1
Alexander Thian @aMrazing
Lupa mau upload foto di GI yang akhirnya diomelin satpam karena gak boleh foto di parkiran. #lexyjompo pic.twitter.com/jGNofdstwJ
Expand pic
Alexander Thian @aMrazing
Pake Olympus Omd em5 mark ii, f/8, dua detik, handheld. 5 axis stabilization olympus emang sadis. pic.twitter.com/3rMc91PQE5
Expand pic
Alexander Thian @aMrazing
Masih dengan settingan yang sama, masih handheld juga. Hasilnya nggak ngeblur padahal dua detik 😝❀️❀️❀️ pic.twitter.com/Ohtl8redZw
Expand pic
Alexander Thian @aMrazing
makin sayang sama olympus omd! Lensa: 12-40mm f/2.8 di 25mm, f/8, iso 200 (agak lupa), 2 detik. HANDHELD πŸ˜‚πŸ”₯πŸ”₯ pic.twitter.com/eD6nxR0qKg
Expand pic
Alexander Thian @aMrazing
Foto2nya gak diedit heboh. Cuma auto aja dari galeri hape. The camera had done exceptional jobs πŸ”₯
Alexander Thian @aMrazing
Jadi kalau kameranya nggak ada 5 axis stabilization, untuk motret slow shutter speed tanpa goyang, susahnya minta ampun kalo gak pake tripod
Alexander Thian @aMrazing
Kira-kira begini nih hasilnya. Gambar nggak fokus, ngeblur, nggak tajam. pic.twitter.com/AlBdrbbOci
Expand pic
Alexander Thian @aMrazing
Jangankan di speed dua detik, di speed 1/15 aja kalo nggak benar-benar steady, hasil foto bisa blur binggow
Alexander Thian @aMrazing
Buat yang belum tau, shutter speed itu berapa lama sensor kamera kamu terbuka untuk menangkap cahaya. Makin lama, makin banyak cahaya masuk
Alexander Thian @aMrazing
Misalnya: shutter speed di 1/15. Artinya selama 1/15 detik, maka shutternya terbuka selama 1/15 detik.
Alexander Thian @aMrazing
Gunanya apa sih shutter speed dan apa saja pengaplikasiannya?
Alexander Thian @aMrazing
Kita ambil contoh kasus aja ya... Motret pemandangan di siang hari, pakenya shutter speed tinggi. Mis: 1/200. Kenapa? Karena cahayanya cukup
Alexander Thian @aMrazing
Contohnya kayak gini. Pake aperture kecil, shutter speed tinggi. pic.twitter.com/mGe7keS81Q
Expand pic
Alexander Thian @aMrazing
Atau ketika motret objek yang gerakannya cepat, seperti kecepatan mantan move on.
Alexander Thian @aMrazing
Misal siang2 mau motret balapan, membekukan tetes hujan, atau pas pose loncat. Biasanya pake shutter speed di 1/500. pic.twitter.com/vAY6jHdKN1
Expand pic
Alexander Thian @aMrazing
Bahkan ada yang pake shutter speed 1/4000 kalau gerakan objek sangat cepat. Gitchu~
Alexander Thian @aMrazing
Tapi ada uga yang pake shutter speed rendah di siang bolong. Misalnyaaaa foto laut atau waterfall biar dapet efek silky smooth.
Alexander Thian @aMrazing
Ini salah satu contoh. Siang hari. Shutter speed 1 detik biar aliran air terjunnya halus. pic.twitter.com/KMXlb2XSyX
Expand pic
Alexander Thian @aMrazing
Tentunya kita perlu logika cahaya: Shutter dibuka semakin lama = cahaya semakin banyak yang masuk = berpotensi overexposed.
Alexander Thian @aMrazing
Maka kompensasinya adalah menggunakan aperture/bukaan yang kecil (angka f-nya besar, mis f/22) dan iso kecil.
Alexander Thian @aMrazing
Kenapa kok pake aperture kecil? Karena semakin besar angka aperture = cahaya yang masuk semakin sedikit.
Alexander Thian @aMrazing
Kalau motret malem gimana? Sama aja. Logika cahaya. Shutter speed rendah, aperture besar, iso tinggi. πŸ‘ŒπŸ»
Alexander Thian @aMrazing
Tetapi, motret langit malam dan motret cityscape settingannya agak beda.
Alexander Thian @aMrazing
Misalnya ya, motret milky way. Artinya: langit gelap banget. Jadi harus banyak cahaya yang ditangkap sensor.
Alexander Thian @aMrazing
Maka kita pake Aperture besar, shutter speed rendah banget, iso tinggi. Ini f/4 - 30detik - iso1600 -manual focus pic.twitter.com/rEl5N2oryv
Expand pic
Load Remaining (34)

Comment

No comments yet. Write yours!

Login and hide ads.