonya sama yaitu PT Trimarga Rekatama yg dimiliki oleh Eng Djin Tjong alias Sujito Ng.
#99 @PartaiSocmed
Sebab Trimarga Rekatama pegang LOA dan POA dari Rosoboronexport. Apa itu rosoboronexport silakan pelajari disini roe.ru/roe/eng_status…
#99 @PartaiSocmed
Catatan: LOA: Letter of Agreement POA: Power of Authority LOA POA Trimarga berakhir 12 September 2016
#99 @PartaiSocmed
Perlu kita ingat bahwa presiden kita @jokowi ini dulunya adalah seorang pengusaha eksportir meubel. Jadi dia tahu seluk beluk usaha.
#99 @PartaiSocmed
Hingga awal bulan mei menjelang KTT ASEAN-Rusia kemenlu masih memberitakan tentang pembelian pesawat Sukhoi itu pic.twitter.com/Y02eUuTq4I
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Namun setelah pertemuan Jokowi-Putin menlu segera melakukan klarifikasi tentang khabar pembelian Sukhoi pic.twitter.com/NImcNyunu9
 Expand pic
#99 @PartaiSocmed
Jadi apa yg sesungguhnya terjadi dalam pertemuan Jokowi dan Putin tersebut. Akan kami ungkap dalam tweet2 setelah ini.
#99 @PartaiSocmed
Di Rusia, sehabis pembukaan KTT ASEAN-Russia Presiden Jokowi minta waktu Presiden Russia, Menhan Russia, Rosoboronexport dan Rostec
#99 @PartaiSocmed
Tujuan pertemuan tsb adalah membahas masalah pembelian pesawat Sukhoi Su-35. Dalam pertemuan tsb ada juga dubes Indonesia dan dubes Russia.
#99 @PartaiSocmed
The point @jokowi langsung bertanya, "boleh tidak pembelian Sukhoi dilakukan secara G to G atau G to manufacture, tidak lewat rekanan?"
#99 @PartaiSocmed
Dubes Indonesia dan dubes Russia langsung menjelaskan berbuih2 bahwa rosoboronexport sudah menjalin kerjasama dgn partner di Indonesia
#99 @PartaiSocmed
Tapi @jokowi memotong bahwasanya waktu beli Sukhoi thn 2012 disinyalir harganya di markup. Demikian juga pada barter pd tahun 2003
#99 @PartaiSocmed
Yg terjadi kedua dubes saling membela dgn macam2 argumen. Akhirnya presiden @jokowi minta agar pertemuan tidak melibatkan dubes kedua negara
#99 @PartaiSocmed
Selanjutnya presiden @jokowi menanyakan lebih jauh tentang siapa partner lokal yg ditunjuk oleh mereka selama ini
#99 @PartaiSocmed
Ketika disinggung nama PT Trimarga Rekatama @jokowi pun menjelaskan tentang laporan markup pembelian sukhoi yg lalu2 dari LSM2 di LN
#99 @PartaiSocmed
Beliau juga sempat menyinggung khabar kedekatan pemilik PT Trimarga Rekatama dengan presiden lama
Load Remaining (20)
Login and hide ads.